HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Skripsi Komunikasi: Persepsi Menonton Tayangan Talk Show Bukan Empat Mata

Judul Skripsi : Persepsi Menonton Tayangan Talk Show Bukan Empat Mata di Trans7 (Studi Deskriptif Persepsi Mahasiswa FISIP UNS)

 

A. Latar Belakang

Dunia pertelevisian di Indonesia dimulai dengan lahirnya TVRI yang melakukan siaran perdananya pada tanggal 24 Agustus 1962. Sejak saat itu TVRI menjadi satu-satunya siaran televisi di Indonesia. Kemudian pada awal tahun 1990 suasana pertelevisian di tanah air menjadi semakin marak dengan diijinkannya pihak swasta mengelola stasiun TV diantaranya adalah RCTI, SCTV, TPI, ANTEVE, INDOSIAR. dan ternyata dunia pertelevisian Indonesia tidak berhenti begitu saja, karena tahun 2002 sampai sekarang muncul beberapa stasiun televisi baru yaitu Trans TV, TvOne, Global TV, dan Trans7 serta Metro TV.

Berkembangnya stasiun televisi swasta di Indonesia banyak menimbulkan pilihan bagi pemirsa untuk mendapatkan informasi dan hiburan. Stasiun televise berusaha untuk dapat memberikan sajian tayangan yang dapat menarik minat masyarakat untuk menonton acara-acaranya dengan menyuguhkan programprogram yang diminati khalayak. Upaya ini dilakukan tiap stasiun televisi agar bias memperoleh rating yang tinggi pada tiap acaranya guna mengeksiskan keberadaannya dan demi memperoleh pemasukan iklan sebanyak-banyaknya.

 

B. Perumusan Masalah

Bagaimanakah persepsi mahasiswa Ilmu Komunikasi Non-Reguler FISIP UNS angkatan 2007 menonton tayangan talk show Bukan Empat Mata di Televisi Trans 7?

 

C. Landasan Teori

Komunikasi

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain, sekaligus membuktikan bahwa manusia tidak bisa lepas dari komunikasi. Demikian juga dengan peralatan penunjang atau media penyampai informasi kapada masyarakat. Komunikasi menyentuh segala aspek kehidupan. Komunikasi makin efektif ketika manusia mulai bersosialisasi dengan lingkungannya, serta komunikasi merupakan alat ekspresi keinginan baik individu maupun kelompok. Hal ini didorong dengan adanya kebutuhan manusia untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.

Pengaruh Media Massa

Media massa secara pasti mempengaruhi pemikiran dan tindakan khalayak. Media membentuk opini publik untuk membawanya pada perubahan yang signifikan. Secara instan media massa dapat membentuk kristalisasi opini public untuk melakukan tindakan tertentu. Kadang-kadang kekuatan media massa hanya sampai ranah sikap. Media televisi sebagaimana media massa lainnya berperan sebagai alat informasi, hiburan, kontrol sosial, dan penghubung wilayah secara geografis. Bersamaan dengan jalannya proses penyampaian isi pesan media televisi kepada pemirsa, maka isi pesan itu juga akan diinterpretasikan secara berbeda-beda menurut visi pemirsa. Serta pengaruh yang ditimbulkan juga beraneka ragam terhadap persepsi pemirsa.

 

Persepsi Khalayak

Persepsi setiap orang terhadap suatu obyek akan berbeda-beda oleh karena itu persepsi mempunyai sifat subyektif. Dengan kata lain persepsi merupakan proses pemberian arti terhadap obyek atau stimuli yang datang dari luar sebagai rangsangan yang diterima oleh alat indera, kemudian disampaikan ke otak dan kemudian terjadilah proses kejiwaan yang pada akhirnya membentuk satu pandangan atau penilaian terhadap obyek atau stimuli tersebut.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini digolongkan dalam Deskriptif Kualitatif, dalam menentukan sampel menggunakan Purposive Sampling.

Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi Non-Reguler FISIP UNS angkatan 2007, khususnya pemirsa/mahasiswa yang suka melihat talk show Bukan Empat Mata.

Informan sebanyak 10 orang karena dinilai dapat memberikan kelengkapan dan kedalaman informasi yang sesuai dengan yang diperlukan bagi pemahaman masalahnya.

 

E. Kesimpulan

  1. Konsep acara yang dihadirkan dalam talk show Bukan Empat Mata secara keseluruhan lebih banyak memberikan hiburan bagi pemirsanya dari pada segi
  2. Pemilihan bintang tamu yang dihadirkan dalam talk show Bukan Empat Mata dinilai sudah tepat/sesuai, karena bintang tamu yang hadir bervariasi, ada dari kalangan artis maupun tokoh masyarakat yang sengaja diundang karena memiliki katerkaitan dengan tema pada saat itu.
  3. Karakter Tukul Arwana sebagai pembawa acara/host dalam talk show Bukan Empat Mata dinilai sudah tepat atau layak, karena pembawaan dirinya yang apa adanya, lucu/memiliki selera humor tinggi, spontan, ndeso, jadi sangat sesuai membawakan acara yang santai, ringan, dan penuh hiburan.

 

Contoh Skripsi Komunikasi

  1. Aktifitas Customer Service di Rs. Pku Muhammadiyah Surakarta
  2. Proses Pembuatan Naskah Berita Radio Trijaya Fm Yogyakarta
  3. Perancangan Desain Buku dan Media Promosi Buku Kumpulan Puisi Karya Vinna Mei Astuti
  4. Persepsi Menonton Tayangan Talk Show Bukan Empat Mata di Trans7
  5. Peran Customer Relations Food & Beverage di Grand Orchid Hotel Solo

 

Incoming search terms:

Leave a Reply