HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Komunikasi: Tugas Script Writer dlm Penulisan Naskah Feature

Judul Tesis : Tugas Script Writer dalam Penulisan Naskah Feature di Ph Media Visitama Communication (Mevicomm Production)

 

A. Latar Belakang

Maraknya pertumbuhan stasiun televisi swasta dan menjamurnya Production House serta kembali merebaknya dunia perfilman nasional, jelas semakin banyak memerlukan program cerita tontonan yang bermutu. Dengan demikian, peran seorang penulis naskah yang dalam istilah asingnya disebut Script Writer menjadi begitu penting dan terjadi peningkatan kebutuhan Script Writer yang berkualitas pada sebuah Production House dan Stasiun Televisi.

Script Writer adalah seorang pekerja kreatif yang menulis dan skenario / script, atau skenario saja, untuk sebuah tayangan audio visual. Salah satunya adalah tayangan Feature. Seperti tayangan audio visual lainnya, Feature tak pernah lepas dari peranan seorang script writer. Feature adalah suatu program yang bersifat menghibur, mendidik, memberi informasi, mengenai aspek kehidupan dengan gaya yang bervariasi. Dalam tayangan feature, skenario lebih dikenal dengan sebutan naskah / script.

 

B. Rumusan Masalah Tesis

  1. Apa sajakah tugas – tugas yang harus dikerjakan oleh seorang Script Writer dalam penulisan naskah feature ?

 

C. Landasan Teori

Penulis Naskah / Script Writer

Naskah film / skenario yang disebut juga script diibaratkan sebagai kerangka manusia. Dimana Script Writer adalah orang yang mempunyai keahlian dalam membuat film dalam bentuk tertulis atau pekerja kreatif yang mampu mengembangkan sebuah ide menjadi cerita tertulis yang selanjutnya divisualisasikan (Lutters, 2004).

NASKAH

Rundown script adalah naskah yang berisi hanya garis besar (outline) dari informasi yang akan disampaikan kepada pemirsa. Sebuah rundown script pada umumnya memerlukan improvisasi dari presenter atau ahli (expert) yang akan muncul didalam program. Semi script adalah naskah yang sudah lebih rinci dari pada rundown script. Sedangkan full script adalah naskah yang berisi informasi lengkap dan rinci tentang program yamg akan diproduksi. Dalam sebuah full script terdapat informasi yang rinci tentang pelaku, adegan. setting dan property.(Swain, 1988)

 

Format Proses Feature

Format ini hanya membahas suatu topik / pokok bahasan sebagai program tayangan khas. Biasanya dimulai dengan hal yang sepele yan makin lama makin mendalam dan mendasar. Akibatnya, bila penonton menyaksikan suatu program feature akan memperoleh gambaran utuh / lengkap megenai suatu hal yang menjaid topik / pokok bahasan program. Format program ini menggunakan kombinasi berbagi format program lainnya. Sebuah program feature bisa menggunakan format straight talk, seperti uraian dari seorang pakar nuklir, dilanjutkan wawancara dengan karyawan proyek reactor nuklir. Akhirnya ditutup dengan demonstrasi film dokumenter tentang daya guna reactor nuklir. Rangkaian bahasan seperti ini semakin mendalam.

 

D. Kesimpulan

  1. Penulis dapat menerapkan ilmu yang telah penulis peroleh selama kuliah program studi Penyiaran Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Karena selama melaksanakan KKM penulis mendapat tugas untuk membuat naskah feature. Penulis juga terlibat dalam proses produksi beberapa program feature yang lainnya.
  2. Dari hasil pengamatan selama penulis terlibat dalam pembuatan beberapa program feature, penulis menjadi tahu bahwa:
    1. Pada dasarnya produksi semua jenis tayangan audio visual harus mengacu pada sebuah naskah / script.
    2. Script Writer harus kaya akan kreativitas untuk meghasilkan karya yang sempurna.

 

E. Saran

  1. PH Media Visitama Communication ( Mevicomm Production ) Diharapkan agar PH Media Visitama Communication selalu meningkatkan kreatifitas dan produktifitas kerja agar tercipta karya – karya yang berkualitas.
  2. FISIP

Pada dasarnya alat – alat yang disediakan untuk menunjang kegiatan perkuliahan di kampus sudah memadai, tetapi akan lebih optimal jika pihak kampus menambah peralatan yang lebih lengkap dan mencukupi secara kuantitas bagi mahasiswa untuk kegiatan mata kuliah praktek.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Mekanisme Kerja Divisi Kreatif Dalam Memproduksi Iklan Cetak di PT. Octa Mitra Media Advertising
  2. Proses Kerja Divisi Kreatif dalam Suatu Promo Launching Honda Revo di Cv. Frontline Indonesia
  3. Tugas Script Writer dalam Penulisan Naskah Feature di Ph Media Visitama Communication
  4. Aktivitas Marketing Public Relation Pada Harian Pagi Lombok Post
  5. Proses Produksi dalam Program Acara Tukar Nasib di Dreamlight World Media

 

 

Leave a Reply

×
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?