HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Akuntansi: Sistem Akuntansi Pembelian Barang Dagangan pd Koperasi Karyawan

Judul Tesis : Sistem Akuntansi Pembelian Barang Dagangan pada Koperasi Karyawan R.S Telogorejo Semarang

 

A. Latar Belakang

Persediaan barang dagangan juga harus diperhitungkan oleh bagian pembelian, karena kekosongan barang akan menimbulkan ketidakefisienan dalam kegiatan operasi pada Koperasi karyawan R.S Telogorejo. Keterbatasan barang dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya yaitu barang dagangan tersebut diproduksi hanya dalam jumlah sedikit, harga yang terlalu tinggi. Kelangkaan barang sulit diestimasi, sehingga biasanya didasarkan pada estimasi saja. Dalam sistem akuntansi pembelian terkadang juga memungkinkan untuk terjadinya kecurangan-kecurangan maupun penyimpangan. Kecurangan tersebut dapat terjadi antara pembeli dan penjual yaitu dengan cara harga dari barang dagangan yang disepakati dapat dinaikkan atau diturunkan. Perhatian harus dicurahkan kepada saat-saat kritis, ialah kepada pembelian-pembelian yang telah dibukukan pada saat segera sebelum terjadinya penurunan harga-harga dan pada saat segera setelah kenaikan harga-harga. Pada saat kritis ini besar kemungkinan adanya kecurangan-kecurangan misalnya uang suap (Adikoesoemah :150).

Oleh karena itu, sistem akuntansi pembelian secara keseluruhan bertujuan agar bagian pembelian dapat memperoleh barang dagangan yang benar-benar dibutuhkan oleh para anggota koperasi dan masyarakat sekitar baik dari segi kuantitas dan kualitasnya. Selain itu sistem akuntansi pembelian digunakan oleh bagian pembelian untuk mencari pemasok yang handal, harga yang pantas, mengatasi kelangkaan barang, dan juga masalah-masalah kecurangan.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Elemen-elemen apa saja yang terkandung dalam sistem akuntasi pembelian barang dagangan pada Koperasi Karyawan R.S Telogorejo Semarang.
  2. Bagaimanakah sistem akuntansi pembelian barang dagangan pada Koperasi Karyawan R.S Telogorejo Semarang.

 

C. Landasan Teori

Pengertian Koperasi

Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 1 Ayat 1 tentang perkoperasian menyatakan bahwa koperasi adalah “badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi dan sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan”. Pengertian sebagai badan usaha menunjukkan, bahwa koperasi sebagai bentuk kerjasama di bidang ekonomi mempunyai tujuan untuk memperoleh keuntungan. Sedangkan yang dimaksud dengan berdasarkan prinsip koperasi merupakan esensi dasar kerja koperasi sebagai badan usaha yang lebih mengutamakan kepentingan anggota yang merupakan pemilik sekaligus sebagai pelanggan atau pengguna jasa koperasi.

Pengertian Sistem

Menurut Mulyadi bahwa suatu sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat berhubungan satu dengan yang lainnya, yang berfungsi bersamasama untuk mencapai tujuan tertentu.

Bagan Alir Dokumen (Document Flowchart) Sistem Akuntansi Pembelian

Menurut Mulyadi (2001: 319) dalam sebuah organisasi, setiap transaksi keuangan terjadi melalui sistem otorisasi tertentu. Tidak ada satupun transaksi yang terjadi yang tidak diotorisasi oleh yang memiliki wewenang untuk itu. Setiap transaksi yang terjadi dicatat dalam catatan akuntansi melalui prosedur pencatatan tertentu. Dengan demikian karena setiap transaksi terjadi dengan otorisasi dari yang berwenang dan dicatat melalui prosedur pencatatan tertentu, maka kekayaan perusahaan akan terjamin keamanannya dan data akuntansi yang dicatat terjamin ketelitian dan keandalannya.

 

D. Metode Penelitian

Lokasi kajian dalam penelitian ini adalah Koperasi Karyawan R.S Telogorejo Semarang.

Obyek kajian dalam penelitian ini yaitu sistem akuntansi pembelian barang dagangan pada Koperasi Karyawan R.S Telogorejo Semarang. Metode pengumpulan data menggunakan: 1) Dokumentasi, 2) Wawancara, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah menggunakan metode Deskriptif Kualitatif.

 

E. Kesimpulan

  1. Sistem akuntansi pembelian barang dagangan pada Koperasi Karyawan R.S Telogorejo bertujuan mendapatkan barang dagangan dengan kualitas dan kuantitas yang baik, mencari pemasok / penjual yang handal. Hal ini menunjukkan pengendalian internnya telah berjalan dengan baik.
  2. Catatan akuntansi yang digunakan pada koperasi hanya ada 1 yaitu Kartu Persediaan. Sedangkan catatan akuntansi seperti Register Bukti Kas Keluar, Jurnal Pembelian, dan Kartu Utang tidak ada dalam koperasi. Hal ini menandakan sistem pengendalian yang digunakan kurang efektif.
  3. Dalam Koperasi Karyawan R.S Telogorejo Semarang antara fungsi pembelian dengan fungsi gudang tidak terpisah tanggung jawabnya. Fungsi pembelian merangkap sebagai fungsi gudang. Hal ini menunjukkan pengendalian internnya kurang efektif dikarenakan tidak adanya pemisahan fungsi antara fungsi gudang dengan fungsi pembelian.

 

Contoh Tesis Akuntansi

  1. Sistem Akuntansi Pembelian Barang Dagangan pada Koperasi Karyawan RS Telogorejo Semarang
  2. Sistem Akuntansi Penerimaan Kas pada Pada BPR Blora Kota Cabang Jepon
  3. Sistem Akuntansi Penggajian Pada PT Sinabro Java Garment Bawen Kabupaten Semarang
  4. Sistem Akuntansi Penjualan Pada Minimarket Primer Koperasi Polwiltabes Semarang
  5. Sistem Pemberian Kredit Pada PT BPR Mekar Bunga Nugraha Klepu
Incoming search terms:

Agar artikel ini bisa bermanfaat bagi orang banyak dalam komunitas anda… bantu saya untuk menginfomasikannya pada teman-teman anda di Facebook , Twitter, atau Email.

Jika Bermanfaat Berbagilah...

Leave a Reply

Alamat :

IDTESIS SURABAYA

Jl Gayungan VIII No 3, Surabaya (Carefour A Yani maju 100 m, ambil kiri ke arah Polsek Gayungan/Telkom Injoko)

HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) & BBM : 5E1D5370

Email
Print