HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengembangan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar

Contoh Tesis– Peran Komite Sekolah Dalam Pengembangan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar Standar Nasional (StudiKasus di SDN Pandean 1 Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali)

Peranan Komite Sekolah Pengembangan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar

A.  Latar Belakang

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan setiap warga negara berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar. Sebagaimana disebutkan dalam pasal 34 ayat 3 bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat (Depdiknas, 2006:5). Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat dasar yakni, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta satuan pendidikan lain sederajat.

Menyadari pentingnya proses peningkatan kualitas sumber daya manusia, maka pemerintah berupaya mewujudkanmelalui usaha pembangunan pendidikan bermutu dengan cara pengembangan dan perbaikan kurikulum dan sistem evaluasi, perbaikan sarana-prasarana pendidikan, pengembangan dan pengadaan materi ajar, serta pelatihan guru dan tenaga kependidikan lainnya.Akan tetapi realita di lapangan, usaha tersebut belum mampu meningkatkan mutu pendidikan (Depdiknas, 2001:11-12). Menurut Panjastuti (2008:14) gambaran rendahnya mutu pendidikan dasar di Indonesia dibandingkan negara lain, dapat dilihat dari hasil survei internasional dari tahun ke tahun. Secara umum prestasi siswa-siswi Indonesia mendapat penghargaan pada ajang olimpiade keilmuan internasional, ironisnya kondisi sekolah/madrasah di daerah masih menyedihkan.

B.  Rumusan Masalah

  1. Apakah Komite Sekolah memahami dan melakukan perandalam pengembangan kualitas pendidikanpada sekolah standar nasional?
  2. Bagaimana peran Komite Sekolah dalam pengembangan kualitas pendidikan pada sekolah standar nasional?
  3. Bagaimana dampak peran Komite Sekolah dalam pengembangan kualitas pendidikan  pada sekolah standar nasional ?

C.  Hasil Penelitian

Dari Penelitian ini diperoleh hasil penelitian, melliputi :

  1. Komite Sekolah Sekolah Dasar NegeriPandean 1 menurut persepsi kepala sekolah, guru dan anggota belum mengetahui dan memahami terhadap pengembangan mutu sekolah standar nasional, Pelaksanaan peran Komite Sekolah terhadap pengembangan mutu sekolahadalah memberikan pertimbangan, sebagai pendukung, melakukan pengawasan dan menjadi penghubung belum sesuai dengan aspek sekolah standar nasional.
  2. Peran pertimbangan dalam penyusunan rencana kerja sekolah, rencana kerja tahunan dan rencana kegiatan anggaran sekolah, penerimaan peserta didik baru, penyusunan standar kelulusandan kurikukum tingkat satuan pendidikan, Peran dukungan dalam kegiatan ekstrakulikuler, pembangunan sarana prasarana, penyusunan visi misi tujuan dan kebijakan serta kegiatan sekolah, mengahdiri rapat dan pertemuan. Peran pengawasan dalam pengelolaan keuangan dana BOS, hasil lulusan dan kenaikan kelas, serta kedisiplinan siswa maupun kebersihan lingkungan sekolah. Peran penghubung dalam sosialisasi program sekolah, kebutuhan dana sekolah dan menjelang tahun ajaran baru.
  3.  Dampak Peran Komite Sekolah dalam mengembangkan mutu sekolahsebagai sekolah standar nasional  menurut persepsi orangtua dan sekolah adalah lulusan yang diterima di sekolah negeri atau favorit, kepercayaan masyarakat dengan menyekolahkan anak di SDN Pandean 1, perilaku kedisiplinan siswa dalam menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah, nilai rata-rata nilai ujian akhir sekolah berstandar nasional mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA

D.  Saran

  1. Pemerintah perlu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peran Komite Sekolah dalam mengembangkan mutu sekolah standar nasional agar memenuhi aspek dan karakteristik standar nasional pendidikan.
  2. Pemerintah perlu melakukan penghitungan biaya operasional satuan pendidikan (BOSP) untuk mengetahui kebutuhan riil sekolah standar nasional sehingga kontribusi orangtua dan masyarakat tetap diperbolehkan untuk meningkatkan mutu sekolah.
  3. Pemerintah perlu meningkatkan kompetensi pengawas TK/SD guna melaksanakan sosialisasi dan penguatanperan Komite Sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah standar nasional, memberikan dukungan pendanaan sekolah standar nasional, dan perbaikan sarana prasarana sekolah.
  4. Pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan sekolah standar nasional dalam rangka efisiensi dan efektifitas anggaran pendidikan.

Leave a Reply