HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Pendidikan: Pengembangan Bentuk Penyajian Kesenian Tradisional Emprak Sido Mukti

Judul Tesis : Pengembangan Bentuk Penyajian Kesenian Tradisional Emprak Sido Mukti di Desa Kepuk Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara

 

A. Latar Belakang

Pembangunan yang dilakukan sekarang ini pada dasarnya adalah usaha-usaha yang dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan baik material maupun spiritual. Pembangunan kebudayaan yang mencakup kesenian, khususnya kesenian daerah perlu ditingkatkan agar dapat lebih memperkaya kesenian Indonesia yang beraneka ragam. Perkembangan kesenian pada umumnya mengikuti proses perubahan kebudayaan yang terjadi dalam masyarakat, karena kesenian merupakan unsur kebudayaan (Moeshadi, 1989:2).

Kesenian tradisional sebagai warisan nenek moyang diwariskan secara turun temurun merupakan bentuk kesenian yang sangat menyatu dengan masyarakat, sangat berkaitan dengan adat istiadat dan berhubungan erat dengan sifat kedaerahan. Kesenian tradisional yang tumbuh dan berkembang dan masyarakat mempunyai fungsi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat (Sedyawati 1979:40).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana asal usul kesenian Emprak Sido Mukti di Desa Kepuk Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara ?
  2. Bagaimana pengembangan yang dilakukan oleh kesenian Emprak Sido Mukti di Desa Kepuk Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara ?
  3. Faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung pengembangan kesenian Emprak Sido Mukti di Desa Kepuk Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara ?

C. Landasan Teori

Pengertian Kesenian

Kesenian sebagai salah satu unsur kebudayaan menunjukkan fungsinya yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Melalaui kesenian, manusia mencari, merasakan, dan menciptakan aktivitas yang dpat memenuhi rasa estetis, sesuai dengan tuntutan emosionalnya (Thohir, 1989:4). Setelah menciptakan sebuah aktivitasnya kesenian, manusia akan selalu berusaha untuk mencari cara, guna pengembangan selanjutnya. Hal ini karena perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat yangs emakin maju.

Kesenian Tradisional

Tradisional atau biasa disebut tradisi, sering dikaitkan dengan pengertian kuno, atau dengan suatu yang bersifat luhur, sebagai warisan nenek moyang. Menurut Shils dalam Sedyawati (1981:3-4) arti kata yang paling dasar dari tradisi, yang berasal dari kata latin “traditium”, adalah sesuatu yang diberikan atau diteruskan dari masa lalu ke masa kini.

 

Bentuk Penyajian

Bentuk adalah unsur dasar semua perwujudan. Bentuk seni sebagai ciptaan seniman merupakan wujud dan ungkapan isi, pandangan dan tanggapannya kedalam bentuk fisik yang dapat ditangkap indra. Bentuk-bentuk lahiriah tidak lebih dan suatu medium, yaitu alat untuk mengungkapkannya dan menyatakan keseluruhan tari (Indrayanto, 1998/1999:13). Bentuk adalah organisasi dan kekuatan-kekuatan sebagai hasil struktur internal atau bagian tari (Soedarsono, 1978:45).

 

D. Metode Penelitian Tesis

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian Kesenian Emprak Sido Mukti di Desa Kepuk Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara.

Sasaran penelitian pengembangan bentuk penyajian Desa Kepuk Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara pada tahun 1971 dengan tahun 2007, serta faktor-faktor yang menghambat dan mendukung bagi pengembangan Kesenian Emprak Sido Mukti.

Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah tehnik observasi, wawancara, dan tehnik dokumentasi. Selanjutnya analisis data ditempuh dengan cara mereduksi, mengklasifikasi, mendeskripsikan dan menyimpulkan.

 

E. Kesimpulan

  1. Seni Emprak Sido Mukti merupakan pertunjukan keliling dari satu tempat ke tempat lain dan digunakan sebagai sarana penyiaran agama Islam, namun pada perkembangannya menjadi pertunjukan yang dipentaskan jika ada pesanan orang punya hajat. Seni Emprak diperkirakan lahir pada abad XVI berkaitan dengan masuknya Agama Islam di Pulau Jawa dan seni Emprak diwujudkan dalam jenis hiburan masyarkat yang di dalamnya berisikan tarian, drama, ganyongan (lawak), tembang. Pementasan seni Emprak terdapat empat babak, antara lain, tari-tarian, adegan Roman, nggunani, adegan rombyong tani. Dalam babak tersebut terdapat tarian, lawakan dan tembang yang dapat menarik perhatian penonton.
  2. Dilihat perkembangan bentuk penyajiannya Kesenian Emprak Sido Mukti telah mengalami beberapa perubahan, yaitu perubahan dalam hal jumlah pemain, alat yang digunakan, panggung. Sound system, serta perubahan di bidang penampilan para pemain, baik penari pria maupun penari putri juga pemain musiknya. Perubahan-perubahan yang dimaksud adalah perubahan dari yang sederhana menjadi lebih baik, dari yang kurang berkualitas menjadi lebih berkualitas, dari yang tidak praktis menjadi praktis. Upaya-upaya yang telah dilakukan masyarakat pendukungnya dalam pengembangan Kesenian Emprak Sido Mukti di desa Kepuk selama ini adalah dengan mengadakan penambahan di bidang perangkat, panggung, sound system, pengembangan skill para pemain musik dan penari, pembelian alat-alat musik dan pembuatan panggung yang praktis serta mengadakan pakaian seragam untuk menunjang daya tarik pada saat pementasan.
  3. Faktor penghambat kesenian Emprak Sido Mukti di desa Kepuk Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara sebagai berikut: adanya beberapa anggota yang keluar dari kelompok kesenian Emprak Sido Mukti dengan alas an tidak diperbolehkan suami karena waktu untuk keluarga tersita. Mencari pengganti dari pemain yang keluar sangat sulit karena pemain kesenian Emprak membutuhkan bakat seni, honor yang diterima oleh pemain kurang memadai sehingga para pemain mencari sampingan di luar kelompok kesenian Emprak. Dan pada waktu dibutuhkan untuk main sangat sulit untuk menemuinya.
  4. Selain faktor yang menghambat, terdapat pula faktor yang mendukung dalam upaya pengembangan Kesenian Emprak Sido Mukti di desa Kepuk yaitu adanya tingkat kemakmuran warga masyarakat untuk menanggap Kesenian Emprak. Oleh karena itu masyarakat banyak yang nanggap Kesenian Emprak. Dan bagi pemain sendiri adanya panggilan untuk pentas yang cukup banyak di berbagai daerah di luar desa Kepuk kecuali melayani panggilan untuk pentas di wilayah desa Kepuk sendiri.

 

Contoh Tesis Pendidikan

  1. Pembelajaran Seni Tari Bagi Siswa Tuna Rungu di SLB Bagaskara Sragen Tahun Pelajaran 2015/2016
  2. Pengembangan Bentuk Penyajian Kesenian Tradisional Emprak Sido Mukti
  3. Pengaruh Modifikasi Intake Manifold dan Variasi Aktivasi Zeolit
  4. Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Pembelajaran Inovatif Siswa Kelas 2 Sdn 01 Jeruksawit Gondangrejo Tahun Pelajaran 2015/2016
  5. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) dan TAI (Team Assisted Individualization) ditinjau dari Aktivitas Belajar pada Pokok Bahasan Getaran dan Gelombang untuk Siswa SMP Tahun Pelajaran 2015/2016

 

Leave a Reply