HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Akutansi: Variabel-Variabel yg Mempengaruhi Luas Pengungkapan dlm Laporan Tahunan

Judul Tesis : Variabel-Variabel yang Mempengaruhi Luas Pengungkapan dalam Laporan Tahunan Perusahaan

 

A. Latar Belakang

Shangvi dan Desai (1971) dalam Subiyantoro (1996) mengutarakan bahwa rentabilitas ekonomi dan profit margin yang tinggi, akan mendorong para manajer untuk memberikan informasi yang lebih terperinci, sebab mereka ingin menyakinkan investor terhadap profitabilitas perusahaan dan mendorong kompensasi terhadap manajemen. Di bagian lain, secara terpisah beberapa peneliti kembali menguji kegunaan dan informasi yang jelas tentang data keuangan, khususnya informasi laba, dalam kurun waktu yang relatif panjang. Dengan menggunakan hubungan statistis antara data akuntansi (laba) dan data pasar modal, peneliti tersebut ingin menguji apakah terdapat perubahan kegunaan informasi keuangan bagi investor.

Ainun dan Fuad (2000) melakukan penelitian tentang analisis hubungan antara kelengkapan pengungkapan laporan keuangan dengan struktur modal dan tipe kepemilikan perusahaan. Dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa leverage keuangan mempunyai hubungan yang signifikan positif terhadap indeks kelengkapan pengungkapan. Di sisi lain tidak ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara kepemilikan saham oleh publik dengan kelengkapan pengungkapan.

 

B. Rumusan Masalah

Apakah biaya pinjaman, biaya ekuitas, prosentase kepemilikan manajerial, laba, prosentase perubahan laba, dan shareholders’equity mempunyai pengaruh terhadap luas pengungkapan perusahaan ?

 

C. Landasan Teori Tesis

Disclosure dalam Laporan Keuangan

Dalam Statement of Financial Accounting Concepts (SFAC) Nomor 1, dinyatakan bahwa laporan keuangan harus menyajikan informasi yang berguna untuk investor dan calon investor, kreditur, dan pemakai lain dalam pengambilan keputusan investasi, kredit dan keputusan lain yang sejenis yang rasional. Informasi tersebut harus dapat dipahami oleh mereka yang mempunyai wawasan bisnis dan ekonomi. Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan agar dapat dipahami dan tidak menjadikan salah intepretasi, maka penyajian laporan keuangan harus disertai dengan disclosure yang cukup (adequate disclosure) artinya informasi yang disajikan tidak berlebihan namun juga tidak kurang sehingga tidak menyesatkan orang yang membacanya.

Pengaruh Biaya Pinjaman (Cost of Debt) terhadap Disclosure

Biaya pinjaman adalah tingkat pengembalian yang diberikan kepada investor. Biaya pinjaman merupakan proksi hutang yang dimiliki perusahaan pada saat itu. Semakin besar biaya pinjaman yang ditanggung oleh perusahaan, berarti perusahaan tersebut memiliki hutang yang besar pula. Pada kondisi tersebut perusahaan berusaha menutupi keadaan perusahaan yang sebenarnya agar tidak terjadi penurunan harga saham. Di sisi lain investor memerlukan pengungkapan informasi laporan keuangan yang memadai untuk menjamin bahwa investasinya kepada perusahaan memiliki resiko sesuai dengan apa yang telah diperkirakan. Adanya tuntutan dari ivestor tersebut mendorong perusahaan untuk mengungkap laporan keuangannya secara lebih luas.

Pengaruh Biaya Ekuitas (Cost of Equity) terhadap Disclosure

Biaya ekuitas mencerminkan besar ekuitas yang dimiliki perusahaan. Semakin besar biaya ekuitas yang ditanggung perusahaan maka semakin tinggi pula ekuitas yang dimiliki oleh perusahaan. Pada kondisi seperti ini biasanya perusahaan tidak akan menutup-nutupi keadaan yang sebenarnya, perusahaan cenderung mengungkap laporan keuangannya tanpa ragu-ragu. Akan tetapi jika biaya ekuitas kecil perusahaan cenderung menutupi laporan keuangannya. Tetapi di lain pihak, investor ingin mengetahui kondisi perusahaan pada saat itu sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasinya. Hal ini menunjukkan bahwa semakin rendah biaya ekuitas yang ditanggung perusahaan maka perusahaan dituntut untuk mengungkapkan laporan keuangannya secara lebih luas.

 

D. Metode Penelitian

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ, dengan periode penelitian tahun 2002 sampai 2003. Pengolahan dan analisis data menggunakan regresi berganda (Multiple Regression) dengan alat bantu Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya modal pinjaman mempunyai pengaruh signifikan dan mempunyai dampak positif dengan pengungkapan, sedangkan variabel independen yang lain tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengungkapan perusahaan.

 

E. Kesimpulan

  1. Dari analisa regresi dalam penelitian ini yang dijelaskan pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa Ho pada pengujian signifikansi biaya pinjaman (Kd), biaya ekuitas (Ke), prosentase kepemilikan manajerial (OWNSP), Laba (EARN), prosentase perubahan laba (?EARN), dan shareholders’equity (SE) secara keseluruhan diterima dan Ha ditolak. Dengan kata lain bahwa dari keenam variabel independen yang digunakan hanya variabel Kd yang terbukti berpengaruh terhadap disclosure.
  2. Penelitian ini tidak berhasil menunjukkan hasil yang signifikan antara variabel biaya ekuitas, prosentase kepemilikan manajerial, laba, prosentase perubahan laba, dan shareholders’equity terhadap disclosure. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat variabel-variabel lain yang lebih berpengaruh terhadap luas pengungkapan, akan tetapi tidak dimasukkan dalam penelitian ini.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Variabel-Variabel Yang Mempengaruhi Luas Pengungkapan dalam Laporan Tahunan Perusahaan
  2. Pengaruh Pengalaman Terhadap Peningkatan Keahlian Auditor dalam Bidang Auditing
  3. Analisis Aplikasi Metode Perhitungan Zakat Perusahaan Studi Kasus PD. Lisha Mart
  4. Pengaruh Kualitas Laba terhadap Cost Of Equity Capital dengan Informasi Asimetri Sebagai Variabel Intervening
  5. Pengaruh Biaya Keagenan dan Struktur Kepemilikan terhadap Kebijakan Dividen Studi pada Perusahaan Manufaktur
Incoming search terms:

Leave a Reply