HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Kehamilan terhadap Pengetahuan dan Sikap

Judul Skripsi : Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Kehamilan terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil di Kecamatan Mantingan

 

A. Latar Belakang

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator derajat kesehatan masyarakat. Masalah kematian dan kesakitan ibu di Indonesia masih merupakan masalah besar sehingga pelayanan kesehatan ibu dan anak menjadi prioritas utama dalam pembangunan kesehatan dari Departemen Kesehatan periode tahun 2004 s.d 2009. AKI yang menurut Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2002/2003 adalah 307 per 100.000 kelahiran hidup, mengalami penurunan yang cukup baik, menjadi 228 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI 2007).

Hasil dari beberapa studi mengungkapkan bahwa penyebab utama kematian ibu dan bayi dapat dikelompokkan menjadi penyebab langsung dan penyebab tidak langsung. Penyebab langsung biasanya terkait erat dengan kondisi kesehatan ibu sejak proses kehamilan, proses persalinan, dan pasca persalinan. Faktor yang menjadi penyebab langsung dari kematian Ibu adalah perdarahan 28%, eklampsi 24%, infeksi 11%, partus lama 5%, abortus 5% (SKRT 2001), dan lain-lain. Sedangkan penyebab tidak langsung lebih terkait dengan kondisi sosial, ekonomi, geografis serta perilaku budaya masyarakat yang terangkum dalam 4 Terlalu (terlalu tua, terlalu muda, terlalu banyak, terlalu sering/rapat) dan 3 Terlambat (terlambat mengambil keputusan, terlambat membawa dan mencapai fasilitas rujukan, serta terlambat mendapat pelayanan) sebanyak 62,7% (DEPKES 2007)

 

B. Rumusan Masalah Skripsi 

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:

  1. Adakah pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan?
  2. Adakah pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap ibu hamil tentang kehamilan?

 

C. Tinjauan Pustaka

Pendidikan Kesehatan

Pendidikan kesehatan pada hakekatnya adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat. kelompok atau individu. Dengan adanya pesan tersebut maka diharapkan masyarakat, kelompok atau individu dapat memperoleh pengetahuan yang lebih baik. Pengetahuan tersebut akhirnya dapat mengubah perilaku. Pendidikan kesehatan merupakan suatu proses yang mempunyai masukan (input),proses dan keluaran(output). Suatu proses pendidikan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti:

  • perangkat lunak(soft ware) yang terdiri dari kurikulum, metode, kualifikasi tenaga pengajar
  • perangkat keras (hardware) yaitu fasilitas fisik, pendidikan, gedung, ruang, alat bantu pendidikan (Notoatmojo,2007).

Pengetahuan

Pengetahuan merupakan hasil dari tidak tahu menjadi tahu dan ini terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terjadi melalui pancaindera manusia yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. Apabila penerimaan perilaku baru atau adopsi perilaku didasari oleh pengetahuan dan kesadaran serta sikap yang positip, maka perilaku tersebut akan bersifat langgeng (long lasting). Sebaliknya apabila perilaku itu tidak didasari oleh pengetahuan dan kesadaran tidak akan berlangsung lama (Notoadmojo,2007).

Sikap

Pengertian sikap didefinisikan sebagai gaya, perasaan dan kecenderungan reaksi yang bersifat evaluatif terhadap objek yang dihadapi. Sikap seseorang akan dicerminkan dalam tendensi perilaku terhadap suatu objek dengan asumsi bahwa kepercayaan dan perasaan banyak mempengaruhi perilaku. Kecenderungan berperilaku yang secara konsinten selaras dengan kepercayaan dan perasaan ini membentuk sikap (Azwar,2011).

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimen.

Populasi penelitan ini adalah ibu hamil usia kehamilan 20 minggu sampai 32 minggu di wilayah kecamatan Mantingan.

Tehnik sampling yang digunakan adalah simple randome sampling.

Tehnik analisis menggunakan uji statistic T test dua sampel. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner.

Pengolahan data menggunakan bantuan program SPSS versi 16.

 

E. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut :

1. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang kehamilan yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu hamil kelompok respoden perlakuan dibandingkan dengan kelompok responden kontrol yang tidak mendapatkan pendidikan kesehatan tentang kehamilan.

2. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang kehamilan terhadap perubahan sikap yang lebih baik atau signifikan pada ibu hamil kelompok responden perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan pendidikan kesehatan tentang kehamilan.

Leave a Reply