HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Analisis Faktor:Risiko trhdp Kejadian Penyakit Jantung Koroner pd Wanita Lanjut Usia

Judul Tesis : Analisis Faktor – Faktor Risiko terhadap Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Wanita Lanjut Usia di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta

 

A. Latar Belakang

Pembangunan di negara-negara sedang berkembang sebagaimana di Indonesia menyebabkan perbaikan tingkat hidup dimasyarakat. Hal ini menjadikan kesehatan masyarakat meningkat, disamping itu terjadi pula perubahan pola hidup. Perubahan pola hidup ini menyebabkan pola penyakit berubah dari penyakit rawan gizi dan infeksi ke penyakit-penyakit degeneratif diantaranya penyakit jantung dan pembuluh darah. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 menyebutkan bahwa pola penyebab kematian di Indonesia beralih dari penyakit infeksi ke penyakit tidak infeksi dan penyakit jantung iskemik menempati urutan ke-9 dari 22 jenis penyakit tersebut (Depkes, 2008).

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah kondisi patologis arteri koroner (aterosklerosis koroner) yang mengakibatkan perubahan struktur dan fungsi arteri serta penurunan aliran darah ke jantung (Smeltzer & Bare, 2002). Kematian karena penyakit kardiovaskular pada tahun 2002 sekitar 16,7 juta orang, dan sebanyak 2.265.824 orang disebabkan karena penyakit jantung koroner WHO memperkirakan 17,3 juta orang meninggal dunia karena penyakit kardiovaskular pada tahun 2008, dan itu mewakili 30 % dari penyebab kematian secara umum, dari kematian ini diperkirakan 7,3 juta disebabkan oleh penyakit jantung koroner dan 6,2 juta disebabkan oleh stroke. Di negara yang berpendapatan rendah dan menengah angka kematian karena penyakit kardiovakular mencapai lebih dari 80% dan terjadi hampir sama pada pria dan wanita. Pada tahun 2030, diprediksi hampir 23,6 juta orang akan meninggal akibat penyakit cardiovaskular, terutama dari penyakit jantung dan stroke, dan Ini diproyeksikan untuk tetap menjadi penyebab utama kematian tunggal (WHO, 2007).

 

B. Rumusan Masalah Tesis

“Apa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian PJK pada wanita lansia di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta?”

 

C. Tinjauan Pustaka

Definisi Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah kondisi patologis arteri koroner (aterosklerosis koroner) yang mengakibatkan perubahan struktur dan fungsi arteri serta penurunan aliran darah ke jantung (Smeltzer & Bare, 2002). Penyakit jantung koroner dapat terjadi karena terdapat halangan atau kelainan di arteri koroner sehingga tidak cukup suplai darah yang membawa oksigen dan nutrisi untuk menggerakkan jantung secara normal. PJK adalah suatu penyempitan arteri koroner internal yang disebabkan oleh adanya lesi dan arterosklerosis serta mengakibatkan kerusakan dinding pembuluh darah (Theroux, 2003).

Penyakit kardiovaskular dengan lansia

Penyakit kardiovaskuler merupakan masalah penting pada usia lanjut, dimana dengan adanya peningkatan populasi dari golongan ini, maka akan terjadi pula peningkatan angka prevalensi penyakit kardiovaskuler. Dari beberapa kasus kardiovaskuler, yang terbanyak diderita oleh para lanjut usia adalah penyakit jantung koroner. Kejadian penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian dan disabilitas pada usia lanjut (Kannel, 2006).

Proses menua

Proses menua ini merupakan suatu misteri kehidupan yang masih belum dapat diungkap, mungkin merupakan suatu masalah yang paling sulit untuk dipecahkan. Menua adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan dalam memperbaiki dan mempertahankan struktur serta fungsi normalnya, sehingga tidak dapat bertahan terhadap berbagai infeksi yang disebabkan oleh radikal bebas yang berdampak pada kondisi patologis (Constantinides, 2005).

 

D. Metode Penelitian

Penelitian merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian analitik dengan studi cross sectional.

Populasi penelitian dapat dibagi menjadi dua, yakni (1) populasi target (target population) dan (2) populasi terjangkau (accessible population) atau populasi sumber (source population).

Sampel yang dipilih dari populasi terjangkau ini harus representatif atau dianggap representatif (mewakili) populasi, agar dapat dilakukan generalisasi atau inferensi dengan tingkat kesalahan yang ditetapkan (Sastroasmoro, 2010).

Alat pengumpul data berupa format isian. Format isian ini sebagai alat bantu pengumpulan data dari catatan medis pasien.

 

E. Kesimpulan

  1. Proporsi pasien wanita usia lansia di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta yang mengalami PJK lebih besar pada responden yang berusia ? 60 tahun.
  2. Tidak ada hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan terjadinya PJK pada wanita lansia.
  3. Tidak ada hubungan yang signifikan antara merokok dengan terjadinya PJK pada wanita lansia.

 

Contoh Tesis Analisis Faktor

  1. Analisis Faktor-Faktor yang Mendorong Pemberian Insentif Perpajakan Berupa Pembebasan PPN Atas Penyerahan dan Impor Barang Hasil Pertanian yang Bersifat Strategis Dan Dampaknya
  2. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Profitabilitas Pre-Merger Bank Take Over di Indonesia
  3. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepercayaan Pengguna Jasa Riset Pasar terhadap Peneliti
  4. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Investasi Dana Masyarakat Pada Bank Syariah ? Studi Kasus pada Bank Syariah Mandiri
  5. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Waktu Menunggu Hasil Proses Pemeriksaan Rontgen di Unit Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah’45 Kabupaten Kuningan, 2000
  6. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Remaja Mahasiswa Tingkat III Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Palembang Tahun 2004
  7. Analisis Faktor Penyebab Pelanggan Loyal RS OMC Memberikan Respon Negatif terhadap Program Member Club RS OMC, 2002

 

 

Leave a Reply