HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Islam Bandung (UNISBA)

  1. Model Peningkatan Prestasi Kerja Melalui Stres Kerja, Kompensasi, Etika Kerja Islam Dan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening
  2. Analisis Pengaruh Kemampuan Manajer, Kematangan Bawahan Dan Situasi Kepemimpinan Terhadap Efektivitas Gaya Kepemimpinan Pada Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang
  3. Model Pengembangan Peningkatan Kinerja Melalui Motivasi Kerja Dan Karakteristik Individu Dengan Mediasi Komitmen Organisasi (Studi Pegawai Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara)
  4. Model Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia Pada Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Demak
  5. Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Sdm Dengan Kecerdasan Emosional Dan Kecerdasan Spiritualsebagai Variabel Intervening Di Dinas Kesehatan Kabupaten Muna
  6. Analisis Pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi, Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Balai Pelatihan Pengujian Keselamatan Kerja (Bppkk) Dan Higiene Perusahaan Kesehatan (Hiperkes) Provinsi Jawa Tengah
  7. Peningkatan Kepuasan Kerja Berbasis Kepemimpinan Dan Empoyee Engagement (Lingkup Universitas Lakidende Kabupaten Konawe)
  8. Hubungan Kinerja Komite Keperawatan Dengan Mutu Pelayananan Keperawatan Di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang
  9. Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Beban Kerja Guru Di Sekolah Luar Biasa
  10. Pengaruh Keamanan Kerja Dan Komitmen Organisasional Terhadap Intensi Keluar Serta Dampaknya Pada Kinerja Karyawan Outsourcing (Studi Pada Pt. Superintending Company Of Indonesia Cabang Surabaya)
  11. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Lingkungan Kerja Serta Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi Kasus Pada Pd. Apotek Sari Husada Kab.Demak)
  12. Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan Melayani Dengan Kecenderungan Burnout Pada Anggota Detasemen Gegana Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng)
  13. Penguatan Kinerja Pegawai Ditinjau Dari Aspek Self Efficacy, Motivasi Dan Komitmen Kerja
  14. Pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Komitmen Organisasi Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan ( Studi Pada Karyawan Koperasi Simpan Pinjam (Ksp) ”Utama Karya” Cabang Semarang )
  15. Optimalisasi Kinerja Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kota Semarang
  16. Peran Pembiayaan Mudharabah Dalam Pengembangan Kinerja Usaha Mikro (Studi Kasus Pada Bmt Sumber Mulia, Bmt Assaadah Dan Bmt Hubbul Wathon Di Kabupaten Semarang)
  17. Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja, Kepuasan Gaji, Komitmen Organisasi Terhadap Niat Pindah (Studi Kasus Pada 4 Perguruan Tinggi Swasta : Unissula, Untag, Usm, Udinus) (Analysis Influence Of Job Satisfaction, Pay Satisfaction, Organizational Commitment To Turnover Intentions)
  18. Pengaruh Kepemimpinan, Kompensasi Dan Promosi Jabatan Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Pada Pt. Bank Jatim, Tbk Cabang Pamekasan
  19. Pendekatan Engagement Dalam Membangun Kinerja Pegawai
  20. Model Peningkatan Kinerja Karyawan Melalui Peran Komunikasi Dan Motivasi Serta Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Kerja

Model Peningkatan Prestasi Kerja Melalui Stres Kerja, Kompensasi, Etika Kerja Islam Dan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening

Intisari

Keberadaan sumber daya manusia dalam suatu organisasi memiliki peran yang sangat penting. Manusia sumber daya tidak lagi dilihat sebagai faktor produksi tetapi sebagai aset yang harus dikelola baik untuk mencapai tujuan suatu organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh stres kerja, kompensasi, etos kerja Islami dan kepuasan kerja terhadap kinerja di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.

Pendekatan Penelitian  

Populasi penelitian ini adalah perawat tetap di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarag. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Mengumpulkan data dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS.

Hasil Penelitian

Hasil tes menunjukkan bahwa stres kerja, kompensasi, etos kerja Islami dan kepuasan kerja memiliki positif dan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja kerja.

Analisis Pengaruh Kemampuan Manajer, Kematangan Bawahan Dan Situasi Kepemimpinan Terhadap Efektivitas Gaya Kepemimpinan Pada Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Intisari

Manajer sebagai seorang pemimpin merupakan pengambil keputusan serta agen perubahan yang sangat efektif dalam organisasi. Dimana efektif atau tidaknya suatu gaya kepemimpinan dari seorang manajer akan terlihat pada basil yang diperoleh dari bawahan, yaitu berupa komitmen bawahan, dukungan serta ketidak-puasan karyawan terhadap kebijakan-kebijakan pimpinan. Sedangkan efektifitas gaya kepemimpinan tersebut akan sangat dipengaruhi oleh faktor kemampuan manajer dalam mengelola perusahaan, kematangan bawahan dalam melaksanakan pekerjaannya, serta situasi kepemimpinan yang kondusif. Rumah Sakit Islam Sultan Agung dengan fasilitas yang cukup memadai serta lokasi yang strategis sebenarnya merupakan faktor potensial guna mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Namun dalam kenyataannya sampai saat ini masih terdapat masalah yang sangat serius yaitu tidak efektifnya gaya kepemimpinan yang selama ini diterapkan, hai ini terbukti dengan adanya indikator tingkat turn over dan tingkat absensi karyawan yang tinggi.

Pendekatan Penelitian

Penelitian yang dilakukan di RSI Sultan Agung Semarang ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kemampuan manajer, kematangan bawahan dan situasi kepemimpinan terhadap efektifitas gaya kepemimpinan. Untuk menganalisis efektifitas gaya kepemimpinan digunakan indikator-indikator commitment, compliance, dan resistance sebagai outcome-nya, sedangkan untuk mengetahui tingkat kemampuan manajer, tingkat kematangan bawahan, dan situasi kepemimpinan dianalisis melalui indikator-indikator yang terkandung dalam masing-masing variabel tersebut. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan metode stratified random sampling , dimana diambil sebanyak 90 responden dari keseluruhan karyawan RSI Sultan Agung yang berjumlah 211 orang. Analisis yang digunakan adalah metode Regresi Linear Berganda serta didukung dengan Uji Ekonometrika untuk dapat memenuhi syarat uji regresi tersebut.

Hasil Penelitian

Hasil dari perhitungan regresi menunjukkan bahwa semua koefisien regresi dari variabel bebas mempunyai nilai positif dan hasil uji “t” maupun uji “F” adalah signifikan. In’ berarti bahwa kemampuan manajer, kematangan bawahan, dan situasi kepemimpinan mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap efektifitas gaya kepemimpinan. Oleh karena itu dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia, khususnya peningkatan kemampuan manajer, kematangan bawahan, dan situasi kepemimpinan diharapkan dapat meningkatkan kinerja rumah sakit untuk memasuki persaingan global.

Model Pengembangan Peningkatan Kinerja Melalui Motivasi Kerja Dan Karakteristik Individu Dengan Mediasi Komitmen Organisasi (Studi Pegawai Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk Mendiskripsikan dan menganalisis bagaimana pengaruh motivasi kerja terhadap komitmen organisasi, bagaimana pengaruh karakteristik individu terhadap komitmen organisasi, bagaimana pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja, bagaimana pengaruh karakteristik individu terhadap kinerja, pengaruh komitmen Organisasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan.

Pendekatan Penelitian

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori. Jumlah sampel yang diobservasi sebanyak 45 orang Pegawai Negeri Sipil. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu secara deskriptif dengan menggunakan metode analisis jalur untuk menemukan hubungan antara variabel. Alat analisis Partial Least Square (PLS).

Hasil Penelitian

Hasil temuan dari penelitian ini adalah 1)Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi; 2)Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja; 3)Karakteristik individu berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi; 4)Karakteristik individu berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja; dan 5) Komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja.

Model Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia Pada Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Demak

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepuasan kerja, dukungan organisasi dan perilaku kewargaan organisasi terhadap kinerja sumber daya manusia dalam organisasi teknis Kabupaten Demak. Selain itu, studi ini juga menguji pengaruh intervensi perilaku kewargaan organisasional variabel antara kepuasan kerja dan dukungan organisasi pada manfaat kinerja sumber daya manusia dari penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan analisis yang berguna untuk menyajikan informasi empiris tentang pengaruh kepuasan kerja, organisasi pendukung dan perilaku kewargaan organisasi terhadap kinerja sumber daya manusia yang dapat dipertimbangkan untuk manajemen organisasi untuk meningkatkan sumber daya manusia performance.To menguji hubungan antara variabel tersebut, peneliti membuat questionaers dan mendistribusikan ke 142 PNS sebagai responden . Sampel dilakukan secara purposive sampling. Sedangkan analisis statistik dalam penelitian ini digunakan Pemodelan Persamaan Struktural dengan PLS (Partial Least Square) software.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja, dukungan organisasi, perilaku kewargaan organisasi berpengaruh terhadap kinerja sumber daya manusia, tetapi variabel perilaku kewarganegaraan organisasional tidak variabel intervening antara kepuasan kerja dan dukungan organisasi percieved terhadap kinerja sumber daya manusia.

Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja SDM Dengan Kecerdasan Emosional Dan Kecerdasan Spiritualsebagai Variabel Intervening Di Dinas Kesehatan Kabupaten Muna

Intisari

Penelitian Tesis dengan Dampak Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Sumber Daya Manusia, Dengan Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Sebagai Intervening Variabel”. Tesis. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Dibimbing oleh : Dra. Siyamtinah, M.Si Penelitian ini bertujuan untuk dampak lingkungan kerja terhadap kinerja sumber daya manusia, dengan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual sebagai intervening variabel Sampel pada penelitian ini adalah 59 responden di Dinas Kesehatan Kabupaten Muna. Pengambilan data melaluikuesioner yang diserahkan kepada masing-masing responden terpilih. Untuk menguji hipotesis menggunakan analisis Partial Least Square.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kecerdasan Emosional, Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kecerdasan Spiritual, Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja sumber daya manusia, kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap kinerja sumber daya manusia dan kecerdasan spiritual berpengaruh signifikan terhadap kinerja sumber daya manusia .

Analisis Pengaruh Budaya Organisasi, Motivasi, Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Balai Pelatihan Pengujian Keselamatan Kerja (BPPKK) Dan Higiene Perusahaan Kesehatan (Hiperkes) Provinsi Jawa Tengah

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, motivasi, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan SDM (Sumber Daya Manusia) di kantor BPPKK dan Hiperkes. Pembahasan pentingnya variabel tersebut untuk meningkatkan kinerja karyawan telah banyak di diskusikan dibeberapa kajian pustaka. Penelitian ini membahas tentang keberadaan budaya organisasi, motivasi, dan gaya kepemimpinan sebagai penentu kinerja disuatu perusahaan. Data diperoleh dari 37 orang responden dengan menggunakan quesioner. Analisis data dengan menggunakan SPSS 16.0 menunjukkan bahwa kinerja karyawan di BPPKK dan Hiperkes dapat ditingkatkan dengan memperhatikan tingkat budaya organisasi, motivasi, dan gaya kepemimpinan dalam instansi tersebut. Budaya organisasi, motivasi dan gaya kepemimpinan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.

Peningkatan Kepuasan Kerja Berbasis Kepemimpinan Dan Empoyee Engagement (Lingkup Universitas Lakidende Kabupaten Konawe)

Intisari

Employee Engagement merupakan variabel intervening dalam mengkaji penelitian tentang kepuasan kerja. Dalam posisinya sebagai varibel intervening Employee Engagement dipengaruhi oleh variabel kepemimpinan sekaligus mempengaruhi variabel kepuasan kerja. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Marn (2012) dalam penelitiannya menemukan hubungan yang signifikan antara kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja. Barker, 2007) dalam penelitiannya menemukan hubungan yang signifikan antara kepemimpinan transaksional terhadap kepuasan kerja, Papalexandris and Galanaki(2008) menemukan hubungan yang positif antara dua gaya kepemimpin yaitu transformasional dan transaksional leadership terhadap Employee Engagement, Lamidi (2010) Employee Engagement terhadap kepuasan kerja menemukan hubungan yang signifikan antara Employee Engagement terhadap kepuasan kerja. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja, bagaimana pengaruh kepemimpinan transaksional terhadap kepuasan kerja, bagaimana pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap Employee Engagement, bagaimana pengaruh kepemimpinan transaksional terhadap Employee Engagement dan bagaimana pengaruh Employee Engagement terhadap kepuasan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap Employee Engagement, mengetahui dan Menganalisis pengaruh kepemimpinan transaksional terhadap Employee Engagement, mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja, mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transaksional terhadap kepuasan kerja, mengetahui dan Menganalisis pengaruh Employee Engagement terhadap kepuasan kerja. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan metode sensus dimana jumlah populasi dijadikan sebagai jumlah sampel. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 125 responden, kuisioner responden yang terkumpul sebanyak 76 orang.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki hubungan yang positif signifikan terhadap kepuasan kerja, kepemimpinan transaksional memiliki hubungan yang positif signifikan terhadap kepuasan kerja kepemimpinan transformasional memiliki hubungan positif signifikan terhadap employee engagement, kepemimpinan transaksional memiliki hubungan positif tidak signifikan terhadap employee engagement dan employee engagement memiliki hubungan yang positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Implikasi manajerial dalam penelitian ini adalah Berkaitan dengan variabel kepemimpinan transformasional, kebijakan manajerial lebih diarahkan melalui upaya peningkatan stimulasi pemimpin terhadap karyawan dalam hal melakukan inovasi serta mampu menciptakan ide-ide baru dalam rangka melaksanakan tugas organisasi, berkaitan dengan variabel kepemimpinan transaksional, kebijakan manajerial lebih diarahkan melalui upaya peningkatan terhadap pertukaran yang dilakukan antara pimpinan dan karyawan dimana dalam melaksanakan proses memimpin bawahannya, pemimpin memfokuskan perhatiannya pada proses pertukaran atau imbalan yang didasarkan pada kesepakatan mengenai klasifikasi sasaran, standar kerja, penugasan kerja dan penghargaan memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja, Berkaitan dengan variabel employee engagement kebijakan manajerial lebih diarahkan melalui upaya peningkatan rasa memiliki terhadap organisasi berkaitan dengan hal ini karyawan yang bekerja pada Universitas Lakidende Kabupaten Konawe perlu meningkatkan lagi komitmen mereka terhadap organisasi, Berkaitan dengan variabel kepuasan kerja, kebijakan manajerial lebih diarahkan melalui upaya peningkatan hubungan dengan karyawan lain atau dengan rekan kerja yang lain diantaranya dengan cara membina kembali rasa kekeluargaan yang lebih erat lagi.

Hubungan Kinerja Komite Keperawatan Dengan Mutu Pelayananan Keperawatan Di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Intisari

Latar belakang : Kinerja komite keperawatan merupakan hasil kerja berupa jaminan dalam memberikan masukan tentang masalah profesi melalui mekanisme kredensial, penjagaan mutu profesi, pemeliharaan etika dan disiplin profesi. Mutu pelayanan keperawatan merupakan pemenuhan kebutuhan pasien yang dinilai melalui wujud nyata, keandalan, ketanggapan, keterjaminan dan empati. Tujuannya untuk mengidentifikasi hubungan kinerja komite keperawatan dengan mutu pelayananan keperawatan di RSI sultan agung semarang. Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Jumlah responden 150 diambil menggunakan teknik propotionade random sampling. Data yang diperoleh diolah statistik menggunakan uji spearman. Hasil: Berdasarkan hasil analisa sebagian besar responden memiliki karakteristik umur 20-30 tahun sebanyak 82,0%, pendidikan terakhir didominasi lulusan D3 keperawatan sebanyak 78,7%, jenis kelamin didominasi oleh perempuan sebanyak 70,7%, masa kerja paling banyak adalah 1-3 tahun yaitu 45,3%, hasil penelitian juga menunjukan mutu pelayanan keperawatan baik sebanyak 82,7%, sedangkan kinerja komite keperawatan baik sebanyak 82,0%. Simpulan: Ada hubungan kinerja komite keperawatan dengan mutu pelayananan keperawatan di RSI sultan agung dengan nilai p value 0,000 dan nilai korelasi spearman rank sebesar 0,336 menunjukan kekuatan korelasi sedang dengan arah positif.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dalam pengembangan kebijakan fungsi manajemen keperawatan, pengawasan, koordinasi, dan pengambilan keputusan di RSI Sultan Agung.

Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Beban Kerja Guru Di Sekolah Luar Biasa

Intisari

Stres adalah suatu kondisi ketegangan yang bisa mempengaruhi emosi seseorang, proses berpikir, khawatir, gelisah dan takut. Stres dapat terjadi pada siapa pun dan di mana pun, termaksud pada guru yang berada di SLB. Setiap guru mengalami stres dari berbagai macam sumber seperti beban kerja yang terlalu berat, sampai dengan kondisi kerja yang tidak memuaskan. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Jumlah responden sebanyak 30 orang dengan teknik total sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistic dengan menggunakan uji spearman. Penelitian dengan jumlah responden 30 guru di dapatkan hasil hubungan antara tingakat stres dengan beban kerja guru SLB, diperoleh significancy 0,044 (p value<0,05). Diharapkan ada upaya yang dapat diberikan untuk mengurangi tingkat stres dan beban kerja guru tersebut.

Pengaruh Keamanan Kerja Dan Komitmen Organisasional Terhadap Intensi Keluar Serta Dampaknya Pada Kinerja Karyawan Outsourcing (Studi Pada PT. Superintending Company Of Indonesia Cabang Surabaya)

Intisari

Intensi keluar akan berdampak negatif bagi organisasi karena menciptakan ketidakstabilan terhadap kondisi tenaga kerja, menurunnya produktifitas karyawan, suasana kerja yang tidak kondusif dan juga berdampak pada meningkatnya biaya sumber daya manusia kemudian berdampak pada penurunan kinerja karyawan. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap turnover intention agar turnover intention karyawan dapat ditekan. Analisis statistik untuk menguji model dan hubungan yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM). Obyek penelitian ini pada perusahaan jasa milik negara yang bergerak dibidang inspeksi, supervisi, pengkajian dan pengujian yaitu PT. Sucofindo (Persero) Cabang Surabaya.

Pendekatan Penelitian

Populasi penelitian ini adalah karyawan outsourcing pada tahun 2010 yang berjumlah 310 karyawan. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Stratifed Random Sampling dengan pendekatan proporsional sampling dengan sampel disebar sebanyak 250 responden. Sedangkan sampel yang kembali dan bisa dianalisis lebih lanjut sebanyak 175 responden.

Hasil Penelitian

Analisis statistik menggunakan SEM menunjukkan Keamanan kerja berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap turnover intention, Komitmen organisasi berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap turnover intention, Turnover intention berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, Keamanan kerja tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, Komitmen organisasi tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, turnover intention dapat memediasi pengaruh langsung keamanan kerja terhadap kinerja karyawan, turnover intention dapat memediasi pengaruh langsung komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan, dan pengaruh total komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan memiliki dampak yang lebih dominan bila dibandingkan dengan pengaruh total keamanan kerja terhadap kinerja karyawan.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Lingkungan Kerja Serta Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi Kasus Pada Pd. Apotek Sari Husada Kab.Demak)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja serta kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan. Dimana gaya kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh besar terhadap kepuasan kerja aryawan. Dengan adanya gaya kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja serta kompensasi yang baik akan meningkatkan tingkat kepuasan kerja bagi karyawan. Populasi dari penelitian ini adalah semua karyawan PD. Apotek Sari Husada Kab.Demak yang berjumlah 65 responden dan sekaligus menjadi sampel dalam penelitian ini. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil Pengujian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja serta kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Berdasarkan analisis data statistik, indikator-indikator pada penelitian ini bersifat valid serta variabelnya bersifat reliabel. Secara individu bahwa variabel gaya kepemimpinan transformasional adalah yang lebih dominan pengaruhnya terhadap tingkat kepuasan karyawan di PD. Apotek Sari Husada Kab.Demak. Saran penulis adalah untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan dengan cara meningkatkan perhatian kepada karyawan supaya karyawan lebih semangat dalam bekerja.

Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan Melayani Dengan Kecenderungan Burnout Pada Anggota Detasemen Gegana Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng)

Intisari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan melayani dengan kecenderungan burnout pada anggota Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jateng. Kecenderungan burnout adalah suatu kecenderungan perasaan dimana individu mengalami kelelahan berlebihan baik fisik, mental, maupun emosional dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan yang tinggi. Gaya kepemimpinan melayani adalah penilaian anggota terhadap kemampuan pemimpin untuk membuat perubahan, memiliki kemauan lebih untuk menjadi pendengar, bijaksana dalam mengambil keputusan, dan berkontribusi untuk kesejahteraan organisasi. Sampel penelitian 65 anggota Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jateng yang didapatkan dengan teknik simple random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Kecenderungan Burnout (17 aitem, ? = 0,876) dan skala gaya kepemimpinan melayani (33 aitem, ? = 0,944). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi sederhana.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara gaya kepemimpinan melayani dengan kecenderungan burnout (r = -0,811; p = 0,000; p< 0,001). Gaya kepemimpinan melayani memberikan sumbangan efektif sebesar 65,8% terhadap kecenderungan burnout.

Penguatan Kinerja Pegawai Ditinjau Dari Aspek Self Efficacy, Motivasi Dan Komitmen Kerja

Intisari

Penerapan Sistem verifikasi di kantor (VEDIKA) BPJSK masuk ke klaim elektronik pada tahun 2020 yang membutuhkan penghargaan dari berbagai pihak terkait, salah satunya rumah sakit. Komitmen dari berbagai pihak terkait termasuk mendukung pemangku kepentingan, yang diperlukan untuk mencapai tujuan kinerja. Tujuan penelitian ini untuk memberikan bukti empirik pengaruh self efficacy dan memotivasi kinerja melalui komitmen organisasi. Metode analisis dengan tes quesionary, dan uji hipotesis. pengambilan sampel dengan survei. Sampel ini dalam penelitian 80 rekam medis pekerja.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) self efficacy dan motivasi berpengaruh signifikan positif terhadap komitmen organisasi; dan 2) kemanjuran diri, motivasi dan komitmen organisasi berpengaruh signifikansi positif terhadap kinerja. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan variabel self efficacy, motivasi melalui komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja. Hasil uji R square menunjukkan total R2 = 0,7074% artinya variabel kinerja menjelaskan self efficacy, motivasi terhadap kinerja melalui komitmen organisasi sebesar 70,74% sehingga sisanya sebesar 29,26% menjelaskan faktor lain yang berbeda diluar model ini. penelitian.

Pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Komitmen Organisasi Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan ( Studi Pada Karyawan Koperasi Simpan Pinjam (Ksp) ”Utama Karya” Cabang Semarang )

Intisari

Kinerja yang ditunjukkan adalah perilaku aktual setiap karyawan sebagai hasilnya kinerja sesuai dengan perannya dalam perusahaan. Karyawan dapat mencapai pekerjaan terbaik adalah indikator yang baik bahwa kinerja karyawan. Banyak factor dapat mempengaruhi kinerja karyawan seperti kepemimpinan, lingkungan kerja, organisasi komitmen dan kompensasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen organisasi dan kompensasi pada kinerja karyawan. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Utama Karya berjumlah 45 karyawan. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda.

Hasil Penelitian

Analisis menunjukkan bahwa: Kepemimpinan terbukti berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Lingkungan kerja terbukti berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Komitmen organisasi terbukti positif dan signifikan berdampak pada kinerja karyawan. Kompensasi terbukti berdampak positif dan signifikan pada kinerja karyawan

Optimalisasi Kinerja Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kota Semarang

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai badan kepegawaian kota semarang dan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin terhadap kinerja karyawan Badan Kepegawaian Daerah Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam sampel populasi adalah metode sensus terhadap 65 responden yang berasal dari staf Badan Kepegawaian Daerah Kota Semarang secara keseluruhan, untuk dijadikan sampel tetapi hanya 64 kuesioner yang kembali dan dianalisis. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner yang didukung oleh observasi, wawancara informal dan dokumentasi.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan motivasi berpengaruh secara positif dan signifikan mempengaruhi kinerja PNS. Disiplin variabel menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PNS. Motivasi memiliki daya ungkit dominan kita terhadap kinerja karyawan dibandingkan dengan disiplin. Variabel motivasi dan disiplin dapat menjelaskan variabel variasi kinerja karyawan 56,6%, sebesar 43,4% dijelaskan oleh variabel lain di luar dimodelkan pada kepercayaan standar 95% (sig. 5%).

Peran Pembiayaan Mudharabah Dalam Pengembangan Kinerja Usaha Mikro (Studi Kasus Pada Bmt Sumber Mulia, Bmt Assaadah Dan Bmt Hubbul Wathon Di Kabupaten Semarang)

Intisari

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pembiayaan mudharabah untuk kinerja usaha mikro. Sampel dalam penelitian ini berjumlah untuk 52 anggota BMT Sumber Mulia, BMT Assaadah dan BMT Hubbul Wathon mudharabah penerima pembiayaan dan 10 karyawan BMT. Penelitian ini adalah penelitian penjelasan. Ini Penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda.

Hasil Penelitian

Hasil analisis menyimpulkan bahwa pembiayaan mudharabah dilakukan oleh BMT Sumber Mulia, BMT Assaadah dan BMT Hubbul Wathon telah memperluas bisnisnya berdasarkan prinsip syariah, pembiayaan mudharabah yang disediakan untuk anggota BMT memiliki dampak yang baik untuk bisnisnya, pembiayaan mudharabah memiliki efek yang signifikan pada kinerja usaha mikro, pengalaman bisnis berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha mikro, usia pengusaha mikro tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan mikro, pembinaan tidak memperkuat efek mudharabah pembiayaan pada kinerja usaha mikro, dan pendidikan pengusaha mikro tidak tidak memperkuat pengaruh pengalaman bisnis pada kinerja usaha mikro.

Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja, Kepuasan Gaji, Komitmen Organisasi Terhadap Niat Pindah (Studi Kasus Pada 4 Perguruan Tinggi Swasta : Unissula, Untag, Usm, Udinus) (Analysis Influence Of Job Satisfaction, Pay Satisfaction, Organizational Commitment To Turnover Intentions)

Intisari

Kepuasan kerja (job satisfaction), kepuasan gaji (pay satisfaction) dan komitmen organisasi (organizational commitment) tenaga pengajar (dosen) PTS merupakan hal yang sangat penting dan perlu mendapatkan perhatian yang serius karena merupakan salah satu kunci kesuksesan pengembangan perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh langsung Job Satisfaction, Pay Satisfaction, Organizational Commitment terhadap Turnover Intentions. Metode sampling yang dipergunakan adalah purposive sampling, data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 100 responden tenaga pengajar (dosen tetap yayasan) dart 4 (empat) perguruan tinggi swasta di semarang yaitu : Univesitas Islam Sultan Agung, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Universitas Semarang dan Universitas Dian Nuswantoro. Dan jumlah kuesioner tersebut kembali sebanyak 86 kuesioner, yang layak untuk dianalisa hanya 82 kuesioner (82%). Mat analisis yang dipergunakan adalah Analisis Regresi Berganda (multiple regression analysis), uji parameter secara parsial pengaruh setiap variabel independen terhadap variabel dependen menggunakan t-test sedangkan untuk mengetahui pengarub variabel-variabel independen secara bersama (simultan) terhadap variabel independen menggunakan F-test.

Hasil Penelitian

Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa dart 3 variabel independen yang dipergunakan dalam model, bahwa job satisfaction dan organization commitment menunjukkan pengaruh yang signifikan, bahwa semakin tinggi tingkat kepuasan kerja dan komitmen organisasi dosen PTS akan semakin menttrunkan niat untuk pindah Penelitian ini konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Pasewark & Strasser (1996), Shore & Martin (1989). Sedangkan untuk kepuasan gaji dapat diambil kesimpulan bahwa penelitian ini tidak berhasil menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap niat untuk pindah, hal ini disebabkan karena tempat perguruan tinggi swasta yang diamati sating menutupi terutama yang berkaitan dengan finansiil yang mereka dapatkan ditempat masing-masing, Penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Locke (1976), Porter & Steer (1973).

Pengaruh Kepemimpinan, Kompensasi Dan Promosi Jabatan Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Pada Pt. Bank Jatim, Tbk Cabang Pamekasan

Intisari

Perusahaan untuk menggapai tujuannya maka aspek sumber daya manusianya haruslah yang kompetitif. Kinerja SDM merupakan ujung tombak pencapaian tersebut. Oleh karenanya, perusahaan harus memberikan kepuasan kerja kepada karyawannya agar kinerjanya optimal dan maksimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis mengambil tema penelitian yaitu tentang “Pengaruh Kepemimpinan, Kompensasi dan Promosi Jabatan Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Pada PT. Bank Jatim, Tbk Cabang Pamekasan”. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, kompensasi dan promosi jabatan terhadap kepuasan kerja, serta menganalisis pengaruh kepemimpinan, kompensasi dan promosi jabatan terhadap kinerja karyawan secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening.

Pendekatan Penelitian

Populasi serta sampel dalam penelitian ini merupakan karyawan secara keseluruhan berjumlah 88 responden. Metode analisa data menggunakan Partial Least Square (PLS).

Hasil Penelitian

Hasil penelitiannya adalah kepemimpinan dan kompensasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan sedangkan promosi jabatan tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Kepemimpinan dan promosi jabatan berpengaruh terhadap kinerja karyawan sedangkan kompensasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kepuasan kerja merupakan variabel intervening diantara pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja dan diantara pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan sedangkan kepuasan kerja bukan merupakan variabel intervening diantara pengaruh promosi jabatan terhadap kinerja karyawan. Variabel promosi jabatan merupakan variabel dominan yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

Pendekatan Engagement Dalam Membangun Kinerja Pegawai

Penelitian ini dilakukan pada Kesbangpol dan Linmas Kota Salatiga dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja dan Keterlibatan Karyawan terhadap Kinerja Karyawan. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner kepada 63 responden yang merupakan karyawan Kesbangpol dan Linmas Kota Salatiga menggunakan sensus. Hasil data yang diperoleh diolah menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan Program Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kehidupan kerja berkontribusi positif dan signifikan terhadap Keterlibatan Karyawan dan Kinerja Karyawan, serta Keterlibatan Karyawan memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan.

Model Peningkatan Kinerja Karyawan Melalui Peran Komunikasi Dan Motivasi Serta Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Kerja

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menerima bukti emperis pengaruh komunikasi dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja dan prestasi karyawan Perusahaan Alam Baru Furniture. Masalah yang dipromosikan dalam penelitian ini adalah 1) Apakah memiliki pengaruh komunikasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Perusahaan Mebel Alam Baru? 2) Apakah memiliki pengaruh motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Perusahaan Mebel Alam Baru? 3) Apakah memiliki pengaruh komunikasi terhadap prestasi kerja karyawan pada Perusahaan Mebel Alam Baru? 4) Apakah memiliki pengaruh motivasi terhadap prestasi kerja karyawan pada Perusahaan Mebel Alam Baru? 5) Apakah memiliki pengaruh kepuasan kerja terhadap prestasi kerja karyawan pada Perusahaan Mebel Alam Baru? Penelitian ini dilakukan terhadap karyawan di perusahaan Nature Baru Furniture Jepara. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan studi buku dengan jumlah sampel sebanyak 175 responden yang 112 responden perempuan dan 63 responden laki-laki. Secara teknis analisis data yang digunakan adalah dengan Structural Equation Model (SEM) dengan menggunakan Program AMOS 16,0 karena memungkinkan kombinasi antara analisis faktor dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komunikasi dan motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, komunikasi dan motivasi berpengaruh terhadap pencapaian karyawan di New Furniture Jepara. Perusahaan alam, ini dapat dibuktikan dengan melihat probabilitas nilai signifikansi lebih kecil dari standar 0,05.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by