HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Ekonomi: Analisa Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia

Judul Skripsi : Analisa Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia (Metode Stochastic Frontier Approach / SFA)

 

A. Latar Belakang

Efisiensi dalam dunia perbankan adalah salah satu parameter kinerja yang cukup populer, banyak digunakan karena merupakan jawaban atas kesulitan-kesulitan dalam menghitung ukuran-ukuran kinerja perbankan. Sering kali, perhitungan tingkat keuntungan menunjukkan kinerja yang baik, tidak masuk dalam kriteria “sehat” atau berprestasi dari sisi peraturan. Sebagaimana diketahui, industri perbankan adalah industri yang paling banyak diatur oleh peraturan-peraturan yang sekaligus menjadi ukuran kinerja dunia perbankan. Capital Adequacy Ratio (CAR), Reserve Requirement, Legal Lending Limit dan kredibilitas para pengelola bank adalah contoh peraturan-peraturan yang sekaligus menjadi kriteria kinerja di dunia perbankan. Selain itu pengukuran efisiensi perbankan dapat dilakukan dengan 3 pendekatan lainnya yaitu ; Data Envelopment Analysis (DEA), Stochastic Frontier Approach (SFA), dan Distribution Free Approach (DFA).

Berdasarkan prinsip kehati-hatian dalam operasional perbankan syariah diatas peneliti tertarik mengambil judul “ Analisa Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia (Metode Pendekatan Stochastic Frontier Approach / SFA) “.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah Dana Pihak Ketiga, Modal disetor, Penempatan pada Bank Indonesia, Penempatan pada bank lain, dan pembiayaan yang diberikan berpengaruh terhadap efisiensi perbankan syariah di Indonesia selama ini ?
  2. Faktor apa yang paling berpengaruh terhadap efisiensi tersebut ?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Bank

Dalam Booklet Perbankan Indonesia edisi Maret 2006 dijelaskan pengertian tentang perbankan adalah sebagai berikut : Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan/atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Pengertian Efisiensi

Efisiensi didefinisikan sebagai perbandingan antara keluaran (output) dengan masukan (input), atau jumlah yang dihasilkan dari satu input yang dipergunakan. Suatu perusahaan dapat dikatakan efisiensi apabila mempergunakan jumlah unit yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan jumlah unit input yang dipergunakan perusahaan lain untuk menghasilkan output yang sama, atau menggunakan unit input yang sama, dapat menghasilkan jumlah output yang lebih besar. (Permono dan Darmawan, 2000; 2)

 

Pengukuran

Standard Profit Efficiency pada dasarnya mengukur tingkat efisiensi suatu bank didasarkan pada kemampuan bank untuk menghasilkan profit maksimal pada tingkat harga output tertentu dibandingkan dengan tingkat keuntungan bank yang beroperasi terbaik (best practice bank) dalam sampel. Model ini seringkali dikaitkan dengan suatu kondisi pasar persaingan sempurna dimana harga input dan output ditentukan oleh pasar. Dengan kata lain tidak satupun bank yang dapat menentukan harga input maupun harga output sehingga bank bertindak sebagai price-taking agent.

 

D. Metode Penelitian Skripsi

Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Stochastic Frontier Approach (SFA). Dalam metode ini, profit dimodelkan untuk terdeviasi dari profit efficient frontier-nya akibat adanya random noise dan inefisiensi. Profit dalam metode ini dipengaruhi oleh fungsi input dan output, sedangkan input dan output yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dana Pihak Ketiga, Modal disetor, penempatan pada BI, penempatan pada bank lain, dan pembiayaan yang diberikan.

 

E. Kesimpulan

  1. Hipotesis yang menyatakan bahwa variabel input dan output berpengaruh terhadap laba perbankan syariah dapat diterima. Hal ini berarti variabel yang digunakan pada penelitian ini berpengaruh terhadap laba perbankan syariah di Indonesia. Besarnya pengaruh variabel yang digunakan terhadap laba perbankan syariah adalah sebesar 53,79 %.
  2. Selama periode Januari 2003 sampai dengan Desember 2006 perbankan syariah di Indonesia telah mengalami efisiensi total rata-rata sebesar 94,37 % tiap tahunnya. Dengan efisiensi rata-rata paling tinggi terjadi pada tahun 2006 yaitu sebesar 98,29 % dan terendah terjadi pada tahun 2003 yaitu sebesar 90,12 %.
  3. Berdasarkan hasil uji parsial dapat diketahui bahwa dalam penelitian ini, variabel-variabel yang digunakan ada yang tidak berpengaruh terhadap laba perbankan syariah. Variabel tersebut adalah Dana Pihak Ketiga dan Penempatan pada bank lain. Sedangkan variabel yang mempengaruhi laba pada perbankan syariah adalah Modal disetor, Penempatan pada Bank Indonesia, dan Pembiayaan yang diberikan.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisa Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia (Metode Stochastic Frontier Approach Sfa)
  2. Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia Tahun 1990.1 – 2005
  3. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Perbankan Pada Bank
  4. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alokasi Kuk pada Bank-Bank Umum di Indonesia
  5. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi Masyarakat di Indonesia (Tahun 1988-2005)
Incoming search terms:

Leave a Reply