HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Perbedaan Kurikulum 2013 dan KTSP Tahun 2006

Perbedaan Kurikulum 2013 dan KTSP Tahun 2006 ~ Kurikulum untuk semua tingkat satuan pendidikan dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dan lain-lain, yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik.

kurikulum Perbedaan Kurikulum 2013 dan KTSP Tahun 2006

Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran dan juga dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan formal lain dan/atau nonformal yang sudah memperoleh akreditasi.

Untuk pengaturan waktu pembelajaran satuan pendidikan dapat menyusun kalender pendidikan sesuai dengan kebutuhan daerah, karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, dengan memperhatikan kalender pendidikan sebagaimana yang dimuat dalam Standar Isi.

Berikut adalah Standar Isi mata pelajaran IPS di SD dalam KTSP, yang disajikan oleh IDtesis dan dapat anda download dengan link dibawah ini :

Standar  kompetensi dan kompetensi dasar di atas menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian

Sedangkan Kurikulum 2013 adalah kurikulum penyederhanaan dari KTSP.  Kurikulum ini dibentuk sebagai pengganti dari KTSP yang selama ini dijadikan landasan kurikulum pendidikan di Indonesia. Penggantian KTSP menjadi kurikulum 2013 bukan karena bergantinya Menteri Pendidikan di Indonesia. Akan tetapi, setiap 5 tahun sekali kurikulum akan mengalami revisi dan setiap 10 tahun akan diganti. Sehingga mau tidak mau, KTSP yang sudah lama menjadi standar kurikulum harus diganti agar kurikulum tersebut sesuai dengan perkembangan zaman saat ini.

Kurikulum 2013 ini adalah nama sementara sebelum nama kurikulum yang baru ditentukan. Kurikulum 2013 dinilai lebih berfokus pada sikap dan kemampuan peserta didik yang tidak terlepas dari penguasaan pemahaman/pengetahuannya dalam proses pembelajaran. Karena di dalam kurikulum 2013 ini dirancang untuk menumbuhkan pola pikir yang mandiri para peserta didik dalam mencari dan menemukan sendiri permasalahan, sehingga mereka dapat memahami dan memecahkan permasalahan yang dia temukan sendiri.

Komponen-komponen yang ada di dalam kurikulum 2013 ini jumlahnya sedikit dibandingkan komponen yang ada di dalam KTSP.  Karena, beberapa mata pelajaran yang ada di dalam komponen tersebut, diintegrasikan menjadi satu mata pelajaran yang nantinya akan dipelajari peserta didik. Seperti mata pelajaran IPA dan IPS dimana kedua mata pelajaran tersebut pada kelas 1 sampai kelas 3 SD, diintegrasikan ke dalam mata pelajaran lain.  Hal ini bertujuan untuk memudahkan peserta didik dalam proses pembelajaran, dimana satu mata pelajaran itu mencakup beberapa pelajaran yang lain, sehingga mereka tidak perlu mempelajari banyak pelajaran.

Berikut adalah struktur kurikulum 2013 . Dimana di dalam kurikulum tersebut terdapat beban belajar peserta didik yang dinyatakan dalam jam belajar setiap minggu untuk masa belajar selama satu semester.  Beban   belajar   di   SD   Tahun   I,  II,   dan   III   masing-masing   30,   32,   34.  Sedangkan   untuk   Tahun   IV,   V,   dan   VI   masing-masing   36   jam   setiap   minggu.  Jam belajar yang berlaku di Sekolah Dasar adalah 40 menit.

IDtesis juga menyajikan beberapa refrensi yang bisa anda download di bawah ini :

Untuk mendapatkan daftar lengkap contoh skripsi akuntansi lengkap / tesis akuntansi lengkap, dalam format PDF, Ms Word, dan Hardcopy, silahkan memilih salah satu link yang tersedia berikut :

Incoming search terms:

Leave a Reply