HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Inovasi Produk: Faktor-Faktor yg Mempengaruhi Inovasi Produk Perbankan Syariah

Judul Tesis : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Inovasi Produk Perbankan Syariah di Indonesia

 

A. Latar Belakang

Pasar keuangan syariah merupakan elemen baru di Indonesia, namun dalam 10 tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Hal itu dapat dilihat dari tumbuhnya perbankan syariah, asuransi syariah, dan reksadana syariah. Bank umum pertama yang menggunakan sistem syariah di Indonesia yaitu PT. Bank Muamalat Indonesia (BMI) yang mulai beroperasi pada 1992. Perkembangan bisnis bank syariah berlangsung lambat, sampai dengan lima tahun kedepan setelah itu belum ada pertambahan bank baru. BMI masih menjadi satusatunya bank syariah. Baru pada 1998 pasar bank syariah mulai diramaikan dengan hadirnya PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) yang merupakan anak perusahaan dari Bank Mandiri, Selanjutnya menyusul kemunculan PT. Bank Mega Syariah pada 2001. Memasuki tahun 2009, ada dua bank baru memasuki pasar perbankan syariah yaitu PT. Bank Bukopin Syariah dan PT. BRI Syariah.

Tahun 2011 ini jumlah Bank Umum Syariah (BUS) yang beroperasi menjadi 11 bank, antara lain Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah Indonesia, Bank Bukopin Syariah, Bank BRI Syariah, Bank BCA Syariah dan Bank Panin Syariah.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana pengaruh sumber daya manusia terhadap inovasi produk perbankan syariah di Indonesia?
  2. Bagaimana pengaruh budaya perusahaan terhadap inovasi produk perbankan syariah di Indonesia?
  3. Bagaimanakah pengaruh strategi perusahaan terhadap inovasi produk perbankan syariah di Indonesia?

 

C. Tinjauan Pustaka

Inovasi

Schumpeter (1934) sebagaimana dikutip Siswono (2010, hal.143) mendefinisikan inovasi (innovation) sebagai proses pembuatan produk komersial dari suatu hasil ciptaan (invention). Pengertian produk dalam tulisan ini mencakup barang dan jasa, sedangkan invention sendiri didefinisikan sebagai proses penciptaan atau pengembangan produk atau proses baru. Jadi inovasi dapat melibatkan penciptaan teknologi baru maupun pengaplikasian teknologi yang sudah ada.

Daur Hidup Produk

Setiap produk bergerak di pasar melalui suatu daur kehidupan (Product Life Cycle). Tahapan-tahapan dalam daur kehidupan produk itu mempunyai implikasi bagi pembuatan keputusan marketing. Teori Betts mengemukakan, bahwa di banyak pasar, produk itu lahir, tumbuh, mencapai kematangan dan akhirnya mati sesuai dengan daur kehidupan yang dapat diramalkan. (Sastradipoera, 2003).

 

Sumber Daya Manusia dan Inovasi

Sebagaimana diungkapkan sebelumnya, sumber daya manusia memegang peranan yang sangat penting dalam proses inovasi, karena merekalah faktor penggerak dan pelaksana inovasi. (Anatan, 2007. Chaudury, 2010). Bank Indonesia sendiri juga menyebutkan bahwa faktor sumber daya manusia sebagai faktor yang mempengaruhi inovasi produk di perbankan syariah. Ketidakmampuan dan kualitas sumber daya manusia pada perbankan syariah dianggap sebagai faktor yang menyebabkan terhambatnya dan lambannya inovasi produk pada perbankan syariah. (Infobank, Desember 2010, Agustianto. 2009).

 

D. Metode Penelitian

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder.

Penelitian ini dilakukan di kantor pusat semua bank syariah di seluruh Indonesia karena ruang lingkup penelitian ini adalah industri perbankan syariah di Indonesia.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) yang ada di Indonesia yang jumlahnya sebanyak 34 Bank (berdasarkan data Bank Indonesia tahun 2010), namun hanya 31 bank yang ikut serta sebagai responden dalam penelitian ini.

Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui metoda survei dengan menggunakan kuesioner dan metode wawancara.

 

E. Kesimpulan Tesis

  1. Sumber daya manusia secara signifikan terbukti berpengaruh terhadap inovasi produk di perbankan syariah secara langsung sebesar 0.349. Semakin tinggi pengetahuan/keahlian, pengalaman, inisiatif/cara kerja, dan kreatifitas serta semakin sering pelatihan yang diperoleh oleh SDM bank syariah, akan menyebabkan semakin tingginya inovasi produk pada bank syariah tersebut.
  2. Budaya Perusahaan tidak berpengaruh secara langsung terhadap inovasi produk di bank syariah. Namun budaya perusahaan dapat mempengaruhi inovasi produk di bank syariah secara tidak langsung, antara lain melalui sumber daya manusianya, dimana sumber daya manusia selanjutnya akan mempengaruhi inovasi produk di bank syariah. Besar pengaruh budaya perusahaan secara tidak langsung terhadap inovasi produk perbankan syariah di Indonesia hasil penelitian ini adalah sebesar 0,283.
  3. Strategi perusahaan juga tidak mempunyai pengaruh langsung yang signifikan terhadap inovasi produk di bank syariah. Namun strategi perusahaan berpengaruh secara tidak langsung terhadap inovasi produk, antara lain melalui struktur perusahaan. Besar pengaruh strategi perusahaan secara tidak langsung terhadap inovasi produk perbankan syariah di Indonesia hasil penelitian ini adalah sebesar 0,204.

 

Contoh Tesis Inovasi Produk

  1. Analisis Kompetensi Divisi R & D PT X dalam Melakukan Inovasi Produk
  2. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Inovasi Produk Perbankan Syariah di Indonesia
Incoming search terms:

Leave a Reply