HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Ekonomi: Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dgn Konvensional

Skripsi Ekonomi: Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dengan Perbankan Konvensional

 

A. Latar Belakang

Bank konvensional dan bank syariah dalam beberapa hal memiliki persamaan, terutama dalam sisi teknis penerimaan uang, mekanisme transfer, teknologi komputer yang digunakan, syarat-syarat umum memperoleh pembiayaan seperti KTP, NPWP, proposal, laporan keuangan, dan sebagainya. Perbedaan mendasar diantara keduanya yaitu menyangkut aspek legal, stuktur organisasi, usaha yang dibiayai dan lingkungan kerja (Syafi’I Antonio, 2001).

Perkembangan industri keuangan syariah secara informal telah dimulai sebelum dikeluarkannya kerangka hukum formal sebagai landasan operasional perbankan di Indonesia. Beberapa badan usaha pembiayaan non-bank telah didirikan sebelum tahun 1992 yang telah menerapkan konsep bagi hasil dalam kegiatan operasionalnya. Hal tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat akan hadirnya institusi-institusi keuangan yang dapat memberikan jasa keuangan yang sesuai dengan syariah.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana kinerja keuangan perbankan syariah jika dibandingkan dengan perbankan konvensional untuk masing-masing rasio keuangan?
  2. Adakah perbedaan yang signifikan atas kinerja keuangan perbankan syariah jika dibandingkan dengan perbankan konvensional secara keseluruhan?

 

C. Tinjauan Pustaka

Pengertian Bank Konvensional

Bank konvensional dapat didefinisikan seperti pada pengertian bank umum pada pasal 1 ayat 3 Undang-Undang No. 10 tahun 1998 dengan menghilangkan kalimat “dan atau berdasarkan prinsip syariah”, yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Pengertian Bank Syariah

Bank Islam atau selanjutnya disebut dengan Bank Syariah, adalah bank yang beroperasi dengan tidak mengandalkan pada bunga. Bank syariah juga dapat diartikan sebagai lembaga keuangan/perbankan yang operasional dan produknya dikembangkan berlandaskan Al-Qur’an dan Hadits Nabi SAW. Antonio dan Perwataatmadja membedakan menjadi dua pengertian, yaitu Bank Islam dan Bank yang beroperasi dengan prinsip syariah Islam.

Sistem Operasional Bank Syariah

Pada sistem operasi bank syariah, pemilik dana menanamkan uangnya di bank tidak dengan motif mendapatkan bunga, tapi dalam rangka mendapatkan keuntungan bagi hasil. Dana nasabah tersebut kemudian disalurkan kepada mereka yang membutuhkan (misalnya modal usaha), dengan perjanjian pembagian keuntungan sesuai kesepakatan.

D. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, majalah, jurnal, koran, internet dan lain-lain yang berhubungan dengan aspek penelitian.

Tahap ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data sekunder berupa Laporan Keuangan Triwulanan Publikasi Bank selama periode Juni 2001-Maret 2007.

Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik statistik yang berupa uji beda dua rata-rata (independent sample t-test).

 

E. Kesimpulan Skripsi 

  1. Hasil uji statistic independent sample t-test menunjukkan rasio CAR perbankan syariah tidak berbeda secara signifikan dengan perbankan konvensional. Perbankan syariah memiliki kualitas CAR dibawah perbankan konvensional.
  2. Rasio NPL perbankan syariah berbeda signifikan dengan perbankan konvensional. Rasio NPL perbankan syariah lebih rendah dibandingkan perbankan konvensional. Hal ini berarti kualitas NPL perbankan syariah lebih baik dari perbankan konvensional.
  3. Rasio rentabilitas yang diwakili oleh variabel rasio ROA (Return on Asset) dan ROE (Return On Equity) antara perbankan syariah dengan perbankan konvensional terdapat perbedaan yang signifikan. Kualitas ROA dan ROE perbankan syariah lebih rendah dibandingkan perbankan konvensional, yang artinya kemampuan perbankan syariah dalam memperoleh laba berdasarkan asset dan modal yang dimiliki masih dibawah perbankan konvensional.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Analisis Pendapatan Pengusaha Ayam Potong (Studi Kasus Kota Jakarta Selatan)
  2. Analisis Pengaruh DAU dan PAD terhadap Belanja Pemerintah Daerah pada Kabupatenkota
  3. Analisis Penyaluran Kredit Perum Pegadaian di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
  4. Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dengan Perbankan Konvensional
  5. Analisis Perdagangan Bilateral Antara Indonesia dengan Singapura Periode Tahun 1980-2003

 

 

Incoming search terms:

Leave a Reply