HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Model Pembelajaran Konstruktivisme dan Sikap Sosial Siswa terhadap Prestasi Belajar

Judul Tesis : Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Konstruktivisme dan Sikap Sosial Siswa terhadap Prestasi Belajar pada Mata Pelajaran Fisika Sekolah Menengah Pertama Negeri di Geneng – Ngawi Tahun Pelajaran 2008 / 2009

 

A. Latar Belakang Masalah

Ilmu Pengetahuan Alam merupakan hasil kegiatan manusia yang berupa pengalaman, gagasan dan konsep yang terorganisasi tentang alam yang diperoleh melalui penyelidikan dan serangkaian proses ilmiah. Proses ini antara lain meliputi penyelidikan, penelitian, penyusunan dan pengujian gagasan-gagasan. Selain itu ilmu pengetahuan alam merupakan ilmu untuk menanamkan dan mengembangkan keterampilan, sikap, nilai ilmiah pada siswa, dan menghargai kekuasaan Tuhan.

Untuk memahami dan mempelajari fisika diperlukan kecintaan yang mendalam serta keakraban kepada mata pelajaran tersebut. Keakraban akan semakin terjalin apabila siswa selalu terlibat aktif dalam proses belajar mengajar. Hubungan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu dalam pembaharuan pengajaran antara lain diperlukan adanya upaya-upaya yang lebih maju dan penyampaian bahan pelajaran. Penerapan sistim pengajaran dengan menggunakan model atau metode yang tepat akan memberikan suatu motivasi belajar yanmg lebih baik bagi anak didik. Dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar tersebut selain pendidiknya harus kreatif, dituntut pula adanya partisipasi aktif dari siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah terdapat perbedaan pengaruh antara penggunaan model pembelajaran konstruktivisme dengan model pembelajaran langsung terhadap prestasi belajar fisika ?
  2. Apakah terdapat perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki sikap sosial tinggi dengan siswa yang memiliki sikap sosial sedang maupun siswa yang memiliki sikap sosial rendah terhadap prestasi belajar fisika ?
  3. Apakah terdapat interaksi pengaruh antara model pembelajaran (antara model pembelajaran Konstruktivitas dengan model pembelajaran langsung) dan sikap sosial siswa (antara siswa yang memiliki sikap sosial tinggi dengan siswa yang memiliki sikap sosial lebih rendah) terhadap prestasi belajar fisika ?

 

C. Kajian Teori

Model Pembelajaran Konstruktivisme

Konstruktivisme merupakan salah satu aliran filsafat pengetahuan yang menekankan bahwa pengetahuan kita merupakan hasil konstruksi (bentukan) kita sendiri (von Glaserfeld dalam Bettencourt, 1989 dan Matthews, 1994). Pembelajaran Konstruktivisme atau Contructivisit Theories of Learning adalah model pembelajaran yang mengutamakan siswa secara aktif membangun pembelajaran mereka sendiri secara mandiri dan memindahkan informasi yang kelompok. Mengacu pada pemikiran Aronson (1978) yang mengatakan bahwa pada proses pembelajaran, guru memberikan kesempatan siswa dalam proses belajar dan sosialisasi yang berkesinambungan, berorientasi pada model pembelajaran kooperatif jig-saw.

Sikap Sosial

Gerungan (2000:150), mengemukakan bahwa sikap sosial adalah sesuatu yang dinyatakan oleh cara-cara kegiatan yang sama dan berulang-ulang terhadap obyek sosial. Sikap sosial menyebabkan terjadinya cara-cara tingkah laku yang dinyatakan berulang-ulang terhadap suatu obyek sosial, dan biasanya sikap sosial itu dinyatakan tidak hanya oleh seorang saja, tetapi juga oleh orang-orang lain sekelompok atau semasyarakat.

Pengertian Prestasi Belajar

Belajar adalah proses untuk memiliki pengetahuan. Pengertian belajar meliputi dua hal yaitu proses dan hasil. Proses sebagai perubahan internal dalam diri individu merupakan inti dari belajar. Sedangkan hasil belajar diwujudkan dalam perbuatan dan hasilnya dapat diukur. Proses belajar yang dilakukan individu akan memperoleh hasil belajar yang merupakan perubahan atau perkembangan dalam diri individu yang dapat berupa sikap-sikap, nilai-nilai tingkah laku intelektualnya.

D. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri yang ada di Kecamatan Geneng, Ngawi sebanyak 565 siswa.

Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik Purposive Cluster Random Sampling, yaitu dengan cara undian sebanyak 76 siswa.

Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket untuk variabel sikap sosial, serta teknik tes untuk mengetahui prestasi belajar siswa.

Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan uji prasyarat analisis yaitu uji keseimbangan, uji normalitas dan uji homogenitas dengan taraf signifikansi penelitian 5% atau ? = 0,05.

 

E. Kesimpulan

1. Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pada penggunaan model pembelajaran konstruktivisme dibandingkan dengan penggunaan model pembelajaran langsung terhadap prestasi belajar siswa pada pelajaran fisika pokok bahasan listrik dinamis.

2. Tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara siswa yang memiliki sikap sosial tinggi, sedang maupun rendah terhadap prestasi belajar fisika pada pokok bahasan listrik dinamis. Atau dapat dikatakan bahwa prestasi belajar fisika pada pokok bahasan listrik dinamis dari siswa yang memiliki sikap sosial tinggi relatif sama dengan prestasi belajar fisika siswa yang memiliki sikap sosial sedang maupun siswa yang memiliki sikap sosial rendah.

3. Tidak terdapat interaksi pengaruh yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran baik pembelajaran konstruktivisme maupun pembelajaran langsung dan sikap sosial siswa terhadap prestasi belajar fisika siswa pada pokok bahasan listrik dinamis. Bahwa prestasi belajar fisika siswa yang mempunyai sikap sosial tinggi dan diberi pelajaran dengan model pembelajaran konstruktivisme maupun diberi pelajaran dengan model pembelajaran langsung adalah relatif seimbang. Demikian pula untuk siswa yang mempunyai sikap sosial sedang maupun rendah.

Incoming search terms:

Leave a Reply