HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Model Pembelajaran Berbasis Masalah

Contoh Tesis– Eksperimentasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Langkah Penyelesaian Berdasarkan Polya Dan Krulik-Rudnick Ditinjau Dari Kreativitas Siswa (Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar)

Pembelajarn Visual Model Pembelajaran Berbasis Masalah

 

A.   Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan suatu kegiatan yang penting dalam hidup manusia. Penyelenggaraan pendidikan formal maupun  informal harus disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan pembangunan yang memerlukan jenis keterampilan dan keahlian serta peningkatan mutu sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penyelenggaraan pendidikan tidak lepas dari tujuan pendidikan yang hendak dicapai, karena tercapai tidaknya tujuan pendidikan merupakan tolak ukur dari keberhasilan penyelenggaran pendidikan. Pengetahuan dasar yang harus dimiliki semua manusia adalah membaca, menulis dan berhitung. Dalam hal ini pengetahuan dasar berhitung telah dikembangkan dalam dunia pendidikan yaitu melalui pelajaran matematika.

Mata pelajaran matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Kompetensi itu diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti dan kompetitif. Standar kompetensi dan kompetensi dasar matematika dalam dokumen ini disusun sebagai landasan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan tersebut di atas.

B.  Rumusan Masalah

Dari identifikasi masalah dan pembatasan masalah di atas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:

  1. Apakah model pembelajaran dengan langkah penyelesaian berdasarkan Polya menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik daripada model pembelajaran berbasis masalah dengan langkah penyelesaian berdasarkan Krulik-Rudnick?
  2. Apakah siswa yang mempunyai kreativitas tinggi prestasi belajar matematikanya lebih baik daripada siswa yang mempunyai kreativitas sedang maupun rendah, dan siswa yang mempunyai kreativitas sedang prestasi belajar matematikanya lebih baik daripada siswa yang mempunyai kreativitas rendah?.
  3. Pada model pembelajaran berbasis masalah dengan langkah penyelesaian berdasarkan Polya, manakah yang memberikan prestasi yang lebih baik, siswa dengan kreativitas tinggi, sedang atau rendah?
  4. Pada model pembelajaran berbasis masalah dengan langkah penyelesaian berdasarkan Krulik-Rudnick, manakah yang memberikan prestasi yang lebih baik, siswa dengan kreativitas tinggi, sedang atau rendah?
  5. Pada siswa dengan kreativitas tinggi, manakah yang memberikan prestasi belajar yang lebih baik, model pembelajaran berbasis masalah dengan langkah penyelesaian berdasarkan Polya atau model pembelajaran berbasis masalah dengan langkah penyelesaian berdasarkan Krulik-Rudnick.

C.  Saran

  1. Sebagai masukan bagi guru untuk memilih model pembelajaran berbasis masalah dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan langkah penyelesaian berdasarkan Polya dan model pembnelajaran berbasis msalah dengan langkah penyelesaian berdasarkan Krulik-Rudnick.
  2. Guru hendaknya mempersiapkan masalah matematika sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lancar sesuai tujuan yang
  3. Sebaiknya guru mengetahui berbagai macam tipe model pembelajaran.

Leave a Reply