HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Model Pembelajaran Jigsaw

Pembelajaran yang mendorong siswa aktif dalam proses pembelajaran berdasarkan prinsip saling ketergantungan adalah Model Pembelajaran Jigsaw. Model Jigsaw dikembangkan untuk memberikan satu cara untuk membuat kelas sebagai suatu komunitas belajar yang saling menghargai kemampuan masing-masing siswa.

Dalam pembelajaran tidak hanya satu metode yang paling baik, hendaknya variasi maka pada penelitian ini peneliti memilih model Jigsaw yang ada didalamnya antara lain metode ceramah, diskusi, tanya jawab, pemberian tugas, dan pengamatan.

 

Model Pembelajaran Jigsaw Model Pembelajaran Jigsaw

Pertukaran Team Expert dalam Model Pembelajaran Jigsaw

 

  • Dalam model pembelajaran kooperatif Jigsaw, setiap peserta didik menjadi anggota kelompok asal (home group) dan kelompok ahli (expert group).
  • Peserta didik dalam kelompok ahli bertanggungjawab terhadap penguasaan materi yang menjadi bagian yang harus dipelajari dan berkewajiban mengajarkan kepada peserta didik lain dalam kelompoknya.
  • Para peserta didik tersebut diberikan tugas untuk membaca beberapa bab atau unit, dan diberikan lembar ahli yang terdiri atas topik-topik yang berbeda yang harus menjadi fokus perhatian masing-masing anggota tim saat mereka membaca.
  • Setelah semua anak selesai membaca, peserta didik dari tim yang berbeda yang mempunyai fokus topik yang sama bertemu dalam kelompok ahli untuk mendiskusikan topik mereka sekitar tiga puluh menit.
  • Para ahli tersebut kemudian kembali menjadi tim mereka secara bergantian mengajari teman satu timnya mengenai topik mereka.
  • Yang terkahir adalah para peserta didik menerima penilaian yang mencakup seluruh topik dan skor kuis akan menjadi skor tim.
  • Skor-skor yang dikontribusikan kepada para peserta didik kepada timnya didasarkan pada sistem skor perkembangan individual, dan para peserta didik yang timnya meraih skor tertinggi akan menerima sertifikat.

Model Pembelajaran Jigsaw pada hakekatnya melibatkan tugas yang memungkinkan siswa saling membantu dan mendukung satu sama lainnya dalam menyelesaikan tugas- tugas tersebut. Siswa mempunyai persepsi yang sama bahwa mereka memiliki tujuan yang sama, mempunyai tanggung jawab dalam materi yang dihadapi, saling membagi tugas dan tanggung jawab yang sama besarnya dalam kelompok, belajar kepemimpinan sementara, mereka mempertanggungjawabkan secara individu materi yang dibahas dalam kelompok.

Pembelajaran Jigsaw merupakan salah satu bentuk pembelajaran kooperatif dengan kelompok kecil antara 4-5 orang. Jigsaw berarti tergolong. Jadi pembelajaran model jigsaw untuk kelompok secara sebagian namun pada akhirnya merupakan satu kesatuan.

[like-to-dl theme=”green” url=”” like_url=”” message=”Click Like to Start Your Download!”]
Incoming search terms:

Leave a Reply