HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Riau, UNRI

  1. Analisis Gaya Kepemimpinan di Biro Umum Provinsi Kepulauan Riau
  2. Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau
  3. Analisis Faktor Kompetensi Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Pns di Provinsi Riau (Studi Kasus di Kota Dumai dan Kabupaten Siak)
  4. Pengaruh Motivasi, Biaya Pendidikan Dan Lama Pendidikan Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAK) (Studi Empiris di Perguruan Tinggi Pekanbaru)
  5. Pengaruh Budaya Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Kasus Pada Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau)
  6. Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Dumai
  7. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau
  8. Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Universitas Lancang Kuning Pekanbaru
  9. Pengaruh Kompetensi Dan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Dan Kinerja Dosen Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan Uin Sultan Syarif Kasim Riau
  10. Pengaruh Motivasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Sekretariat Daerah Provinsi Riau
  11. Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Lembaga Pendidikan Primagama Pekanbaru
  12. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Anggaran Berbasis Kinerja Dengan Pengendalian Intern Sebagai Variabel Moderating Pada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai
  13. Analisis Prosedural Penempatan Kepala Dinas Pada Struktur Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir
  14. Hubungan Antara Sikap Pegawai Terhadap Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Iklim Organisasi Dengan Kinerja Pegawai Administrasi Sma Negeri Se -Kabupaten Indragiri Hilir
  15. Pengaruh Sifat Kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Organisasi Pada Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (Bpppakb) Kabupaten Indragiri Hilir
  16. Pengaruh Independensi, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, Pengalaman, Dan Skeptisme Profesional Terhadap Pengambilan Keputusan Bagi Auditor Untuk Melakukan Opini Audit (Studi Empiris Pada BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah)
  17. Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Karyawan (Studi Kasus Pada Bank Bri Cabang Tambusai Pekanbaru)
  18. Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Pada Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir
  19. Pengaruh Motivasi dan Persepsi Disiplin Kerja Pegawai Tehadap Kepuasan Pelayanan Pada Badan Pelayanan Terpadu Kabupaten Karimun
  20. Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, Implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan, Penyelesaian Temuan Audit, Kompetensi SDM terhadap Kualitas Laporan Keuangan dengan Penerapan Good Governance Sebagai Variabel Moderating pada Pemerintah Kabupaten Samosir

Analisis Gaya Kepemimpinan di Biro Umum Provinsi Kepulauan Riau

Intisari

Gaya kepemimpinan dapat dikatakan sebagai cara dari seorang pemimpin (leader) mengarahkan, mendorong dan mengatur seluruh unsur-unsur di dalam kelompok atau organisasinya untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Penerapan gaya kepemimpinan yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan motivasi pegawai sehingga menghasilkan kinerja yang maksimal. Kepimpinan di Biro Umum Provinsi Kepulauan Riau adalah pimpinan yang tugas dan fungsinya menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan fasilitas, koordinasi dan pembinaan di bidang tata usaha keuangan, sekretariat, urusan rumah tangga, tata usaha dan sandi dan telekomunikasi serta kepegawaian.Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kepemimpinan seorang Top Manager dalam organisasi. Hal ini sangat penting dalam memberikan kontribusi positif bagi seorang pimpinan. Dalam mengetahui fokus dan tujuan penelitian penulis mengunakan indikator gaya kepimpinan antara lain kepatuhan bawahan dalam menjalankan pekerjaannya, kejelasan sturuktur tugas serta ketepatan penggunaan otoritas dan kekuasaan secara formal.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, sumber data penelitian adalah data primer dan sekunder yang diperoleh dari sejumlah pegawai di lingkungan Biro Umum Provinsi Kepulauan Riau yang yang dijadikan informan sehingga relevan dengan penelitian ini, teknik pengumpulan data digunakan teknik wawancara wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini memperlihatkan bahwa gaya di Biro Umum Provinsi Kepulauan Riau masih bersifat transaksional, kepimpinan di Biro Umum Provinsi Kepulauan Riau belum berjalan optimal dan terealisasi dengan baik sehingga dapat disimpulkan kepimpinan yang terjadi masih belum memenuhi rasa kepuasan para bawahan atau para pegawai di lingkungan kerjanya. Sikap dan pola kerja yang masih transaksional terlihat, sikap dan gaya pimpinan masih terlihat otoriter atau otokratis dalam menjalankan tugas kedinasannya. Rekomendasi penelitian berupa pimpinan hendaknya berupaya serius melakukan peningkatan tentang gaya kepimpinan yang baik sehingga basil kerja dapat dihasilkan secara optimal, melalui kebijakan yang diambil secara profesional sesuai aturan dan ketentuan bukan mengedepankan kekuasaan yang otoriter melalui perencanaan kerja bukan semata-mata berdasarkan perintah.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau

Intisari

Kepemimpinan yang efektif merupakan persyaratan vital bagi kelangsungan hidup dan keberhasilan organisasi. Pimpinan atau manager yang efektif tidak hanya mempengaruhi bawahannya tetapi juga ia mampu menjamin bahwa bawahannya mencapai pelaksanaan kerja yang terbaik. Sehingga didalam memacu motivasi kerja dan kinerja pegawai diperlukan peran yang sangat menonjol dari gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap para pegawai di Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau. Karena motivasi dan kinerja pegawai di Dinas Perhubungan dari sudut pekerjaan rutin dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi belum berjalan optimal sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 27 Tahun 2009, hal ini melahirkan suatu pertanyaan bahwa apakah dengan pengaruh gaya kepemimpinan yang ada sekarang motivasi kerja dan kinerja pegawai di Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau dapat tercapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Gaya kepemimpinan secara parsial berpengaruh terhadap kinerja pegawai Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, dengan pengaruh sebesar 28,6%. Berdasarkan hasil analisis uji t menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau berpengaruh positif terhadap kinerja pegawainya, dan motivasi kerja secara parsial berpengaruh terhadap kinerja pegawai Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, dengan pengaruh sebesar 11,9%. Berdasarkan hasil analisis uji t menyimpulkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawainya.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil analisa secara simultan dengan menggunakan uji F menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau dan motivasi kerja pegawai berpengaruh 28,7% dalam meningkatkan kinerja pegawai yang ada. Pengaruh yang dihasilkan positif. Jadi dapat disimpulkan yang mempengaruhi faktor – faktor gaya kepemimpinan bukan hanya faktor motivasi kerja dan kinerja saja tetapi juga ada faktor – faktor lain diluar faktor – faktor tersebut, seperti sosial fisiologis, ekonomi, budaya dan lain – lain, dan faktor – faktor ini tidak tertampung didalam penelititian ini dikarenakan keterbatasan waktu penulis.

Analisis Faktor Kompetensi Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Pns di Provinsi Riau (Studi Kasus di Kota Dumai dan Kabupaten Siak)

Intisari

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja penyuluh pertanian PNS di Kota Dumai dan Kabupaten Siak.Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survey. Pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan metode sensus kepada seluruh populasi penyuluh pertanian PNS yang memiliki wilayah kerja berupa kelurahan atau kecamatan yang ada di Dinas Pertanian, perkebunan, dan kehutanan Kota Dumai dan Unit pelaksana teknis badan penyuluh pertanian Kabupaten Siak. Responden penelitian 56 orang. Jenis data yang dikumpulkan terdiri atas data primer dan sekunder, data kualitatif maupun kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah berupa kuesioner yang berisi pertanyaan dan pernyataan yang terkait dengan variabel penelitian. Taraf signifikansi penelitian adalah 5% (?=0,05). Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari variabel kompetensi yang mempunyai pengaruh sangat signifikan adalah kompetensi menyusun rencana kerja tahunan penyuluh pertanian, kompetensi melaksanakan desiminasi/ penyebaran materi penyuluhan. Variabel yang mempunyai pengaruh signifikan yaitu kompetensi merencanakan, menganalisis, dan melaksanakan metoda penyuluhan pertanian; kompetensi melakukan evaluasi pelaksanaan dan evaluasi dampak penyuluhan pertanian, kompetensi menyusun laporan penyuluhan pertanian.

Pengaruh Motivasi, Biaya Pendidikan Dan  Lama Pendidikan Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAK) (Studi Empiris di Perguruan Tinggi Pekanbaru)

Intisari

Penelitian ini dilakukan pada empat Universitas di Kota Pekanbaru yang berlangsung pada bulan Juli-September 2010. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara empiris apakah motivasi kualitas, motivasi karir, motivasi ekonomi, motivasi USAP dan motivasi gelar serta biaya pendidikan dan lama pendidikan mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi untuk mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk). Pengukuran faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi di Kota Pekanbaru menggunakan instrument kuesioner. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. untuk mengetahui besarnya hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat digunakan analisa Regresi Linear Berganda dengan menggunakan progam SPSS versi 16,0 yaitu dengan hasil Y (Minat Mengikuti PPAk) = 12,148 + 0,839X1 + 0,148X2 + 0,155X3 – 0,052X4 – 0,840X5 + 0,167X6 + 0,005X7 + e Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing (parsial) faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa mengikuti PPAk, yaitu motivasi kualitas, motivasi karir, motivasi ekonomi, motivasi USAP, motivasi gelar, biaya pendidikan dan lama pendidikan. Uji F digunakan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa mengikuti PPAk secara bersama-sama (simultan).

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama instrumen yang digunakan dalam penelitian ini handal dan valid melalui pengujian validitas dan reliabilitas dengan menggunakan Pearson Correlation Out SPSS Viewer dan Cronbach Alpha. Kedua, secara parsial variabel motivasi kualitas, motivasi karir dan motivasi ekonomi mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk. Sedangkan variabel motivesi USAP, motivasi gelar, biaya pendidikan dan lama pendidikan dinyatakan tidak mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap minat mahasiswa akuntansi mengikuti PPAk,dan ketiga, nilai koefisien detrminasi (R2) sebesar 15,3% artinya variabel bebas mempengaruhi variabel terikat, sedangkan 84,7% dipengaruhi oleh sebab-sebab lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Pengaruh Budaya Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Kasus Pada Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan disiplin kerja secara parsial maupun simultan terhadap kinerja pegawai pada Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Riau. Desain pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori untuk melihat apakah ada pengaruhantara budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerjapegawai.Metode kualitatif juga digunakan untuk menggali lebih mendalam tentang budaya organisasi, disiplin dan kinerja pegawai di BKP Provinsi Riau. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai BKP Provinsi Riau. Teknik analisa regresi berganda digunakan untuk melihat pengaruh budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan disiplin kerja secara simultan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada BKP Provinsi Riau.Hal ini dapat dijelaskan berdasarkan Analisis Koefisien Determinasi (Adjusted R2) yaitu 0,465, yang menunjukkan bahwa persentase sumbangan pengaruh variabel independen yaitu budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap variabel kinerja pegawai sebesar 46,5 %.Secara parsial, budaya organisasi dan disiplin kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai,dan yang paling dominan mempengaruhi kinerja adalah faktor disiplin kerja. Dengan demikian untuk meningkatkan kinerja pegawai maka pimpinan dan pegawai BKP Provinsi Riau perlu menerapkan disiplin kerja serta budaya organisasi yang lebih baik. Baik pimpinan maupun pegawai harus saling mendukung untuk mencapai tujuan organisasi. Pimpinan perlu melibatkan pegawai dalam pengambilan keputusan, memberikan pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan bidang pekerjaan pegawai,memberikan penghargaan kepada pegawai karena telah dengan baik melaksanakan tugas dan disiplin. Sedangkan pegawai hendaknya memahami dan melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sesuai aturan yang telah ditentukan.

Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Dumai

Intisari

Berdasarkan latar belakang yang disebutkan di atas, penulis menyimpulkan rumusan masalah, yaitu: Bagaimana kepemimpinan, motivasi dan budaya organisasi baik secara parsial atau simultan terhadap kinerja pegawai pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Dumai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh secara simultan dan parsial yang dilakukan terhadap Kepemimpinan, Motivasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Terhadap Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Dumai. Penelitian ini dilakukan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Dumai. Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan yang bekerja di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Dumai.

Pendekatan Penelitian

Penentuan jumlah sampel menggunakan metode Slovin dan diperoleh sampel sebanyak 52 responden. Sedangkan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif dan kuantitatif untuk menjumlahkan rumus regresi berganda. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah X1 (Kepemimpinan) dengan indikator berkomunikasi, berkoordinasi, mengatur, memotivasi, memanfaatkan sumber daya, memberi penghargaan, meningkatkan keterampilan bawahan, disiplin hukum, dan mengklasifikasikan harapan organisasi. X2 (Motivasi) dengan indikator kondisi kerja, gaji, status, keamanan kerja, tanggung jawab pribadi yang tinggi, bersedia mengambil risiko, memiliki tujuan yang realistis, memiliki rencana kerja, menggunakan umpan balik. X3 (Organisasi Budaya) dengan indikator inisiatif individu, toleransi untuk langkah-langkah risiko, bimbingan, integrasi, dukungan manajemen, kontrol, sistem penghargaan, toleransi untuk konflik, pola komunikasi.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat kepemimpinan secara signifikan mempengaruhi kinerja karyawan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Dumai. Semakin baik pola kepemimpinan diterapkan, semakin tinggi kinerja karyawan. Dengan demikian, kehadiran pemimpin di setiap momen dapat meningkatkan kinerja karyawan. Motivasi tidak berpengaruh pada kinerja karyawan. Hal ini disebabkan karena motivasi karyawan adalah tidak diterima materialnya sedangkan seorang karyawan diharapkan motivasi dari materi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Dumai. Budaya kerja individu membentuk budaya organisasi. Dari budaya organisasi, dapat membantu meningkatkan kinerja karyawan. Karena budaya organisasi yang positif, dapat membentuk pola kerja yang positif terutama dalam meningkatkan kinerja karyawan. Kata Kunci: Kepemimpinan, Motivasi, Budaya dan Kinerja Organisasi.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kinerja Pegawai Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau yang dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja. Analisis dilakukan terhadap sampel 55 pegawai dari 102 populasi yang ada, dengan menggunakan metode Descriptive Survey dan Explanatory Survey yang dikumpulkan melalui kuesioner. Kemudian hasil pernyataan dari responden diolah dan dilakukan pengujian dengan uji validitas dan reliabilitas serta selanjutnya dilakukan analisis terhadap gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja serta pengaruhnya terhadap kinerja pegawai melalui pengujian hipotesis. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja tidak secara signifikan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan koefisien regresi sebesar – 0,354. Sedangkan variabel gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 0,747. Sebesar 52,4% Kinerja pegawai Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau dipengaruhi oleh Gaya Kepemimpinan dan Kepuasan Kerja. Sedangkan hipotesis yang menyatakan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai tidak terbukti karena hanya variabel gaya kepemimpinan saja yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai, sedangkan variabel kepuasan kerja tidak ikut berpengaruh secara bersama-sama berdasarkan hasil uji-t.

Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Universitas Lancang Kuning Pekanbaru

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh kepemimpinan dan motivasi terhadap prestasi kerja karyawan universitas Lancang Kuning Pekanbaru. Metodologi Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah karyawan universitas yang Lancang Kuning berjumlah 70 orang. Teknik Pengambilan Sampel Adalah Stratifed Proportional Random Sampling. Untuk mengetahui hubungan dan pengaruh variabel independen terhadap model variabel terikat menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Sedangkan untuk menguji hipotesis menggunakan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan secara statistik diperoleh Koefisien Korelasi Berganda (r) dengan nilai p> 0,05.

Pendekatan Penelitian

Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,825 berarti bahwa sekitar 82,5% faktor kepemimpinan dan motivasi mempengaruhi kinerja karyawan Universitas Pekanbaru Lancang Kuning. Pengaruh signifikan dari faktor kepemimpinan dan motivasi bekerja terhadap kinerja karyawan Universitas Pekanbaru Lancang Kuning Sombong. Tampil dari Fhitung lebih besar dari level Ftabel ? = 5%. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa FCountdown = 0,0000 dan 6,992> tCountdown = 1,660. Hasil ini menunjukkan bahwa faktor kepemimpinan memiliki hubungan dan pengaruh yang paling dominan terhadap kinerja karyawan Universitas Lancang Kuning Pekanbaru.

Pengaruh Kompetensi Dan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Dan Kinerja Dosen Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan Uin Sultan Syarif Kasim Riau

Intisari

Penelitian ini dilakukan pada fakultas tarbiyah dan keguruan UIN Suska Riau dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan motivasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja dosen fakultas tarbiyah dan keguruan UIN Suska Riau. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 191 orang, teknik pengambilan sampel nya menggunakan metode purposive sampling yaitu sebanyak 129 orang. sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan interview, metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, analisis secara parsial dan simultan (analisis regresi berganda dua tahap) dengan bantuan program SPSS versi. 17.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian secara simultan (bersama-sama) kedua variabel yaitu kompetensi dan motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja. variabel kompetensi berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan kerja, dan variabel motivasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. kemudian kepuasan kerja juga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja dosen. Pihak fakultas hendaknya selalu berupaya memperhatikan dan memberikan kepuasan kerja dosen melalui pemberian fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang kerja, pemberian penghargaan dibidang akademis kemudian mendukung program pendidikan lanjut dalam upaya meningkatkan kinerja.

Pengaruh Motivasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Sekretariat Daerah Provinsi Riau

Hasil Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap semangatkerja pegawai pada Sekretariat Daerah Provinsi Riau, baik secara parsial maupun simultan.Metode penelitian yang dingunakan adalah metode kuestioner, jenis data yang dingunakan adalahdata primer dan data sekunder. Adapun data berjenis data ordinal sedangkan populasi dalampenelitian ini adalah pegawai Sekretariat Daerah Provinsi Riau yang berjumlah 477 (empat ratustujuh puluh tujuh) orang. Adapun sampel yang diambil sebanyak 83 orang. Tekhnik analisis datamenggunakan analisis jalur sehingga diperlukan adanya transformasi data kedalam bentuk method ofsuccesssive intensive (MSI) dan dianalisis dengan menggunakan uji statistic program SPSS versi 17.00Koefisien determinasi yang dikembangkan dengan R2 merupakan proporsi hubungan antara Y denganX diperoleh bahwa R Square adalah sebesar 0,20 atau sebesar 20% yang berarti variabel independenmotivasi, disiplin kerja memberikan sumbangan sebesar 20% terhadap variabel dependen yaknisemangat kerja. Sedangkan sisanya dipengaruhi atau dijelaskan variabel lain yang tidak dimasukkandalam model penelitian ini. Dari hasil temuan penelitian, dapat diketahui bahwa data berdistribusinormal. Terdapat pengaruh antara motivasi, disiplin kerja terhadap semangat kerja pada SkretariatDaerah Provinsi Riau secara signifikan baik secara simultan maupun parsial.

Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Lembaga Pendidikan Primagama Pekanbaru

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada lembaga pendidikan Primagama Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari tanggapan para karyawan lembaga pendidikan Primagama Pekanbaru dan data sekunder yaitu informasi yang diperoleh dari bahan – bahan laporan berbagai sumber yang ada kaitannya dalam penelitian ini.

Pendekatan Penelitian

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner. Penghitungan data yang diperoleh dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif (menggunakan regresi berganda). Dengan hubungan antara variabel terikat (Kepuasan Kerja) dengan variabel bebas (Kepemimpinan dan Motivasi) ditunjuk dengan menggunakan rumus Y = a + b1X1 + b2X2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Lembaga pendidikan Primagama Pekanbaru cabang Soekarno Hatta yang berlokasi di jl. Soekarno Hatta No.55, cabang H.R Soebrantas yang berlokasi di jl. H.R Soebrantas No.106, dan cabang Harapan Raya yang berlokasi di jl. Harapan Raya No.89.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan pada lembaga pendidikan Primagama Pekanbaru. Demikian pula dengan motivasi yang juga mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan lembaga pendidikan Primagama Pekanbaru. Kedua variabel yakni kepemimpinan dan motivasi secara bersamaan mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan lembaga pendidikan Primagama Pekanbaru.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Anggaran Berbasis Kinerja Dengan Pengendalian Intern Sebagai Variabel Moderating Pada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai

Intisari

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komitmen dari seluruh komponen organisasi, penyempurnaan sistem administrasi, kualitas sumber daya manusia, penghargaan, sanksi, orientasi pada hasil terhadap efektivitas penerapan anggaran berbasis kinerja dengan pengendalian intern sebagai variabel moderating. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 87 populasi, seluruh populasi dijadikan sampel. Data yang diolah adalah data primer yang diperoleh dengan cara mengolah data kuesioner sebanyak 72. Metode analisis data menggunakan metode analisis regresi berganda dan uji residual.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan komitmen dari seluruh komponen organisasi, penyempurnaan sistem administrasi, kualitas sumber daya manusia, penghargaan, sanksi, orientasi pada hasil secara serempak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penerapan anggaran berbasis kinerja. Variabel komitmen dari seluruh komponen organisasi, penyempurnaan sistem administrasi, dan orientasi pada hasil secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektifitas penerapan anggaran berbasis kinerja, sementara kualitas sumber daya manusia, penghargaan,dan sanksi tidak berpengaruh terhadap efektivitas penerapan anggaran berbasis kinerja. Pengendalian intern mampu memoderasi hubungan komitmen dari seluruh komponen organisasi, penyempurnaan sistem administrasi, kualitas sumber daya manusia, penghargaan, sanksi, orientasi pada hasil dengan efektivitas penerapan anggaran berbasis kinerja.

Analisis Prosedural Penempatan Kepala Dinas Pada Struktur Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir

Intisari

Penelitian ini dilakukan pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rokan HIlir yang terletak di Bagan Siapi-api. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penempatan Kepala Dinas pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rokan Hilir. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu’’Diduga Penempatan Kepala Dinas Pada Struktur Organisasi Pemerintahan Daerah Kabupaten Rokan Hilir Belum Sesuai Dengan Prosedur Penempatan.

Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder yang diambil dengan penyebaran kuisioner pada Kepala Dinas yang dilakukan penempatan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rokan Hilir 16 orang dengan metode sampel adalah teknik sensus. Sedangkan teknik wawancara dikhususkan pada unsur-unsur pimpinan saja karena seorang pimpinan merupakan pengarah dan pembimbing bagi para pegawainya. Teknik analisa data yang penulis gunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang diproses dengan menggunakan persentase, data yang bersifat kualitatif akan digambarkan dengan kata-kata atau kalimat yang dipisahkan menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan.

Hasil Penelitian

Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Prosedural penempatan kepala dinas pada struktur organisasi pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir berjalan Cukup Baik karena dari 16 responden, responden yang menyatakan Sangat sesuai adalah sebanyak 5,96%, yang menyatakan sesuai yaitu sebanyak 37,5%, sedangkan yang menyatakan Cukup Baik 43,75% bahkan ada yang menyatakan kurang sesuai sebanyak 7,95% dan juga tidak sesuai sebanyak 4,8%. Maka sesuai hasil akhir ini maka dapat dinyatakan cukup sesuai.

Hubungan Antara Sikap Pegawai Terhadap Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Iklim Organisasi Dengan Kinerja Pegawai Administrasi Sma Negeri Se -Kabupaten Indragiri Hilir

Intisari

Penelitian ini mencoba untuk mendapatkan informasi tentang: (1) Hubungan antara  sikap pegawai  terhadap  kepemimpinan kepala sekolah dengan Kinerja ; (2) Hubungan antara iklim organisasi dengan Kinerja pegawai; (3) Hubungan antar sikap pegawai  terhadap kepemimpinan dan iklim organisasi dengan Kinerja pegawai. Populasi penelitian ini seluruh pegawai administrasi SMA Negeri Se – Kabupaten Indragiri Hilir istirahat 78 orang. Sampel penelitian ini percobaan 58 orang. Penetapan sampel penelitian menggunakan teknik acak sederhana ( contoh acak sederhana).

Hasil Penelitian

Analisis data yang digunakan yaitu regresi, uji F, uji t, koefisien determinasi dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Ada hubungan yang positif antara sikap pegawai terhadap kepemimpinan kepala sekolah dengan Kinerja pegawai administrasi SMA Negeri Se – Kabupaten Indragiri Hilir . (2) Ada hubungan yang positif antara saya klim organisasi dengan Kinerja pegawai administrasi SMA Negeri Se – Kabupaten Indragiri Hilir . (3) Adalah hubungan yang positif antara sikap pegawai terhadap kepemimpinan kepala sekolah dan Peran organisasi, baik secara parsial maupun secara bersama – sama dengan ii dan organisasi ‘ Suasana, bahkan di sebagian atau kebersamaan ke dalam kinerja petugas. Jadi, bisa jadi muncul, itu sikap petugas terhadap kepemimpinan kepala sekolah dan atmosfer organisasi bisa meningkatkan kinerja dari petugas administrasi di SMAN Kabupaten Indragiri Hilir

 

Pengaruh Sifat Kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Organisasi Pada Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (BPPPAKB) Kabupaten Indragiri Hilir

Intisari

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh karakteristik kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap sinergi organisasi dalam Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana / Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPAKB) di Kabupaten Indragiri Hilir, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini adalah asosiatif kausal yang berarti hubungan sebab akibat dilakukan untuk menjawab tiga hipotesis, seperti (1) terdapat pengaruh karakteristik kepemimpinan terhadap sinergi organisasi di BPPPAKB di Kabupaten Indragiri Hilir, (2) ada pengaruh lingkungan kerja terhadap sinergi organisasi di BPPPAKB di Kabupaten Indragiri Hilir, dan (3) ada pengaruh karakteristik kepemimpinan dan lingkungan kerja secara simultan terhadap sinergi organisasi di BPPPAKB di Kabupaten Indragiri Hilir. Subjek penelitian ini adalah 30 petugas BPPPAKB di Kabupaten Indragiri Hilir yang diambil dari seluruh populasi atau disebut juga dengan metode penghitungan. Analisis hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis statistik dalam bentuk regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian dan estimasi uji t, karakteristik kepemimpinan secara parsial berpengaruh terhadap sinergi organisasi di BPPPAKB di Kabupaten Indragiri Hilir, dan dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,0001, yaitu kurang dari 0,05 (Î ± = 5%) dan jumlah t hitung adalah 3,752> 1,660 dari t tabel. Kemudian, lingkungan kerja secara parsial juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sinergi organisasi di BPPPAKB di Kabupaten Indragiri Hilir, yang dibuktikan dengan nilai signifikan 0,033 lebih kecil dari 0,05 (Î ± = 5%) dan jumlah t hitung 2.245> 1,669 dari t tabel. Selanjutnya, secara bersamaan, estimasi uji F karakteristik kepemimpinan dan lingkungan kerja menunjukkan pengaruhnya terhadap sinergi organisasi di BPPPAKB di Kabupaten Indragiri Hilir. Hasil uji koefisien determinasi (R²) memperoleh nilai 0,640 atau 64% yang menunjukkan karakteristik kepemimpinan dan lingkungan kerja memberikan pengaruh 64% terhadap sinergi organisasi di BPPPAKB di Kabupaten Indragiri Hilir. Sebagai kesimpulan, penelitian ini membuktikan bahwa karakteristik kepemimpinan dan lingkungan kerja memberikan pengaruh terhadap sinergi organisasi di BPPPAKB di Kabupaten Indragiri Hilir, baik secara parsial maupun simultan.

Pengaruh Independensi, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, Pengalaman, Dan Skeptisme Profesional Terhadap Pengambilan Keputusan Bagi Auditor Untuk Melakukan Opini Audit (Studi Empiris Pada BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah)

Intisari

Penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh independensi, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, pengalaman, dan skeptisme professional terhadap pengambilan keputusan bagi auditor untuk melakukan opini audit. Penelitian ini dilakukan di Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer. Data pada penelitian ini diperoleh langsung dari para auditor yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Tengah sebanyak 58 sampel melalui purposive sampling dengan menggunakan teknik regresi linear berganda.

Hasil Penelitian  

Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, pengalaman, dan skeptisme profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan bagi auditor untuk melakukan opini audit.

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Karyawan (Studi Kasus Pada Bank BRI Cabang Tambusai Pekanbaru)

Intisari

Penelitian ini dilakukan di Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Smart Cabang Panam Pekanbaru untuk mengetahui budaya organisasi karyawan (Studi Kasus di Bank BRI Cabang Tambusai Pekanbaru. Variabel dalam penelitian ini adalah: budaya organisasi dan komitmen terhadap karyawan. Sampel dalam penelitian ini adalah 55 orang dengan menggunakan teknik sensus. Metode analisisnya adalah analisis regresi sederhana.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh budaya organisasi terhadap komitmen karyawan dengan menggunakan koefisien determinasi yaitu KD = r 2 x 100% = (0532) 2 x 100 % = 0,283 berarti bahwa nilai komitmen rata-rata sebesar 28,3% dari karyawan ditentukan oleh budaya organisasi. Selanjutnya, hasil yang diperoleh persamaan regresi Y = 16 256 + 0,225 X. Persamaan menunjukkan bahwa jika budaya organisasi meningkat sebesar 1 unit akan mempengaruhi peningkatan komitmen karyawan untuk 0225, hal ini terlihat dari b adalah nilai positif. esting t = 6937> t tabel = 2.000 pada tingkat kepercayaan 95%. berdasarkan hasil tersebut terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kerja pegawai (Studi Kasus di Bank BRI Cabang Tambusai Pekanbaru).

Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Pada Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir

Intisari

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas pelayanan di bagian Pemerintahan dan Pemerintahan dan otonomi Daerah Kabupaten lndragiri Hilir dengan variabel kualitas pelayanan yang terdiri dari bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan dan perhatian sebagai variabel independen. Penelitian ini berlokasi di Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Kabupaten Jndragiri Hilir. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Jenis dan sumber data menggunakan data primer dan data skunder. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kabupaten Jndragiri Hilir yang terkena dampak permasalahan lahan di wilayah kerja Pemerintah Daerah Kabupaten lndragiri Hilir. Metoile pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sensus jumlah sampel sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan kuesioner. Anal isis data menggunakan metode statistik SPSS for windows 20.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien regresi berganda bernilai positif dengan persamaan Y = 14.856 + 1.400X1 + 1.009 X2 + 1.216 X3 + 1.643 X4 + 1.275 X5. Nilai F hitung sebesar 12.919 > dari F tabel sebesar 2.62. Nilai koefisien determinasi (R2) diperoleh angka sebesar 75,1% dari perubahan variabel dependen sisanya yaitu sebesar 24,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Pengaruh Motivasi dan Persepsi Disiplin Kerja Pegawai Tehadap Kepuasan Pelayanan Pada Badan Pelayanan Terpadu Kabupaten Karimun

Intisari

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah motivasi dan persepsi disiplin kerja pegawai Badan Pelayanan Terpadu Kabupaten Karimun mempengaruhi kepuasan pelayanan yang diberikan pada pelaku usaha yang akan mengurus perizinan. Motivasi kerja yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kekuatan yang berasal dari dalam diri aparatur dalam melaksanakan tugas organisasi dengan alat ukur atau indikator sebagai berikut : dorongan untuk menyelesaikan pekerjaan, tujuan dan pemenuhan kebutuhan. Sedangkan yang dimaksud dengan persepsi disiplin kerja adalah pemahaman sikap, tingkah laku dan perbuatan aparatur yang sesuai dengan peraturan organisasi baik yang tertulis maupun tidak tertulis.

Pendekatan Penelitian

Disiplin kerja diukur dengan indikator sebagai berikut : sikap mental, pemahaman terhadap pekerjaan dan sikap kelakuan. Sementara itu kepuasan pelayanan ditentukan oleh kualitas barang/jasa yang dikehendaki. Kepuasan pelayanan diukur dari : keandalan, keresponsifan, keyakinan, empati, berwujud. Penelitian ini adalah penelitian ekrperimen lapangan dan dilakukan untuk menjawab dua hipotesis, yaitu : (1). Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan persepsi disiplin kerja terhadap kepuasan pelayanan pada Badan Pelayanan Terpadu Kabupaten Karimun. (2). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan persepsi disiplin kerja terhadap kepuasan pelayanan pada Badan Pelayanan Terpadu Kabupaten Karimun. Subjek penelitian adalah pelaku usaha yang akan mengurus perizinan. Sampel penelitian diambil secara kebetulan tanpa memperhitungkan ciri-ciri populasi (accidental sampling), analisis hipotesis dilakukan dengan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS 15.

Hasil Penelitian

Dari hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa motivasi dan persepsi disiplin kerja pegawai Badan Pelayanan Terpadu Kabupaten Karimun sangat berpengaruh terhadap kepuasan pelayanan yang diberikan kepada pelaku usaha (masyarakat yang mengurus perizinan). Sebagai kesimpulan, penelitian ini membuktikan bahwa motivasi kerja dan persepsi disiplin kerja pegawai mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelayanan.

Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, Implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan, Penyelesaian Temuan Audit, Kompetensi SDM terhadap Kualitas Laporan Keuangan dengan Penerapan Good Governance Sebagai Variabel Moderating pada Pemerintah Kabupaten Samosir

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah, implementasi standar akuntansi pemerintahan, penyelesaian temuan audit dan kompetensi SDM dengan penerapan good governance sebagai variabel moderating terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Samosir. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah Pejabat Pengguna Anggaran, Penatausahaan Keuangan (PPK-SKPD), Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Samosir sejumlah 38 SKPD. Metode penentuan sampel dengan metode sensus, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian sejumlah 138 responden. Data dalam penelitian ini adalah data primer dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda dan uji residual untuk variabel moderating dengan bantuan program SPSS.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem pengendalian intern pemerintah, implementasi standar akuntansi pemerintahan, penyelesaian temuan audit dan kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan secara simultan dan parsial. Penerapan Good Governance sebagai variabel moderating dapat memoderasi hubungan antara sistem pengendalian intern pemerintah, implementasi standar akuntansi pemerintahan, penyelesaian temuan audit dan kompetensi SDM dengan kualitas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Samosir.

Leave a Reply

Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by