HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Faktor Ekonomi Makro Mempengaruhi Investasi pada Sektor Pertanian

ABSTRAK

Sektor Pertanian sebagai sektor yang menjadi tumpuan hidup (pekerjaan primer) mayoritas peenduduk Indonesia, sumber pangan publik dan sektor yang berperan penting dalam mempengaruhi stabilitas perekonomian nasional, maka berbagai upaya dilakukan untuk dapat mendorong iklim yang kondusif bagi perkembangan investasi sektor ini. Penigkatan investasi sektor ini tidak memberikan efek negatif ke depan seperti yang potensial dilakukan oleh sektor-sektor lain. Berbagai faktor ekonomi makro diduga mempengaruhi investasi pada sektor industri pertanian. Selain suku bunga, faktor-faktor ekonomi makro lainnya baik secara individual maupun kolektif juga siknifikan mempengaruhi investasi yang ditanam baik masyarakat (PMDN) maupun investor asing (PMA), seperti tingkat pertumbuhan ekonomi, indek harga produk-produk pertanian,tingkat suku bunga serta tingkat inflasi yang kaitannya dengan penjualan produk pertanian keluar negeri, nilai tukar mata uang asing menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat investasi tersebut.

Investasi pada Sektor Pertanian Faktor Ekonomi Makro Mempengaruhi  Investasi pada Sektor Pertanian

Investasi pada Sektor Pertanian

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Pertumbuhan produksi domestik bruto (grPDB), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Indeks Harga produk pertanian, Tingkat suku bunga dan Inflasi secara simultan mempengaruhi besarnya investasi pada sektor pertanian. Hal ini dapat dilihat dari Nilai F hitung (5,662) yang lebih besar dari F tabelnya (2,901). Namun, apabila ditinjau dari segi parsial, variabel indeks harga produk pertanian mempunyai kontribusi positf dalam estimasi model investasi pertanian ini secara kolektif, demikian pula halnya dengan tingkat produk domestik bruto (GrPDB) terutama setelah disebutkan melalui beberapa uji seleksi (variabel) model. Sedangkan variabel nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mempunyai kontribusi negatif dalam mempengaruhi Nilai Investasi Sektor Pertanian

Untuk mendapatkan daftar lengkap contoh skripsi ekonomi lengkap / tesis ekonomi lengkap, dalam format PDF, Ms Word, dan Hardcopy, silahkan memilih salah satu link yang tersedia berikut :

Contoh Tesis

Contoh Skripsi

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Masalah
Pemerintah terus mengupayakan usaha-usaha dalam penciptaan kesejahteraan rakyat. Hal ini merupakan amanat yang telah diembankan oleh rakyat. Di dalam rangka mencapai sasaran tersebut, pemerintah terus melakukan berbagai upaya pengembangan di segala bidang. Oleh karena itu, tentu saja pemerintah memerlukan sumber pembiayaan dana untuk membiayai pembangunan. Sumber pembiayaan pembangunan dapat digali dari sumber dalam negeri dan luar negeri.

Sumber dari dalam negeri yang diandalkan pemerintah selama ini berasal dari penerimaan berbagai pajak, ekspor migas dan non-migas dan kelebihan dari potensi daerah yang beranekaragam. Sedang dari luar negeri umumnya dapat berupa pinjaman luar negeri langsung, investasi langsung dari luar negeri (foreigen direct invesment- FDI) dan investasi asing portofolio. Berbagai sumber dari pembiayaan tersebut yang paling mendapatkan perhatian besar adalah upaya untuk mengoptimalkan penggunaan sumber pembiayaan yang berasal dari dalam negeri sebagai upaya untuk mandiri. Sedangkan alternatif pembiayaan yang berasal dari luar negeri seyogyanya dapat bersumber dari sumber pembiayaan yang efisien dan dapat didayagunakan dengan efektif.

Secara umum, berdasar pengalaman yang dirasakan negara-negara berkembang di Asia, apapun pandangan yang mendasari, Penanaman Modal Asing (PMA) diyakini dapat bermanfaat bagi negara penerima (Gillis dalam Basuki dan Sulistiyo, 1992). Manfaat tersebut antara lain : a) transfer modal, b) penciptaan lapangan kerja, c) transfer teknologi, d) akses pasar internasional melalui produk-produk ekspor, dan e) trasfer kemampuan manajerial dan pengedalian mutu. Negara sedang berkembang pada umumnya memiliki struktur penduduk yang bekerja di sektor pertanian (primer). Pemusatan kegiatan produksi seperti tanah dan tenaga kerja yang relatif banyak. Begitu pula di Indonesia dimana perekonomian masih didominasi dari sektor pertanian, yang dapat dilihat dari faktor-faktor pokok yang dijabarkan secara lengkap :
a. Komposisi Angkatan Kerja
Penduduk Indonesia yang masih dalam taraf/fase awal pembangunan ekonominya banyak menggantungkan pendapatan hidupnya pada sektor pertanian. John P. Doll (1984) berpendapat, merupakan suatu tahapan yang alamiah suatu negara akan mengkonsentrasikan pembangunannya pada sektor-sektor yang mengandalkan keunggulan alam yang dimilikinya (comparative advantage). Oleh karena itu sebagian besar tenaga kerja Indonesia bekerja di sektor pertanian. Pada tahun 2002 ada sekitar 44% orang dari total jumlah tenaga kerja Indonesia. Angka ini paling dominan dibandingkan angkatan kerja pada sektor lainnya (Tabel 1.1)

Faktor Ekonomi Makro Mempengaruhi  Investasi pada Sektor Pertanian

b. Komposisi Produk Domestik Bruto
Pada tahun 2004, sektor pertanian menyumbang 67.318,5 milyar rupiah atau sekitar 16,3 % dari total PDB Indonesia. Sumbangan sektor pertanian menempati urutan kedua setelah sektor industri pengolahan.

Incoming search terms:

Leave a Reply