HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Contoh Tesis Pendidikan Pendekatan metode diskusi

1. Pembelajaran IPA Terstruktur Melalui Metode Diskusi dan Pemberian Tugas Ditinjau dari Kemampuan Awal dan Kemampuan Menalar Siswa (Studi Kasus SMP Negeri 2 Adimulyo, Kebumen, Kelas VII, Konsep Besaran dan Satuan Semester Gasal, Tahun Pelajaran 2009

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui:

  • Perbedaan prestasi belajar siswa yang diberi pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi dan pemberian tugas,
  • Perbedaan prestasi belajar pada tingkat kemampuan awal siswa tinggi dan rendah,
  • Perbedaan prestasi belajar pada tingkat kemampuan menalar siswa tinggi dan rendah,
  • Interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar,
  • Interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan menalar terhadap prestasi belajar,
  • Interaksi antara kemampuan awal dan kemampuan menalar terhadap prestasi belajar,
  • Interaksi antara metode pembelajaran, kemampuan awal, dan kemampuan menalar terhadap prestasi belajar.

 

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dilaksanakan pada bulan Juli–Desember 2009. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII dan penentuan sampel menggunakan teknik Cluster random sampling, sampel terdiri dari 2 kelas. VII A menggunakan metode diskusi dan VII B menggunakan metode pemberian tugas. Data diambil dari tes untuk prestasi belajar siswa dan kemampuan menalar, sedangkan dokumen untuk kemampuan awal. Analisis data menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2 x 2 x 2 dan dilanjutkan dengan Analysis of Means (ANOM).

 

Dari data analisis bisa disimpulkan bahwa:

  • Tidak ada perbedaan prestasi belajar siswa yang diberi pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi dan pemberian tugas,, (p-value = 0,645 > 0,050);
  • Ada perbedaan prestasi belajar pada tingkat kemampuan awal siswa tinggi dan rendah, ( p-value = 0,000 < 0,050);
  • Ada perbedaan prestasi belajar pada tingkat kemampuan menalar siswa tinggi dan rendah, (p-value = 0,049 < 0,050).
  • Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar, (p-value = 0,803 > 0,050);
  • Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan menalar terhadap prestasi belajar, (p-value = 0,636 > 0.050);
  • Tidak ada interaksi antara kemampuan awal dan kemampuan menalar terhadap prestasi belajar, (p-value = 0,700 > 0,050,
  • Ada interaksi antara metode pembelajaran, kemampuan awal, dan kemampuan menalar terhadap prestasi belajar IPA, (p-value = 0,028 < 0,050).

 

Semua siswa memberikan respon positif bagi yang memiliki kemampuan awal dan kemampuan menalar tinggi maupun rendah terhadap penggunaan metode diskusi dan pemberian tugas.

 

2. Pengaruh Metode Diskusi dalam Pembelajaran IPS Sejarah dan Minat Membaca Buku-Buku Sejarah terhadap Semangat Kebangsaan Siswa Kelas V SD Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus

Abstrak

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui :

  • Perbedaan pengaruh metode diskusi dan konvensional dalam pembelajaran IPS sejarah terhadap semangat kebangsaan siswa kelas V SD,
  • perbedaan pengaruh minat membaca buku-buku sejarah pada kategori tinggi dan rendah terhadap semangat kebangsaan siswa kelas V SD, dan
  • Interaksi metode diskusi dan minat membaca buku-buku sejarah terhadap semangat kebangsaan siswa kelas V SD.

 

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan populasinya seluruh siswa kelas V SD se Kecamatan Jekulo. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive random sampling. Dari 63 SD di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus dipilih 2 sekolah dalam kategori yang sama, terpilih SD 1 Klaling sebanyak 31 siswa, diambil 30 siswa sebagai kelompok eksperimen penggunaan metode pembelajaran diskusi kelompok, dan SD 6 Terban dengan jumlah siswa 32 anak, diambil 30 siswa sebagai kelompok kontrol pada eksperimen penggunaan metode pembelajaran konvensional. Keduanya dilihat tingkat minat membacanya untuk pembelajaran menggunakan metode diskusi kelompok maupun metode konvensional terhadap tingkat semangat kebangsaan siswa.

 

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan :

  • terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan metode pembelajaran diskusi kelompok dan konvensional terhadap semangat kebangsaan (11,683 >4,000),
  • terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan minat membaca terhadap semangat kebangsaan (120,055 > 4,000), dan
  • terdapat interaksi pengaruh yang signifikan metode pembelajaran dan minat membaca terhadap semangat kebangsaan (4,546 > 4,000).

 

Penerapan metode pembelajaran diskusi kelompok yang tepat dan memiliki minat baca yang tinggi akan dapat memotivasi siswa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru, sehingga apa yang disampaikan oleh guru akan dapat diterima dengan mudah oleh siswa. Melalui metode diskusi kelompok kerjasama antar kelompok terjalin dengan kuat, adanya sikap menghargai pendapat orang lain, terbiasa musyawarah untuk mufakat, dan keterampilan memecahkan masalah. Siswa yang suka membaca akan selalu berinovasi dalam belajar dengan menerapkan ide-ide yang ada pada dirinya untuk mencari sesuatu hal yang baru.

 

3. Pengaruh Metode Diskusi dan Pemberian Tugas Ditinjau dari Motivasi Berprestasi dan Kreativitas Siswa terhadap Prestasi Belajar Siswa (Penelitian Pada Siswa SMP Negeri 1 Karanganyar Kebumen, Kelas VII, Materi Besaran Dan Satuan, Semester Gasal)

Abstrak

 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui:

  • Perbedaan prestasi belajar Fisika terhadap penggunaan metode Diskusi dan Pemberian Tugas,
  • Perbedaan prestasi belajar Fisika pada tingkat Motivasi Berprestasi siswa tinggi dan rendah,
  • Perbedaan prestasi belajar Fisika pada tingkat Kreativitas siswa tinggi dan rendah,
  • Interaksi antara metode pembelajaran dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar Fisika,
  • Interaksi antara metode pembelajaran dengan krativitas siswa terhadap prestasi belajar Fisika,
  • Interaksi antara motivasi berprestasi dan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar fisika,
  • Interaksi antara metode pembelajaran, motivasi berprestasi, dan krativitas siswa terhadap prestasi belajar Fisika.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan telah dilaksanakan pada bulan Juli 2009 – Januari 2010 di SMP Negeri 1 Karanganyar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII dan penentuan sampel menggunakan teknik Cluster random sampling, terdiri dari 2 kelas. Kelas VII B menggunakan metode diskusi dan kelas VII C menggunakan metode pemberian tugas. Data diambil dari tes untuk prestasi belajar siswa, sedangkan angket untuk motivasi berprestasi dan kreativitas siswa. Untuk uji hipotesis menggunakan ANOVA dengan desain faktorial 2 x 2 x 2.

Dari data analisis bisa disimpulkan bahwa:

  • Tidak ada perbedaan prestasi belajar Fisika terhadap penggunaan metode Diskusi dan Pemberian Tugas, (p-value = 0,658 > 0,050);
  • Ada perbedaan prestasi belajar Fisika pada tingkat Motivasi Berprestasi siswa tinggi dan rendah, (p-value = 0,041 < 0,050);
  • Ada perbedaan prestasi belajar Fisika pada tingkat Kreativitas siswa tinggi dan rendah, (p-value = 0,001 < 0,050).
  • Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar Fisika, (p-value = 0,155 > 0,050);
  • Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dengan krativitas siswa terhadap prestasi belajar Fisika, (p-value = 0,783 > 0,050);
  • Ada interaksi motivasi berprestasi dan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar fisika, (p-value = 0,017 < 0,050)
  • Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran, motivasi berprestasi, dan krativitas siswa terhadap prestasi belajar Fisika, ((p-value = 0,719 > 0,050).

Semua siswa memberikan respon positif bagi yang memiliki motivasi berprestasi dan kreativitas siswa tinggi maupun rendah terhadap penggunaan metode diskusi dan pemberian tugas.

 

4. Penggunaan Metode Diskusi dan Demonstrasi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Fisika dengan Pendekatan Saintifik Materi Fluida Statis Kelas XI IPA 3 Semester Genap SMA Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2014-2015

Abstrak

Tujuan penelitian:

  • Untuk meningkatkan motivasi berprestasi fisika dengan menggunakan metode diskusi demonstrasi materi fluida statis pada siswa kelas XI IPA3 semester genap SMA Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2014/2015,
  • Untuk meningkatkan hasil belajar fisika dengan menggunakan metode diskusi demonstrasi materi fluida statis pada siswa kelas XI IPA3 semester genap SMA Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2014/2015.

 

Untuk meningkatkan  motivasi  berprestasi dan hasil belajar fisika digunakan  metode diskusi demonstrasi dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam 2 siklus ,hal ini agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara khusus, dalam hal motivasi berprestasi dan hasil belajar Fisika materi Fluida Statis  siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 4 Kota Madiun, pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015, .hasil belajar fisika materi fluida statis  siswa kelas XI IPA3 semester genap SMA Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2014/2015.

Pada  pelaksanaan  pembelajaran  siklus I dengen penerapan metode diskusi dan demonstrasi nilai rata-rata kognitif yang diperoleh sebesar 75.9. Hal ini belum sesuai dengan target indikator yang ingin dicapai sebesar 78. Pada siklus II semua kelemahan-kelemahan diperbaiki sehingga nilai rata-rata kognitif siswa meningkat sebesar 84.3. Pencapaian nilai pada siklus II lebih besar dari pada siklus I, sehingga ada peningkatan , besar nilai rata-rata siklus II sudah memenuhi target yang ingin dicapai yaitu sebesar 78. Rata-rata motivasi awal 72,7  meningkat menjadi 82 dari target yang harus dicapai untuk motivasi 80.

Kata kunci: PTK, Metode Diskusi Demonstrasi, Motivasi Berprestasi, Hasil Belajar, Pendekatan Saintifik.

 

5. Penggunaan Metode Diskusi Diawali Pemberian Pertanyaan dan Tugas dengan Memperhatikan Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Fisika

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :

  • perbedaan penggunaan metode diskusi diawali pemberian pertanyaan dan tugas,
  • perbedaan antara kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah Fisika tinggi dan rendah
  • Interaksi penggunaan metode diskusi diawali pemberian pertanyaan dan tugas, kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah Fisika, terhadap prestasi belajar.Fisika pada materi Termodinamika.

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2008 sampai Juni 2008, menggunakan metode eksperimen. Populasi adalah semua siswa kelas XI SMA Negeri Mojogedang Karanganyar. Sampel diambil dua kelas yaitu kelas IPA I sebagai kelas Eksperimen I dan IPA II sebagai kelas eksperimen II. Data dikumpulkan dengan metode tes, dokumentasi dan observasi. Data dianalsis dengan anava dua jalan, dan dilanjutkan dengan uji lanjut anova dengan bantuan software Minitab 15.

Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa:

  • terdapat perbedaan penggunaan metode diskusi diawali pertanyaan dan pemberian tugas,
  • terdapat perbedaan antara Kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah Fisika tinggi dan rendah,
  • terdapat interaksi penggunaan metode diskusi diawali pertanyaan dan pemberian tugas, Kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah Fisika terhadap prestasi belajar Fisika.

Berdasarkan hasil uji lanjut Anova, Pengunaan metode diskusi diawali pemberian tugas, memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar, dengan kata lain metode pemberian tugas lebih baik dibandingan dengan metode pemberian pertanyaan. Kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah Fisika tinggi juga memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap prestasi dibandingkan dengan Kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah Fisika rendah.

 

6. Pembelajaran Kompendium Al Qur’an Melalui Metode Diskusi Kelas dan Diskusi Kelompok Ditinjau dari Minat Belajar dan Kepribadian Siswa (Studi Kasus Pembelajaran Biologi Materi Ekosistem Mts Negeri Karangmojo Semester Genap Tahun Pelajaran 2008/2009)

Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri Karangmojo semester genap tahun pelajaran 2008/2009. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui:

  • pengaruh pembelajaran Kompendium Al Qur’an melalui metode diskusi kelas dan diskusi kelompok terhadap prestasi belajar Biologi;
  • pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar Biologi;
  • pengaruh kepribadian siswa terhadap prestasi belajar Biologi;
  • interaksi antara metode diskusi kelas dan diskusi kelompok dengan minat belajar terhadap prestasi belajar Biologi.
  • interaksi antara metode diskusi kelas dan diskusi kelompok dengan kepribadian siswa terhadap prestasi belajar Biologi;
  • interaksi antara minat belajar dengan kepribadian siswa terhadap prestasi belajar Biologi;
  • interaksi antara metode diskusi kelas dan diskusi kelompok, minat belajar, dan kepribadian siswa terhadap prestasi belajar Biologi.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri Karangmojo. Sampel diambil secara clusster random sampling yang terdiri dari 4 kelas, kelas VII A dan VII C menggunakan metode diskusi kelas, kelas VII B dan VII D menggunakan diskusi kelompok. Pengumpulan data menggunakan tes obyektif untuk mendapatkan nilai prestasi belajar Biologi dan angket untuk mendapatkan data tentang minat belajar dan kepribadian siswa. Data dianalisis dengan menggunakan Anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2.

Dari analisa data dapat disimpulkan bahwa :

  • pembelajaran Kompendium Al Qur’an melalui metode diskusi kelas dan diskusi kelompok berpengaruh terhadap prestasi belajar Biologi (P-value = 0.002), siswa yang belajar melalui metode diskusi kelas memperoleh prestasi yang lebih tinggi daripada siswa yang belajar melalui diskusi kelas;
  • minat belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar Biologi (P-value = 0,000);
  • kepribadian siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar Biologi (P-value = 0.017);
  • terdapat interaksi antara metode diskusi kelas dan diskusi kelompok dengan minat belajar terhadap prestasi belajar Biologi (P-value = 0.000);
  • tidak terdapat interaksi antara metode diskusi kelas dan diskusi kelompok dengan kepribadian siswa terhadap prestasi belajar Biologi (P-value = 0.251);
  • tidak terdapat interaksi antara minat belajar dengan kepribadian siswa terhadap prestasi belajar Biologi (P-value = 0.170);
  • tidak terdapat interaksi antara metode diskusi kelas dan diskusi kelompok, minat belajar, dan kepribadian siswa terhadap prestasi belajar Biologi (P-value = 0.555).

Leave a Reply