HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Tanjungpura, Untan, Provinsi Kalimantan Barat

  1. Pengaruh Kepemimpinan Transaksional Dan Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dan Kinerja Dosen Universitas Tanjungpura Pontianak
  2. Efektifitas Pelatihan Terhadap Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasional Serta Kinerja Karyawan Bank
  3. Rancang Bangun Sistem Informasi Administrasi Informatika (Si-Adif)
  4. Hubungan Gaya Kepemimpinan Partisipatif Dengan Kinerja Karyawan Pada Pt Tirtatama Elpindo
  5. Pengaruh Kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Dan Kinerja Karyawan Pt. Sumber Djantin Di Kalimantan Barat
  6. Pengaruh Penghargaan Finansial, Pertimbangan Pasar Kerja Dan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Menjadi Akuntan Publik (Studi Empiris Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Negeri Dan Swasta Kota Padang)
  7. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Sdm Konstruksi
  8. Penguatan Karakteristik Dan Kompetensi Kewirausahaan Untuk Meningkatkan Kinerja Umkm
  9. Pengaruh Iklim Organisasi Dan Kemampuan Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Dan Dampaknya Pada Kinerja Pegawai Disperindagkop Dan Ukm Kota Pontianak
  10. Pengaruh Kualitas Layanan, Corporate Image Terhadap Kepuasan Nasabah Serta Dampaknya Pada Loyalitas (Survey Pada Nasabah Kredit Bisnis Bri Cabang Bengkayang)
  11. Hubungan Motivasi Kerja dan Pengembangan Diri dengan Kinerja Dosen di Perguruan Tinggi Keperawatan Pontianak
  12. Pengaruh Budaya Universitas Terhadap Kinerja Mahasiswa Akuntansi Dengan Kreativitas Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Mahasiswa Akuntansi Di Perguruan Tinggi Se-Kabupaten Buleleng)
  13. Pengaruh Iklim Organisasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas
  14. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Perawat Melanjutkan Pendidikan Sarjana Keperawatan Di Rsud Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak
  15. Analisis Kepuasan Kerja Pegawai Pt Bank “X” Bandung
  16. Persepsi Dan Sikap Masyarakat Lokal Terhadap Hutan Di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala
  17. Pengaruh Manajemen Mutu Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak
  18. Pengaruh Pengalaman Kerja Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Sumber Daya Manusia (Sdm) Konstruksi
  19. Analisis Evaluasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Pekerja Konstruksi (Studi Kasus Proyek 7 In 1 Universitas Tanjungpura)
  20. Analisis Motivasi Kerja Karyawan Koperasi Pegawai Negeri Universitas Tanjungpura Pontianak

Pengaruh Kepemimpinan Transaksional Dan Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dan Kinerja Dosen Universitas Tanjungpura Pontianak

Intisari

Tema sentral dari penelitian ini adalah bahwa kepuasan kerja dan kinerja dosen meningkat karena peran transaksional dan kepemimpinan transformasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh kedua gaya kepemimpinan ini di Universitas Tanjungpura dengan fokus utama pada studi Manajemen Sumber Daya Manusia. Penelitian ini menggunakan desain survei dalam bentuk penelitian verifikasi. Desain pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified random. Dari 987 dosen di Universitas Tanjungpura, 60 responden (dosen) diambil sebagai sampel dari sembilan fakultas dan berpartisipasi dalam penelitian ini. Data diperoleh dari kuesioner yang dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan analisis jalur.

 

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kepemimpinan transaksional memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kepuasan kerja dosen, (2) kepemimpinan transaksional memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja kerja dosen, (3) kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif signifikan pada kepuasan kerja dosen, (4) kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja kerja dosen, dan (5) kepuasan kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja kerja dosen.

Efektifitas Pelatihan Terhadap Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasional Serta Kinerja Karyawan Bank

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh efektivitas pelatihan terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasi dan kinerja karyawan. Penelitian ini adalah survei, yang menggunakan eksplanatori penelitian. Populasi adalah 606 karyawan, dan 127 di antaranya adalah karyawan tetap di PT.Bank Kalbar Pontianak. Sampel penelitian adalah 62 orang. Mereka adalah karyawan sarjana. Data tadinya dikumpulkan menggunakan kuesioner, wawancara dan studi dokumen. Setiap item diukur dengan reliabilitas dan validitas penelitian. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis jalur.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil jalur analisis, ditemukan bahwa: efektivitas pelatihan secara signifikan mempengaruhi kepuasan karyawan, efektivitas pelatihan secara signifikan mempengaruhi komitmen organisasi, efektivitas pelatihan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, kepuasan kerja secara signifikan mempengaruhi komitmen organisasi, kepuasan kerja secara signifikan mempengaruhi kinerja karyawan, komitmen organisasi secara signifikan mempengaruhi kinerja karyawan.

Rancang Bangun Sistem Informasi Administrasi Informatika (Si-Adif)

Intisari

Manajemen proses administrasi kerja praktek dan tugas akhir I pada Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura memiliki beberapa tahapan dan seringkali membutuhkan waktu yang lama bagi petugas dalam mengelolanya. Peranan teknologi informasi dalam setiap proses informasi sangat penting dalam pengolahan data menjadi sebuah informasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan pengguna. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan teknologi informasi, telah menimbulkan dampak besar bagi proses administrasi institusi.

Hubungan Gaya Kepemimpinan Partisipatif Dengan Kinerja Karyawan Pada Pt Tirtatama Elpindo

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis kinerja karyawan di PT Tirtatama Elpindo. Relatif terhadap bagaimana karyawan dapat bekerja sebaik mungkin dan karyawan memiliki tinggi motivasi dalam menyelesaikan pekerjaan dengan gaya kepemimpinan partisipatif yang sesuai. Lalu tentang ini, ini Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan pentingnya hubungan gaya kepemimpinan partisipatif dengan karyawan kinerja.

Pendekatan Penelitian

Metode yang digunakan adalah penelitian verifikasi, metode penelitian yang digunakan adalah survey penjelas, penelitian teknik menggunakan statistik kuantitatif dan metode analitik yang digunakan adalah analisis korelasi rank spearmen, koefisien determinasi dan korelasi uji hipotesis koefisien.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil analisis, koefisien korelasi rank spearmen partisipatif gaya kepemimpinan dan kinerja karyawan diperoleh r = 0,183. Itu sangat rendah yang menunjukkan hubungan antara dua variabel. Nilai Koefisien Determinasi = 3,35% sehingga dapat dikatakan demikian gaya kepemimpinan partisipatif telah berkontribusi 3,3,5% dalam mempengaruhi kinerja karyawan sementara faktor – faktor lain telah berkontribusi 96,65% dalam mempengaruhi kinerja karyawan. Dan dari hasil pengujian hipotesis, gaya kepemimpinan partisipatif dengan kinerja karyawan di PT. Tirtatama Elpindo tidak ada hubungan yang nyata. Karena t hitung (1,447) <t tabel (2,048), maka terima dan tolak Ho Ha. Kesimpulannya bahwa tidak ada hubungan nyata antara gaya kepemimpinan partisipatif dengan karyawan kinerja.

Pengaruh Kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Dan Kinerja Karyawan Pt. Sumber Djantin Di Kalimantan Barat

Intisari

Crumb Rubber telah menjadi salah satu industri andalan di Kalimantan Barat sejak industri pengolahan kayu menurun pada tahun 2000 karena berkurangnya pasokan bahan baku. Pentingnya industri karet untuk pengembangan Provinsi Kalimantan Barat ditunjukkan oleh kontribusi besar industri karet terhadap total nilai ekspor Kalimantan Barat. Sementara setiap industri menghadapi tingkat persaingan yang lebih tinggi, demikian juga karet remah industri di Kalimantan Barat. Tingkat kompetisi yang dihadapi tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional. Dalam rangka meningkatkan keunggulan kompetitif, perusahaan yang bergerak di bidang remah karet di Kalimantan Barat, khususnya PT. Sumber Djantin, harus melakukan evaluasi atau peningkatan di semua bidang untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Salah satu elemen penting yang harus ditingkatkan adalah kinerja karyawan. Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja adalah faktor penting untuk meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kepemimpinan Pekerjaan dan Lingkungan terhadap Komitmen Organisasi dan Kinerja Karyawan PT. Sumber Djantin di Kalimantan Barat. Kepemimpinan dan lingkungan kerja adalah variabel eksogen dalam penelitian ini sedangkan komitmen organisasi sebagai variabel intervening dan kinerja karyawan sebagai variabel endogen.

Pendekatan Penelitian

Sampel penelitian responden berjumlah 150 karyawan bagian produksi PT. Sumber Djantin Kalbar. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM), varian, berbasis PLS, menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 2.0 for windows.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.

Pengaruh Penghargaan Finansial, Pertimbangan Pasar Kerja Dan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Menjadi Akuntan Publik (Studi Empiris Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Negeri Dan Swasta Kota Padang)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang sejauh mana pengaruh: (1) Imbalan Keuangan terhadap minat menjadi akuntan publik (2) Pertimbangan Pasar Kerja terhadap minat menjadi akuntan publik (3) Lingkungan Keluarga terhadap kepentingan menjadi akuntan publik. Penelitian ini termasuk penelitian asosiatif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan akuntansi S1 di universitas negeri dan swasta Padang.

Pendekatan Penelitian

Sampel yang digunakan sebanyak 164 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis statistiknya dengan analisis regresi berganda menggunakan SPSS versi 16.0. Uji hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji F dan uji t.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Imbalan Keuangan memiliki pengaruh signifikan positif terhadap minat menjadi akuntan publik dengan nilai signifikan 0,021 <0,05 (2) Pertimbangan Pasar Kerja berpengaruh positif signifikan terhadap minat menjadi akuntan publik dengan nilai signifikan 0,001 <0,05 (3) Lingkungan Keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap minat publik untuk menjadi akuntan publik dengan nilai signifikan 0356> 0,05.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja SDM Konstruksi

Intisari

Kepemimpinan di perusahaan jasa konstruksi adalah penting di era organisasi modern ada ingin demokratisasi dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi sumber daya manusia dan kepemimpinan di perusahaan konstruksi. ada kemungkinan penyebab gaya kepemimpinan yang buruk adalah penurunan kinerja sumber daya manusia akan berdampak pada kinerja pembangunan sumber daya manusia.

Penguatan Karakteristik Dan Kompetensi Kewirausahaan Untuk Meningkatkan Kinerja UMKM

Intisari

Karakteristik dan kompetensi kewirausahan merupakan dua fakor penting yang diperlukan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menghadapi tantangan lingkungan dalam dunia bisnis yang dinamis dan mencapai kinerja bisnis tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh karakteristik kewirausahaan dan kompetensi kewirausahaan terhadap kinerja UMKM.

Pendekatan Penelitian

Penelitian dilakukan pada UMKM di Kabupaten Kubu Raya. Sampel penelitian sebanyak 184 UMKM yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui survei dengan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan model persamaan struktural dengan pendekatan Partial Least Square (PLS).

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kewirausahaan berpengaruh positif signifikan terhadap kompetensi kewirausahaan, namun karakteristik kewirausahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM dan kompetensi kewirausahaan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja UMKM. Hasil penelitian juga mengindikasikan bahwa kompetensi kewirausahaan memediasi hubungan antara karakteristik kewirausahaan dan kinerja UMKM.

Pengaruh Iklim Organisasi Dan Kemampuan Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Dan Dampaknya Pada Kinerja Pegawai Disperindagkop Dan UKM Kota Pontianak

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi dan kemampuan kerja terhadap komitmen organisasi dan dampaknya terhadap kinerja karyawan. Variabel endogen dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan, sedangkan variabel eksogen adalah iklim organisasi dan kemampuan kerja.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini mengusulkan komitmen organisasi untuk menjadi variabel intervening. Penelitian ini menggunakan 55 sampel yang diambil dari karyawan Perindagkop dan UKM di Kota Pontianak. Jenis penelitian adalah penelitian survei deskriptif dengan kuesioner sebagai media pengumpul data utama. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah metode sensus dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Data dianalisis menggunakan analisis jalur (Path Analysis) yang difasilitasi oleh SPSS untuk Windows 22.0.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim organisasi dan kemampuan bekerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi dan kinerja karyawan. Sebaliknya, variabel komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya komitmen organisasi terhadap organisasi Perindagkop dan UKM Kota Pontianak tidak berpengaruh terhadap peningkatan kinerja karyawan.

Pengaruh Kualitas Layanan, Corporate Image Terhadap Kepuasan Nasabah Serta Dampaknya Pada Loyalitas (Survey Pada Nasabah Kredit Bisnis Bri Cabang Bengkayang)

Intisari

Kualitas layanan dan corporate image yang baik dan bagus dari suatu bank tentu saja akan berdampak pada kepuasan nasabah yang menabung dan menggunakan produk dari bank tersebut, apabila nasabah menjadi puas otomatis akan berdampak pada loyalitas dan terjalin hubungan jangka panjang dengan bank tersebut.

Penelitian ini ingin membuktikan pengaruh dari masing-masing variabel yaitu kualitas layanan, corporate image dan kepuasan nasabah sebagai variabel intervening terhadap loyalitas pada nasabah kredit bisnis BRI cabang Bengkayang. Berdasarkan penelitian sebelumnya dan dikaitan dengan teori pendukung yang dikemukakan oleh para ahli dengan menggunakan program SPSS sebagai alat pengolah data statistik.

Pendektan Penelitian

Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksplanatori yang bermaksud untuk memberikan penjelasan hubungan kausalitas antar variabel.  Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu setiap elemen dalam populasi tidak memiliki probabilitas yang sama untuk menjadi sampel. Sedangkan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling.Sedangkan populasi yang dijadikan sampel yaitu 537 debitur, dengan teknik analisis data menggunakan analisis jalur (Path Analysis).

Hasil Penelitian

Berdasarkan pengolahan data menggunakan analisis jalur, terbukti bahwa kualitas layanan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah, corporate image tidak berpengaruh terhadap kepuasan nasabah dan kepuasan nasabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas dengan kepuasan nasabah sebagai variabel intervening.

Hubungan Motivasi Kerja dan Pengembangan Diri dengan Kinerja Dosen di Perguruan Tinggi Keperawatan Pontianak

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan pengembangan diri dengan kinerja dosen di perguruan tinggi keperawatan se kota Pontianak, baik secara parsial maupun secara bersama sama. Penelitian ini berbentuk kuantitatif dengan metode deskriptif menggunakan rancangan studi korelasional. Penelitian ini dilaksanakan pada Sekolah Tinggi Keperawatan se Kota Pontianak, dengan responden sebanyak 50 orang.

Hasil Penelitian

Hasil analisis korelasional parsial disimpulkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja (X1) dan kinerja dosen (Y), dengan koefisien korelasi 0,935. Kontribusi murni antara keduanya sebesar 0,993. (2) terdapat hubungan yang signifikan antara pengembangan diri (X2) dan kinerja dosen (Y), dengan koefisien korelasi 0,297. Kontribusi murni antara keduanya sebesar 0,947. (3) Motivasi kerja dan pengembangan diri secara bersama-sama memiliki hubungan yang signifikan terhadap kinerja dosen, dengan koefisien korelasi R = 0.993 serta koefisien determinasi R2 = 0,987. maka disarankan kepada dosen untuk lebih meningkatkan motivasi kerja dan pengembangan

Pengaruh Budaya Universitas Terhadap Kinerja Mahasiswa Akuntansi Dengan Kreativitas Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Mahasiswa Akuntansi Di Perguruan Tinggi Se-Kabupaten Buleleng)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya universitas terhadap kinerja mahasiswa dengan variabel kreativitas sebagai moderator. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan kuesioner; Jumlah sampel adalah 200 mahasiswa akuntansi di Bali Utara, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Uji analisis menggunakan metode uji regresi sederhana dan MRA (Moderated Regression Analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya universitas memiliki pengaruh pada kinerja mahasiswa akuntansi, dan variabel kreativitas memoderasi pengaruh budaya universitas terhadap kinerja siswa.

Pengaruh Iklim Organisasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi, menganalisis dan menyimpulkan pengaruh antara iklim organisasi dan motivasi kerja untuk bekerja bersama terhadap produktivitas kerja karyawan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kausal (studi tentang pengaruh / sebab dan akibat). Data penelitian tentang iklim organisasi (X1), motivasi kerja (X2) dan produktivitas kerja karyawan (Y) dikumpulkan melalui kuesioner kepada semua pegawai negeri di Departemen Pendidikan di Kabupaten Sambas dengan teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara iklim organisasi terhadap produktivitas kerja karyawan, terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja terhadap karyawan yang bekerja, dan terdapat pengaruh bersama yang signifikan antara iklim organisasi dan motivasi kerja terhadap produktivitas kerja karyawan dengan koefisien determinasi 0,609 atau 60,9% atau persentase kontribusi iklim organisasi dan motivasi kerja terhadap produktivitas kerja karyawan adalah 60,9% sedangkan sisanya 39,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan temuan penelitian ini, karyawan didorong untuk meningkatkan produktivitas kerja mereka dan bagi pembuat kebijakan di Departemen Pendidikan di Kabupaten Sambas, mereka perlu menciptakan iklim organisasi yang baik dan meningkatkan motivasi kerja karyawan untuk mencapai tujuan organisasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. di Kabupaten Sambas.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Perawat Melanjutkan Pendidikan Sarjana Keperawatan Di Rsud Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak

Latar Belakang : Pelayanan keperawatan yang berkualitas diperlukan perawat yang profesional. Hal ini didapat melalui pelatihan dan pendidikan. Untuk melanjutkan pendidikan dipengaruhi oleh motivasi. Banyak faktor yang memengaruhi motivasi seseorang seperti usia, status kepegawaian, beban kerja, lama kerja, dan pengembangan karir.

Tujuan : Untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat melanjutkan pendidikan sarjana keperawatan di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak.

Metode : Desain yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah 60 responden. Pengumpulan data dengan kuesioner. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi Square dengan nilai p < 0,05.

Hasil : Responden berusia 24-35 tahun (60%), berstatus honorer (71,7%), pengembangan karir tinggi (53,35%), memiliki beban kerja yang tinggi (58,3%), dan lama rerata kerja 3,86 tahun, serta tingkat motivasi tinggi sebanyak 33 responden (55%). Hasil uji Chi Square pada variabel usia (p=0,545), status kepegawaian (p=0,342), lama kerja (p=0,527) dan beban kerja (p=0,693), sedangkan pada variabel pengembangan karir dengan motivasi perawat melanjutkan pendidikan sarjana keperawatan menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05).

Kesimpulan :. Ada hubungan antara pengembangan karir dengan motivasi perawat melanjutkan pendidikan sarjana keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.

Analisis Kepuasan Kerja Pegawai Pt Bank “X” Bandung

Intisari

Kepuasan kerja pegawai didefinisikan sebagai cara pandang atau sikap emosional seseorang, baik secara positif maupun negatif atau menyenangkan maupun tidak menyenangkan, terhadap pekerjaannya. Untuk bisa mencapai tingkat kepuasan kerja pegawai yang tinggi bukanlah sesuatu hal yang mudah karena kepuasan kerja itu sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti faktor pekerjaan itu sendiri, besaran gaji/ upah yang diterima pegawai, dukungan atau bimbingan dari atasan dalam bekerja, dan lain-lain. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kepuasan kerja pegawai yang ada di perusahaan ini.

Pendektan Penelitian

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui cara interview, penyebaran kuesioner yang diberikan kepada para pegawai di perusahaan ini, studi dokumentasi dan juga studi kepustakaan. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dan diterjemahkan dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi relatif. Penelitian ini sendiri memiliki jumlah sampel sebanyak 204 responden dari jumlah keseluruhan pegawai yang berada pada masing-masing divisi di perusahaan ini, yaitu sebanyak 417 pegawai.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa tingkat kepuasan kerja dari pegawai yang bekerja di perusahaan ini sudah berada pada kategori yang dgolongkan tinggi, yang mana aspek penentu kepuasan kerja yang memiliki nilai rata-rata persentase tertinggi dalam penelitian ini terletak pada dimensi rekan kerja, sedangkan untuk aspek penentu kepuasan kerja yang memiliki nilai rata-rata persentase terendah ada pada dimensi promosi jabatan.

Persepsi Dan Sikap Masyarakat Lokal Terhadap Hutan Di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala

Hutan untuk manusia bukanlah hal baru, terutama bagi orang-orang yang masih memiliki nilai-nilai dan budaya tradisional. Sejak jaman dahulu, mereka tidak hanya melihatnya sebagai satu-satunya sumber daya potensial, tetapi pada saat yang sama akan memberi perlindungan bagi mereka. Meskipun demikian, sebagian masyarakat tradisional diyakinkan bahwa hutan memiliki nilai spiritual yang diyakini bahwa hutan atau komponen biotik dan abiotik di dalamnya sebagai objek yang memiliki kekuatan dan / atau pesan supernatural yang mereka patuhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi persepsi dan sikap masyarakat lokal terhadap hutan. Kegunaan yang diharapkan dalam penelitian ini agar dapat memberikan informasi bagi pemangku kepentingan dan masyarakat pada umumnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, melalui langkah-langkah pengumpulan data primer dan data sekunder di mana data diperoleh dari wawancara dengan responden dan data pendukung lainnya seperti data dari pemerintah desa dan tinjauan literatur, menggunakan skala 1-3-5 (Likert Modification ), yang akan dikaitkan dengan kesimpulan sejauh mana persepsi dan sikap masyarakat setempat terhadap hutan di desa Labuan Toposo. Berdasarkan skala suka analisis persepsi masyarakat tentang hutan mungkin dikategorikan cukup baik. Namun, meskipun persepsi publik yang baik tentang hutan tidak memastikan terjadinya sikap positif, bahkan sebaliknya negatif. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi, seperti tingkat pendidikan. Kegiatan penebangan liar oleh sebagian masyarakat bisa menjadi salah satu pemicu kerusakan hutan dan terjadinya banjir dan kekeringan.

Pengaruh Manajemen Mutu Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak

Pengembangan Sumber Daya Manusia di Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak hendaknya bisa menerapkan strategi manajemen mutu sumber daya manusia beradaptasi dengan bermacam variabel keorganisasian internal dan kebutuhan serta espektasi atas hasil kerja dari para pegawai yang ada. Mutu Sumber Daya Manusia yang semakin meningkat akan membuka peluang bagi manajemen untuk meningkatkan kinerja pegawai. Hasil analisis penelitian berdasarkan Koefisien Korelasi Spearman adalah sebesar +0,7859 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif (berbanding lurus) dan cukup kuat antara manajemen mutu sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai dan hasil analisis Uji Zhitung(7,62054)> Ztabel (2,575), menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara manajemen mutu sumber daya manusia (MMSDM) terhadap kinerja pegawai di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak. Dari hasil uji tersebut diketahui bahwa manajemen mutu sumber daya manusia memiliki pengaruh cukup kuat terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan realita tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak hendaknya dapat melakukan pembinaan kepada pegawainya melalui manajemen mutu sumber daya manusia dan mengimplementasikan manajemen mutu sumber daya manusia secara berkesinambungan agar dapat meningkatkan kinerja pegawai di Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak dan SKPD-SKPD lainnya yang ada di Kota Pontianak.

Pengaruh Pengalaman Kerja Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) Konstruksi

Sumber daya manusia memegang peranan yang sangat penting pada perusahaan konstruksi, sebab dengan tidak adanya tenaga kerja yang profesional / kompetitif, perusahaan tidak dapat melakukan aktivitasnya secara maksimal meskipun semua peralatan modern yang diperlukan telah tersedia. Melihat sangat pentingnya peranan tenaga kerja sebagai sumber daya manusia dalam proses produksi sehingga diharapkan karyawan akan dapat bekerja lebih produktif dan profesional dalam melakukan segala aktivitasnya. Pengalaman kerja sangat menentukan dalam proses prestasi kerja yang tujuannya untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam menjalankan tugas yang dibebankan kepada masing-masing tenaga kerja. Kepemimpinan dalam perusahaan jasa konstruksi penting di era organisasi modern yang menginginkan adanya demokrasi dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Ada kemungkinan baik atau tidaknya kinerja seorang tenaga kerja disebabkan oleh baik atau buruknya gaya kepemimpinan pada perusahaan jasa konstruksi tersebut. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang dihasilkan Pengalaman Kerja dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja SDM Konstruksi dan mengetahui keterkaitan Pengalaman Kerja dan Gaya Kepemimpinan dengan Kinerja SDM Konstruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah Structual Equation Modeling (SEM) dan menggunakan software IBM SPSS AMOS 21 untuk pengolahan data. Berdasarkan hasil estimasi sebagaimana ditunjukkan pada tabel diatas didapatkan hubungan yang cukup signifikan antara variabel Pengalaman Kerja dengan Kinerja SDM Konstruksi sebesar 0,473 (sedang).Hubungan antara variabel Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja SDM Konstruksi sebesar 0,972 (sangat kuat).Sedangkan hubungan antara variabel Pengalaman kerja dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja SDM Konstruksi yang cukup signifikan dengan nilai 0,549 (sedang).

Analisis Evaluasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Pekerja Konstruksi (Studi Kasus Proyek 7 In 1 Universitas Tanjungpura)

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi prioritas utama suatu perusahaan kontraktor. Potensi kerugian kontraktor akibat lemahnya implementasi K3 sangat besar. Proyek 7 in 1 Universitas Tanjungpura menerapkan program K3. Perlindungan tenaga kerja dari bahaya akibat kerja di lingkungan kerja sangat dibutuhkan oleh pekerja. Tujuan penelitian adalah mengkaji penerapan program K3; mengkaji produktivitas kerja karyawan, dan menganalisis hubungan program K3 dengan produktivitas pekerja. Faktor K3 yang dianalisis meliputi pelatihan, publikasi keselamatan kerja, kontrol lingkungan kerja, pengawasan dan disiplin, peningkatan kesadaran K3 serta penggunaan alat pelindung diri (APD). Perhitungan produktivitas pekerjaan pada pemasangan pipa baja dan pemasangan batu alam. Penelitian dilakukan di selama tiga bulan, dari bulan Juli-September 2018. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner, wawancara dan pengamatan. Analisis hubungan antara penerapan K3 dengan produktivitas pekerja dilakukan dengan metode uji korelasi Rank Spearman (SPSS 16.0). Berdasarkan persepsi responden rataan skor penerapan K3 secara umum sebesar 4,74 (sangat baik) sedangkan rataan skor penerapan K3 pada pekerjaan pemasangan pipa baja 4,16 (baik) dan penerapan K3 pekerjaan pemasangan batu alam 4,43 (sangat baik). Hasil penelitian menunjukkan, semua faktor penerapan K3 yang diuji memiliki hubungan positif, sangat nyata dan berkorelasi kuat dengan kinerja pekerja korelasi sebesar 0,816 pada pekerjaan pipa baja dan 0,825 pekerjaan batu alam.

Analisis Motivasi Kerja Karyawan Koperasi Pegawai Negeri Universitas Tanjungpura Pontianak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi kerja intrinsik dan ekstrinsik yang telah dilakukan oleh pegawai koperasi pegawai negeri sipil di Semenanjung Tanjun pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk penelitian kualitatif. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam bentuk daftar periksa, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa jenis motivasi intrinsik yang mempengaruhi kinerja karyawan pomtianak tanjupura koperasi PNS Universitas berdasarkan tingkat kepentingannya yang paling dominan adalah tanggung jawab, pekerjaan kedua itu sendiri, kemajuan ketiga untuk mengembangkan, penghargaan keempat dan prestasi kelima. dan jenis-jenis motivasi ekstrinsik yang mempengaruhi kinerja karyawan koperasi PNS Universitas pontianak tanjupura, berdasarkan tingkat kepentingan paling dominan adalah dasar pembayaran gaji, yang kedua adalah hubungan interpersonal, yang ketiga adalah kondisi kerja, yang keempat adalah kondisi kerja, yang keempat adalah administrasi dan kebijakan koperasi, dan pengawasan kelima.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by