HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Ekonomi: Mempengaruhi Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan pd Perusahaan

Judul Skripsi: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta

 

A. Latar Belakang

Dalam mekanisme pasar modal, pengungkapan badan usaha merupakan suatu cara untuk menyalurkan pertanggung jawaban perusahaan kepada para investor untuk memudahkan alokasi sumber daya. Hal ini menunjukkan bahwa laporan tahunan merupakan media yang penting untuk menyapaikan corporate disclosure (pengungkapan pada laporan tahunan) oleh manajemen suatu badan usaha dan merupakan sumber informasi yang penting dalam pengambilan keputusan investasi oleh para investor.

Penelitian ini merupakan replikasi dari jurnal penelitian Binsar H. Simanjutak dan Lusy Widiastuti (2004) dengan judul “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta.”

 

B. Rumusan Masalah

“Apakah terdapat pengaruh antara leverage, likuiditas, profitabilitas, porsi saham publik, ukuran perusahaan, umur perusahaan, operating profit margin, net profit margin, status perusahaan dan return on equity terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan”.

 

C. Tinjauan Pustaka

Pengertian Pengungkapan

Hendriksen (2002) mengemukakan bahwa pengungkapan dalam pengertian terluas hanya berarti penyampaian (release) informasi. Para akuntan cenderung menggunakan kata ini dalam pengertian yang agak lebih terbatas, yaitu penyampaian informasi keuangan tentang suatu perusahaan di dalam laporan keuangan, biasanya laporan tahunan. Pengungkapan dalam pengertian tersempitnya mencakup hal-hal seperti pembahasan dan analisis manajemen, catatan kaki, dan laporan pelengkap.

 

Pengungkapan dalam Laporan Keuangan

Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi, yaitu proses pengkomunikasian laporan. Laporan keuangan merupakan mekanisme yang penting bagi manajer untuk berkomunikasi dengan pihak investor luar, yaitu investor public diluar lingkup menejemen serta tidak terlibat dalam pengelolaan perusahaan.

Luas Pengungkapan

Imhoff (1992) dalam Binsar dan Lusy (2004) menyatakan kualitas tampak sebagai atribut yang penting dari suatu informasi akuntansi. Meskipun kualitas akuntansi masih memiliki makna ganda (abigous) banyak penelitian yang menggunakan indeks of disclosure methodology mengemukakan bahwa kualitas pengungkapan dapat diukur dan digunakan untuk menilai manfaat potensial dari sisi laporan tahunan. Dengan kata lain imhof mengatakan bahwa tingginya kualitas informasi akuntansi sangat berkaitan dengan tingkat kelengkapan.

 

D. Metode Penelitian

Variabel independen dalam penelitian ini meliputi leverage, likuiditas profitabilitas (ROA), porsi kepemilikan saham publik, umur perusahaan, ukuran perusahaan, status perusahaan, operating profit margin, net profit margin, dan return on equity diprediksikan memiliki pengaruh terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan.

Hasil penelitian ini menunjukkan variabel ukuran perusahaan, porsi kepemilikan saham publik, status perusahaan mempengaruhi kelengkapan pengungkapan, sedangkan umur perusahaan secara negatif berpengaruh terhadap pengungkapan laporan keuangan.

Variabel lainnya seperti leverage, likuiditas, profitabilitas, operating profit margin, net profit margin, dan return on equity tidak berpengaruh terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan.

 

E. Kesimpulan Skripsi

  1. Berdasarkan analisis regresi berganda dapat diketahui bahwa variabel bebas yaitu Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CURRAT), Return on Total Asset (ROA), Porsi Saham Publik (PUB), Ukuran Perusahaan (Size), Umur Perusahaan (MUR), Operating Profit Margin (OPM), Net Profit Margin (NPM), Return on Equity (ROE) dan Status Perusahaan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat kelengkapan pengungkapan laporan keuangan tahunan perusahaan yaitu sebesar 13,6% sedangkan 86,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model.
  2. Berdasarkan analisis regresi berganda di atas dapat diketahui bahwa empat variabel independen yaitu ukuran perusahaan (Size), umur perusahaan (MUR), porsi saham publik (PUB) dan status perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur.
  3. Dari analisis regresi tersebut juga dapat diketahui bahwa enam variable lainnya yakni debt to equity ratio (DER), current ratio (CURRAT), return on total asset (ROA), return on equity (ROE), operating profit margin (OPM) dan net profit margin (NPM) tidak berpengaruh secara signfikan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan.

 

Contoh Skripsi Ekonomi

  1. Faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan pada Perusahaan
  2. Hubungan Biaya Keagenan, Resiko Pasar dan Kesempatan Investasi dengan Kebijakan Dividen
  3. Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan
  4. Analisis Komparasi Sistem Hukum Pajak
  5. Analisis Perilaku Konsumen terhadap Produk

 

Incoming search terms:

Leave a Reply