HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Pendidikan: Pengaruh Pembebasan Penggunaan Mesin Meja Gambar di Luar Jam Pelajaran

Judul Skripsi : Pengaruh Pembebasan Penggunaan Mesin Meja Gambar di Luar Jam Pelajaran terhadap Prestasi Belajar Kompetensi Menggambar Teknik pada Siswa Tingkat III Program Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan SMK Negeri 2 Klaten Tahun Ajaran 2005-2006

 

A. Latar Belakang

Kebijakan pembebasan penggunaan mesin meja gambar diluar jam pelajaran untuk siswa progrm keahlian Teknik Konstruksi Bangunan ini berlaku di SMK Negeri 2 Klaten. SMK ini merupakan SMK Pembangunan dengan jenjang pendidikan 4 tahun. Dalam hasil evaluasi tugas-tugas menggambar maupun tes menggambar, ternyata banyak siswa yang belum menyelesaikan penggambaran sesuai dengan apa yang diminta dari soal menggambar yang diberikan. Dari hasil pengamatan ternyata siswa merasa waktu yang kurang cukup untuk mengerjakan soal menggambar yang diterima. Menurut Joko Marhanto (guru kompetensi Menggambar Teknik) bahwa dengan kebijakan pembebasan waktu penggunaan mesin meja gambar diluar jam pelajaran, dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa dalam kompetensi Menggambar Teknik (hasil survei pendahuluan).

Berdasarkan uraian diatas, maka judul yang diangkat dalam penelitian ini adalah Pengaruh Pembebasan Penggunaan Mesin Meja Gambar Untuk Siswa Diluar Jam Pelajaran Terhadap Prestasi Belajar Kompetensi Menggambar Teknik Pada Siswa Tingkat III Program Keahlian Teknik Konstruksi Bangunan SMK Negeri 2 Klaten Tahun Ajaran 2005/2006.

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

  1. Seberapa besar (dalam %) perbedaan kemampuan kompetensi Menggambar Teknik dengan pembebasan penggunaan mesin meja gambar diluar jam pelajaran dan yang tidak pembebasan penggunaan mesin meja gambar diluar jam pelajaran?
  2. Seberapa besar perbedaan motivasi siswa dalam penggunaan mesin meja gambar dengan pembebasan penggunaan mesin meja gambar diluar jam pelajaran dan yang tidak pembebasan penggunaan mesin meja gambar diluar jam pelajaran?

 

C. Landasan Teori Skripsi

Tinjauan Mengenai Kompetensi Menggambar Teknik

Kompetensi menggambar teknik merupakan salah satu kompetensi yang diajarkan pada siswa program keahlian Teknik Konstruksi Banngunan. Kompetensi ini di SMK Negeri 2 Klaten diajarkan mulai dari tingkat I sampai dengan tingkat III pada siswa program keahlian Teknik Konstruksi Bangunan. Sedang pada tingkat IV siswa diajarkan kompetensi berupa program komputerisasi dengan materi program Autocad. Sesuai dengan kurikulum yang berlaku di SMK ini untuk kompetensi menggambar teknik, pada tingkat I materi yang diajarkan mulai dari macam-macam garis dan penggunaannya sampai dengan gambar proyeksi.

Tinjauan Mengenai SMK Negeri 2 Klaten

SMK Negeri 2 Klaten merupakan satu-satunya SMK Pembangunan yang ada di Kabupaten Klaten, yaitu dengan jenjang pendidikan 4 tahun lamanya. SMK ini memiliki landasan belajar yang terdapat dalam GBPP kurikulum khusus, yaitu kurikulum yang dirancang dan disusun oleh pihak sekolahan, dengan menyesuaikan terhadap kebutuhan dinia kerja/industri. Kemudiam kurikulum SMK 4 tahun ini disahkan sinkronasi dan validasinya oleh pihak sekolah dengan industri/instansi terkait.

Hasil Belajar

Prestasi adalah tingkatan-tingkatan sejauh mana siswa telah dapat mencapai tujuan yang ditetapkan (Suharsimi Arikunto, 1989:226). Menurut Oemar Hamalik yang dikutip oleh Suhito (1986:4) mengemukakan, prestasi adalah hasil interaksi antara beberapa faktor yang mempengaruhi baik dari dalam diri individu maupun dari luar individu yang bersangkutan. Dari pendapat diatas, maka prestasi adalah hasil karya yang dicapai seseorang sesuai dengan tujuan.

 

D. Metode Penelitian

Analisis yang digunakan adalah dengan uji-t untuk mengetahui perbedaan kemampuan kompetensi Menggambar Teknik dan perbedaan motivasi siswa yang dilanjutkan dengan analisis regresi linier populasi untuk mengetahui besarny pengaruh pembebasan penggunaan mesin meja gambar terhadap kemampuan kompetensi Menggambar Teknik.

Penelitian ini pengambilan data dengan dua instrumen, yaitu instrument observasi dan instrumen kemampuan kompetensi Menggambar Teknik. Pada pengujian hipotesis ada perbedaan kemampuan kompetensi Menggambar Teknik, diperoeh t hitung (3,522) > t tabel (1,67), sehingga hipotesis alternatif diterima atau menolak hipotesis nihil. Hal ini berarti secara signifikan rata-rata kemampuan kompetensi Menggambar Teknik pada kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol. Hasil uji-t untuk perbedaan motivasi siswa dalam menggunakan mesin meja gambar, diperoleh t hitung (5,924) > t tabel (1,67), sehingga hipotesis alternatif diterima. Hal ini berarti secara nyata rata-rata motivasi siswa dalam menggunakan mesin meja gambar kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok control.

 

E. Kesimpulan

  1. Dari hasil uji perbedaan secara nyata rata-rata kemampuan kompetensi Menggambar Teknik, antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen terdapat perbedaan, yaitu kemampuan kompetensi Menggambar Teknik kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol.
  2. Dari hasil uji perbedaan secara nyata rata-rata motivasi siswa dalam menggunakan mesin meja gambar, antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen terdapat perbedaan, yaitu motivasi siswa dalam menggunakan mesin meja gambar kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol.
  3. Dari hasil analisis regresi terbukti bahwa pembebasan penggunaan mesin meja gambar di luar jam pelajaran ada pengaruhnya, yaitu sebesar empat puluh delapan koma tujuh persen.

 

Contoh Skripsi Pendidikan

  1. Kontribusi Pelaksanaan Karyawisata terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS Geografi Kelas VIII
  2. Kemampuan Guru dalam Mengintegrasikan Pendidikan Kependudukan Dan Lingkungan Hidup (PKLH)
  3. Pengaruh Variasi Mengajar Guru dan Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas X SMK Perdana Semarang
  4. Pengaruh Asal Sekolah terhadap Partisipasi dan Hasil Belajar Mata Kuliah
  5. Pengaruh Pembebasan Penggunaan Mesin Meja Gambar di Luar Jam Pelajaran terhadap Prestasi Belajar

 

Leave a Reply