HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Ekonomi: Analisis Jalur Kritis dan Penyeimbangan Lini pd Pelayanan Dokumen Impor

Judul Tesis : Analisis Jalur Kritis dan Penyeimbangan Lini pada Pelayanan Dokumen Impor di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A Wilayah VI Surakarta

 

A. Latar Belakang

Permasalahan yang muncul dalam pelayanan dokumen impor (PIB) selain pelanggaran kepabeanan yang dilakukan oleh pihak Importir maupun PPJK, adalah kepastian waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pengurusan dokumen impor barang. Prosedur yang baku disosialisasikan secara fleksibel, dan sesuai dengan kondisi suatu wilayah. Importir dan PPJK menghendaki adanya ketepatan waktu dalam pelayanan dokumen impor. Kebanyakan barang impor di Surakarta ditujukan untuk dipakai. Pengurusan PIB yang berbelit-belit dan membutuhkan waktu lama, akan berakibat pembengkakan biaya ekonomi bagi pihak Importir dan bagi pihak Bea dan Cukai adalah citra yang buruk. Realisasi yang terjadi digunakan sebagai dasar untuk diadakan usulan pelayanan dokumen impor yang dinilai efisien baik dari sisi waktu dan biaya, dan efektif dari sisi prosedur pelayanan yang diterapkan oleh pihak Bea dan Cukai.

Berdasarkan hal tersebut, maka judul yang akan diambil oleh penulis adalah “Analisis Jalur Kritis dan Penyeimbangan Lini pada Pelayanan Dokumen Impor di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A Wilayah VI Surakarta“.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Berapakah waktu pelayanan, idle time, dan tingkat efisiensi pada proses dokumen impor yang diberlakukan saat ini berdasarkan analisis jalur kritis dan penyeimbangan lini ?
  2. Bagaimanakah usulan pelayanan dokumen impor yang dapat digunakan setelah diketahui waktu pelayanan berdasarkan analisis jalur kritis dan penyeimbangan lini ?

 

C. Telaah Pustaka Tesis

Manajemen Produksi

Sistem-sistem produktif didefinisikan sebagai cara-cara untuk mengolah masukan-masukan sumber (resources input) untuk menciptakan barang-barang dan jasa-jasa yang berguna. Proses produksi adalah proses perubahan masukan-masukan sumber seperti bahan mentah, energi, tenaga kerja, mesin dan fasilitas, penerangan dan teknologi, menjadi keluaran atau hasil berbagai produk-produk dan jasa. Pokok manajemen produksi/operasi yang efektif adalah melihat hubungan timbal balik semua variabel dan memandang seluruh proses sejauh mungkin dengan sistem terpadu (integrated system).

Analisis Network

Ada 2 (dua) teknik analisis yang dipergunakan untuk perencanaan, penjadwalan, dan pengawasan pada proyek. Teknik pertama disebut Critical Path Method (CPM) dan teknik kedua disebut Project Evaluation and Review Technique (PERT). Kedua teknik analisis pada dasarnya sudah sama. Perbedaannya terletak pada perkiraan waktu dimana CPM menaksir waktu dengan cara pasti (deterministic), sementara PERT menaksir waktu dengan cara kemungkinan (probabilistic). Kedua teknik analisis inilah yang kita kenal dengan Network Analysis atau Teori Jaringan Kerja.

 

Keseimbangan Lini (Line Balance)

Keseimbangan adalah persamaan kapasitas atau keluaran dari setiap operasi berikutnya dalam suatu runtunan lini (Buffa, 1984:197). Bila semuanya sama, tercapailah keseimbangan yang sempurna, dan kita harapkan arus yang lancar. Bila tidak sama, keluaran maksimum yang mungkin tercapaiuntuk lini tersebut secara keseluruhan akan ditentukan oleh operasi yang paling lambat dalam runtunan itu.

 

D. Metode Penelitian

Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan mengambil obyek penelitian di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A Wilayah VI Surakarta yang berlokasi di Jalan LU. Adisucipto Nomor 36, Colomadu, Karanganyar, Surakarta.

Instrumen Penelitian ini dengan menggunakan Alat ukur waktu dan panduan wawancara.

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut studi lapangan, studi kepustakaan.

 

E. Kesimpulan

  1. Prosedur pelayanan dokumen impor yang diberlakukan saat ini dinilai efektif untuk keadaan dokumen yang diterima per hari adalah 2 dokumen, sementara pada saat pengamatan jumlah dokumen yang diterima mencapai 3-4 dokumen per hari. Oleh karena itu diperlukan kegiatan percepatan pada pelayanan dokumen impor. Analisis jalur kritis memberikan usulan dengan melaksanakan aktivitas secara bersama-sama, yaitu pada unit kerja analyzing point dan unit kerja pre notifikasi. Komponen yang diperlukan dalam analisis ini adalah waktu dan biaya. Waktu rata-rata digunakan untuk mengetahui waktu yang diperlukan untuk pelayanan dokumen impor dan penentu dari analisis jalur kritis.
  2. Salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses produksi adalah dengan menyeimbangkan beban pada setiap stasiun Hal ini dimaksudkan untuk menekan serendah mungkin terjadinya penundaan dalam proses produksi yang dijalankan yakni dengan jalan meminimisasi jumlah stasiun kerja yang ada. Kebutuhan sumber daya diperlukan untuk mendukung aktivitas percepatan pelayanan dokumen impor. Sesuai dengan perhitungan waktu pelayanan dokumen impor, diketahui adanya bottleneck pada unit kerja pemeriksaan dokumen, aktivitas seri, idle time selama 59 menit dan terdiri dari 5 stasiun kerja, tingkat efisiensi mencapai 75,42%.

 

Contoh Tesis Ekonomi

  1. Evaluasi Pelaksanaan Perda No. 3 Tahun 2002 tentang Pajak Kendaraan Bermotor
  2. Analisis Jalur Kritis dan Penyeimbangan Lini Pada Pelayanan Dokumen Impor di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A Wilayah VI Surakarta
  3. Analisis Ketepatan Prediksi Potensi Kebangkrutan Melalui Altman Z-Score dan Hubungannya dengan Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan yang Listing di Bursa Efek Jakarta
  4. Analisis Pengaruh Nilai Tukar Rupiah, Us$ dan Tingkat Suku Bunga SBI terhadap Indeks Harga Saham
  5. Analisis Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Semarang

 

Leave a Reply