HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Konveksi

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Konveksi  (Studi Kasus di Pasar Godean, Sleman, Yogyakarta)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Tujuan Pembangunan Nasional adalah mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Pembangunan merupakan salah satu cara untuk mencapai keadaan tersebut. Selama ini pembangunan selalu diprioritaskan pada sektor ekonomi, sedang sektor lain hanya bersifat menunjang dan melengkapi sektor ekonomi. Adanya pembangunan selain memberikan dampak positif juga memberi dampak negatif terutama dutunjukkan oleh berbagai masalah tenaga kerja dan kesempatan kerja. Hal ini menjadi masalah yang sangat serius bagi bangsa Indonesia, mengingat jumlah penduduk yang pada gilirannya merupakan penawaran tenaga kerja yang berlebihan, sedangkan permintaan tenaga kerja dipasar tenga kerja sangat terbatas. Hal ini akan menambah angka penggangguran serta akan menimbulkan keresahan sosial.

Lapangan kerja pada sektor formal menjadi prioritas bagai para tenaga kerja. Namun akibat adanya krisis ekonomi yang melanda Indonesia, banyak terjadi PHK pada sektor formal ini. Untuk itu perlu dikembangkan lapangan kerja pada sektor informal . bahwa kelihatannya setor informal tidak mampu menampung tenaga kerja seperti harapan kita, pada kenyataannya sektor informal bisa menjadi penyelamat bagi masalah ketenagakerjaan yang kita hadapi. Banyak bidang informal yang berpotensi untuk diangkat dan digali menjadi salah satu bidang usaha yang menghasilkan keuntungan dan income keluarga sekaligus dapat menyerap tenga kerja. Usaha berdagang merupakan salah satu alternatif lapangan kerja informal, yang ternyata banyak menyerap tenaga kerja, seperti pedagang Konveksi di pasar Godean, Pendapatan pedagang konveksi dapat menjadi tumpuan pendapatan keluarga. Pada umumnya pedagang konveksi di Pasar Godean mendapatkan barang dagangannya dari produsen tetapi ada juga pedagang yang memproduksi sendiri.

Pada umunya para pedagang mempunyai tujuan utama mendapatkan laba tertentu (mungkin maksimal) dan mempertahankan atau semakin berusaha meningkatkannya.
Dengan jumlah penduduk yang relatif tinggi di daerah pedesaan, kehidupan mereka masih miskin dan tertinggal. Ini disebabkan karena pendapatan mereka hanya dari sektor pertanian saja, padahal dengan semakin banyaknya jumlah penduduk, tidak memungkinkan sektor pertanian untuk menampung jumlah tenaga kerja yang semakin berlipat ganda di masa yang akan datang. Sedangkan lahan pertanian semakin berkurang karena telah banyak digunakan untuk pemukiman.

Untuk itu pemerintah menghimbau pada masyarakat agar menciptakan lapangan kerja sendiri seperti berdagang masalnya.Bagi masyarakat godean khususnya aktivitas diluar sektor pertanian bukan merupakan hal yang baru, hal ini dilatar belakangi oleh :
a. Tidak cukupnya pendapatan di sektor pertanian
b. Pekerjaan dan pendapatan di usaha tani bersifat musiman, sehingga diperlukan waktu untuk menunggu.
c. Usaha tani mengandung resiko dan ketidak pastian

Sebagaimana yang telah dihimbau olaeh pemerintah, dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga agar menciptakan usaha diluar sektor pertanian. Masyarakat di Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman melakukan kegiatan berdagang. Barang yang diperdagangkan berbeda-beda seperti sepatu, pakaian, tas, sembako, dan lain-lain. Pasar Godean sebagai pusat jual beli masyarakat Kecamatan Godean pada khususnya karena merupakan pasar terlengkap yang ada di Kecamatan Godean. Disamping letaknya yang strategis yang berada dipusat keramaian atau kota kecamatan. Pasar Godean secara keseluruhan mencakup wilayah seluas 8000 m². Luas ini terdiri dari bangunan permanen (kios), Los pasar, Bango serta fasilitas umum. Kios atau toko dibedakan dalam berapa kelas dari kelas I sampai III tergantung dari strategis tidaknya letak kios tersebut.

Incoming search terms:

Leave a Reply