HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Analisis Faktor: Mempengaruhi Attitude Toward The Promoted Tweets di Media Twitter

Judul Tesis : Analisis Faktor yang Mempengaruhi Attitude Toward The Promoted Tweets di Media Twitter, Serta Pengaruhnya terhadap Purchase Intention

 

A. Latar Belakang

Dalam pelaksanaannya, pemasaran memiliki konsep untuk menciptakan dan menjaga hubungan baik dengan customer. Salah satunya adalah melalui pertukaran value yang terjadi antara customer dan perusahaan. Periklanan dan promosi memiliki peranan yang penting dalam proses tersebut, yaitu dengan memberikan informasi kepada customer mengenai produk atau jasa, serta meyakinkan mereka akan kemampuannya dalam memenuhi keinginan dan kebutuhan customer (Belch, 2011). Selain itu, periklanan juga memegang peranan yang penting dalam menciptakan image yang kuat dari sebuah produk atau perusahaan (Eze, 2012). Dalam jurnalnya, Eze mengutip definisi dari periklanan yaitu komunikasi non personal dengan struktur informasi, yang biasanya dibayar untuk menjadi persuasif mengenai produk, jasa atau ide melalui penggunaan suatu media. Pada umumnya, periklanan digunakan untuk memberikan informasi, membujuk dan kembali mengingatkan consumer. Periklanan juga dipercaya untuk meningkatkan respon dari pembeli akan suatu produk atau jasa, sehingga meningkatkan kemungkinan untuk mendapat profit.

Perkembangan dari teknologi dan komputer telah mengubah cara-cara tradisional yang biasa digunakan dalam periklanan. Marketer dan pelaku periklanan mendapat kemudahan dalam beriklan, salah satunya dari segi aksesibilitas dan jumlah media yang bisa digunakan. Seiring dengan perkembangan di industri komputer, banyak perusahaan yang memanfaatkan internet sebagai salah satu media periklanan mereka, dan turut menikmati berbagai keuntungan dari teknologi online tersebut (Lim,Seng Yap,Chai Lau, 2010). Lim (2010) mengemukakan bahwa internet telah menjadi platform populer dalam dunia periklanan karena fleksibilitas dari segi konten, dan kemudahan dalam mengontrol materi dari iklan tersebut.

 

B. Perumusan Masalah

Fenomena mengenai internet advertising dan social media banyak diteliti dalam jurnal penelitian akademik. Akan tetapi, penelitian-penelitian tersebut hanya fokus kepada bentuk iklan dalam internet advertising seperti push dan pull advertising (Taylor,Lewin dan Strutton, 2010). Sedangkan untuk display advertising sendiri telah dipelajari di beberapa jurnal akademik dalam berbagai perspektif, seperti bagaimana efektivitasnya terhadap respon dari customer (Ghajarzadeh, 2010) dan bagaimana sikap customer terhadap display advertising tersebut (Roberts, 2010; Winters,2012). Kedua penelitian tersebut disusun berdasarkan display advertising di tradisional website dan social networks Facebook.

 

C. Landasan Teori

Internet Advertising

Dinamika dari perkembangan teknologi beberapa dekade terakhir merubah sejarah praktek pemasaran, termasuk dalam hal periklanan dan promosi. Dinamika tersebut juga merubah cara berkomunikasi melalui media interaktif, terutama internet. Media interaktif memungkinkan flow informasi dapat diubah dan diterima dalam satu waktu yang sama (Belch & Belch, 2011). Banyak istilah yang digunakan untuk menggambarkan penggunaan internet dalam aktivitas periklanan. Beberapa diantaranya umum digunakan oleh literatur akademik, seperti interactive advertising, internet advertising, online advertising dan web advertising. Keragaman tersebut merefleksikan dinamika dari internet, dalam hal ini khususnya sebagai media komunikasi.

Periklanan di Social Networks

Masing-masing dari tipe social networks yang sudah dijelaskan sebelumnya memiliki konteks karakter dan fungsinya masing-masing. Untuk itu, format dan konten dari iklan yang akan dicantumkan juga seharusnya merefleksikan tujuan dari media social network yang digunakan, seperti dari segi demografi dan karakter pengguna yang akan menjadi target penyampaian iklan.

 

Attitudes Towards Advertising

Konsep dan teori mengenai attitude merupakan aspek yang penting dari riset pemasaran. Hampir tidak mungkin apabila membahas mengenai opini dan pandangan akan penggunaan media jejaring sosial dalam beriklan, tanpa memperhatikan aspek sikap dari penggunanya. Salah satu cara penting dalam memahami persepsi pengguna dan penerimaan terhadap pesan iklan tersebut adalah melalui studi terhadap sikap. Attitude di definisikan sebagai kecenderungan proses pembelajaran manusia. Attitude dapat juga diartikan sebagai proses evaluasi yang berlangsung umum terhadap sesuatu yang dapat menimbulkan suatu sikap seperti benda, ide, orang atau isu (Solomon, 2011).

 

D. Metode Penelitian

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.

Metode kualitatif akan menghasilkan insight dan pemahaman mengenai suatu permasalahan tertentu, dimana metode kuantitatif berusaha untuk mengkuantifikasi data dan biasanya menerapkan beberapa bentuk analisis statistik.

Populasi dari penelitian ini adalah semua pengguna sosial media Twitter, baik yang menyadari ataupun tidak menyadari akan adanya aktivitas iklan di timeline Twitter pengguna, karena tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui persepsi dan sikap pengguna terhadap aktivitas komunikasi pemasaran dengan menggunakan sosial media Twitter.

Teknik pengambilan sampling sendiri menggunakan metode Non-Probability Sampling – Convinience Sampling.

 

E. Kesimpulan Tesis

  1. Variabel Perception (PR) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Attitude towards the Ads (ATTA), sehingga hipotesis pertama terbukti bahwa variabel Perception dapat mempengaruhi Attitude towards the Ads. Hal ini berarti persepsi pengguna Twitter terhadap Promoted Tweets dapat mempengaruhi Attitude pengguna terhadap Promoted Tweets , dalam hal ini indikator yang paling mempengaruhi adalah fitur Promoted Tweets yang tidak dapat dinikmati, sehingga attitude keseluruhan terhadap Promoted Tweets adalah negatif.
  2. Variabel Credibility (CR) memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap Attitude towards the Ads (ATTA), sehingga hipotesis kedua tidak terbukti bahwa variabel Credibility dapat mempengaruhi Attitude towards the Ads. Hal ini berarti konsumen tidak memperdulikan apakah brand tersebut mereka kenal atau tidak, karena sekalipun responden percaya bahwa brand tersebut dapat diandalkan, mereka tetap tidak menyukai Promoted Tweets.
  3. Variabel Attitude Towards Advertisers memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap Attitude towards the Ads (ATTA), sehingga hipotesis ketiga tidak terbukti bahwa variabel Attitude Towards Advertisers dapat mempengaruhi Attitude towards the Ads. Hal ini berarti konsumen akan tetap tidak menyukai bahwa ada tweet promosi yang secara otomatis.

 

Contoh Tesis Analisis Faktor

  1. Analisis Faktor-Faktor yang Mendorong Pemberian Insentif Perpajakan Berupa Pembebasan PPN Atas Penyerahan dan Impor Barang Hasil Pertanian yang Bersifat Strategis Dan Dampaknya
  2. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Profitabilitas Pre-Merger Bank Take Over di Indonesia
  3. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepercayaan Pengguna Jasa Riset Pasar terhadap Peneliti
  4. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Investasi Dana Masyarakat Pada Bank Syariah ? Studi Kasus pada Bank Syariah Mandiri
  5. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Waktu Menunggu Hasil Proses Pemeriksaan Rontgen di Unit Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah’45 Kabupaten Kuningan, 2000
  6. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Remaja Mahasiswa Tingkat III Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Palembang Tahun 2004
  7. Analisis Faktor Penyebab Pelanggan Loyal RS OMC Memberikan Respon Negatif terhadap Program Member Club RS OMC, 2002

Leave a Reply