HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Pendidikan: Pendekatan Konstruktivisme Melalui Metode Eksperimen dan Demonstrasi

Judul Tesis : Penggunaan Pendekatan Konstruktivisme Melalui Metode Eksperimen dan Demonstrasi pada Pokok Bahasan Elastisitas Ditinjau dari Kemampuan Matematika Siswa di SMA

 

A. Latar Belakang

Kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak hanya memindahkan infomasi pelajaran kepada siswa, akan tetapi juga melaksanakan pembinaan mental siswa. Proses belajar mengajar yang baik yaitu melibatkan semua unsur dalam proses belajar mengajar itu sendiri, meliputi siswa, pendidik, fasilitas pendidikan, lingkungan dan strategi pengajaran. Keberhasilan kegiatan belajar mengajar dipengaruhi oleh faktor dari dalam dan dari luar siswa. Faktor dari dalam misalnya intelegensi, minat, bakat, keadaan jasmani dan rohani, serta motivasi. Sedangkan faktor dari luar yaitu misalnya metode, kurikulum, keadaan keluarga dan lingkungan, disiplin sekolah, serta sarana dan prasarana sekolah.

Kurikulum di Indonesia yang sering berubah karena ketidaksesuaian antara output secara nyata dengan harapan sebelumnya. Dengan adanya kurikulum tingkat satuan pendidikan ini guru masih kesulitan dalam proses belajar mengajar, karena masih sulit membedakan dengan sistem pengajaran pada Kurikulum sebelumnya.

 

B. Rumusan Masalah Tesis

  1. Adakah perbedaan pengaruh penggunaan pendekatan konstruktivisme melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif siswa?
  2. Adakah perbedaan pengaruh antara kemampuan matematika kategori tinggi, sedang dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa?
  3. Adakah interaksi pengaruh penggunaan pendekatan konstruktivisme melalui metode pembelajaran dengan kemampuan matematika terhadap kemampuan kognitif siswa?

 

C. Landasan Teori

Teori Belajar menurut Piaget

Teori pengetahuan Piaget merupakan teori adaptasi kognitif. Setiap organisme selalu beradaptasi dengan lingkungannya untuk dapat mempertahankan dan mengembangkan hidup serta struktur pemikiran manusia. Tantangan, pengalaman gejala yang baru dan skema pengetahuan yang telah dimiliki seseorang diharapkan untuk lebih berkembang menjadi pengalaman-pengalaman baru. Semua pengetahuan adalah suatu konstruksi (bentukan) dari kegiatan atau tindakan seseorang.

Pengertian Belajar

Belajar adalah perubahan individu dalam kebiasaan dan sikap, pemikiran, dan banyak hal lainnya. Belajar merupakan kegiatan yang sangat kompleks dan merupakan suatu proses dimana guru terutama melihat apa yang terjadi selama murid mengalami pengalaman edukatif untuk mencapai tujuan. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah pola perubahan pada pengetahuan selama pengalaman belajar itu berlangsung. Belajar merupakan suatu aktivitas mental dan psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan.

 

Pengertian Mengajar

Mengajar merupakan suatu usaha untuk menciptakan suatu kondisi yang mendukung agar berlangsung proses belajar mengajar yang bermakna dan optimal. Menurut pendapat Raka Joni dalam Sardiman, A. M. (1990 : 54) “Mengajar adalah menyediakan kondisi optimal yang merangsang serta mengarahkan kegiatan belajar anak didik untuk memperoleh pengetahuan, ketrampilan dan nilai atau sikap yang dapat membawa perubahan tingkah laku maupun pertumbuhan sebagai pribadi”. Muhibbin Syah (2006 : 219) mengungkapkan bahwa “Mengajar adalah kegiatan mengembangkan seluruh potensi ranah psikologis melalui penataan lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkannya kepada siswa agar terjadi proses belajar.”

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2×3. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI IPA semester I SMA Negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2008/2009.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling sehingga diperoleh dua kelas, yaitu kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah sampel 37 siswa dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah sampel 40 orang.

Kedua kelas tersebut diasumsikan mempunyai keadaan awal yang sama. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan teknik tes.

Teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data keadaan awal siswa yang diambil dari nilai Mid Semester I mata pelajaran Fisika dan nilai kemampuan Matematika siswa yang diambil dari nilai Mid semester 1 mata pelajaran Matematika.

Teknik tes digunakan untuk memperoleh data kemampuan kognitif Fisika siswa.

Teknik analisis data menggunakan anava dua jalan dengan isi sel tak sama, kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut anava yaitu komparasi ganda metode Scheffe.

 

E. Kesimpulan

  1. Ada perbedaan pengaruh antara penggunaan pendekatan konstruktivisme melalui metode eksperimen dan melalui metode demonstrasi terhadap kemampuan kognitif siswa. Siswa yang diberi pengajaran dengan pendekatan konstruktivisme menggunakan metode eksperimen mempunyai kemampuan kognitif Fisika lebih baik daripada siswa yang diberi pengajaran dengan pendekatan konstruktivisme melalui metode demonstrasi.
  2. Ada perbedaan pengaruh antara kemampuan Matematika siswa kategori tinggi, sedang dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa. Siswa yang mempunyai kemampuan Matematika kategori tinggi mempunyai kemampuan kognitif Fisika lebih baik daripada siswa yang mempunyai kemampuan Matematika kategori sedang dan rendah. Demikian juga untuk siswa yang mempunyai kemampuan Matematika kategori sedang mempunyai kemampuan kognitif Fisika lebih baik daripada siswa yang mempunyai kemampuan Matematika kategori rendah.
  3. Tidak ada interaksi antara pengaruh pendekatan konstruktivisme melalui metode pembelajaran dengan kemampuan Matematika terhadap kemampuan kognitif siswa. Jadi antara kemampuan Matematika siswa dan penggunaan pendekatan konstruktivisme melalui metode pembelajaran mempunyai pengaruh sendiri-sendiri terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa.

 

Contoh Tesis Pendidikan

  1. Studi Komparasi Antara Metode Diskusi dengan Metode Role Playing Ditinjau dari Kreativitas Siswa Pada Pembelajaran PKN Kelas VII SMP N 16 Surakarta Tahun Ajaran 2008/2009
  2. Penggunaan Media Iklan Masyarakat Untuk Meningkatkan Pembelajaran Menulis Persuasi pada Siswa Kelas X-1 SMA
  3. Penggunaan Pendekatan Konstrukstivisme Melalui Metode Eksperimen dan Demonstrasi Pada Pokok Bahasan
  4. Perekonomian Etnis Tionghoa di Surakarta Tahun 1959-1974 (Studi Pasca Keluarnya Pp No 10 Tahun 1959)
  5. Analisis Kualitas Pelayanan Jasa terhadap Kepuasan Pelanggan Telkom Flexi pada Pt. Telkom Kandatel Solo

 

Incoming search terms:

Leave a Reply