Program Studi Pascasarjana (S-2) Manajemen Unika SOEGIJAPRANATA, memberikan pengetahuan manajerial, baik secara praktis maupun teoritis yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai perubahan lingkungan bisnis. Peserta program dapat menerapkan berbagai konsep manajemen yang telah dipelajari ke dalam aplikasi bisnis. Program ini memberikan peluang kepada para peserta untuk mendiskusikan isue-isue bisnis saat ini dengan para kolega dan dosen-dosen akademisi maupun praktisi yang ahli dibidangnya.
Daftar Isi
Sejarah Magister Manajemen Universitas Unika Soegijapranata, Semarang
Di awal berdirinya, Universitas Katolik Soegijapranata yang berlokasi di Jl. Pandanaran 100 Semarang terdiri dari tiga Fakultas yakni Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ekonomi. Seiring dengan perkembangan Universitas, sejak pertengahan dekade 1990 seluruh aktivitas UNIKA Soegijapranata dipusatkan di Kampus Bendan Dhuwur dan hingga saat ini Kampus Bendhan Dhuwur menjadi pusat kegiatan akademis perguruan tinggi ini.
Nama “Soegijapranata” diambil dari nama Mgr. Alb. Soegijapranata, SJ, seorang imam dan Uskup Agung pribumi pertama yang menjadi tokoh dan pahlawan nasional. Soegijapranata lahir di Surakarta, 25 November 1896. Masuk sebagai novis Serikat Yesus di Mariendaal, Grave, Belanda pada tanggal 27 September 1920. Ditabiskan sebagai Imam pada tanggal 15 Agustus 1931 dan pada tanggal 20 September 1940 sebagai Uskup Agung Semarang.
Perjuangan dan perhatian dia dalam dunia pendidikan merupakan kelanjutan dari sikap gurunya, Romo Frans Van Lith, SJ. Salah satunya adalah perjuangannya dalam mengangkat dua perguruan tinggi Katolik tertua. Universitas Parahyangan Bandung dan IKIP Sanata Dharma Yogyakarta (sekarang Universitas Sanata Dharma) hingga memperoleh status disamakan dengan perguruan tinggi negeri. Melalui nama “Soegijapranata” inilah, Unika Soegijapranata berkehendak untuk meneruskan semangat perjuangan Mgr. Alb. Soegijapranata, SJ sebagai pelindung universitas. Adapun film yang mengangkat kisah hidup Mgr. Albertus Soegijapranata yang merupakan pelindung dari Universitas Katolik Seogijapranata sendiri telah diangkat ke layar lebar pada tahun 2012 lalu. Film berjudul “Soegija” tersebut disutradarai oleh Garin Nugroho dan mendapat sambutan yang sangat baik dari seluruh pecinta film di negeri ini dimana tercatat lebih dari 500.000 penonton telah menyaksikan film ini secara langsung di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.
Visi
Untuk menjadi komunitas akademik yang unggul dalam pendidikan, penelitian dan pelayanan sesuai dengan nilai-nilai Kristen tentang cinta, keadilan dan kejujuran.
Misi
Memberikan pendidikan akademis yang berkualitas dan dukungan untuk pengembangan kepribadian dan kepemimpinan secara penuh.
Melakukan penelitian dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk peningkatan kesejahteraan manusia.
Terapkan perkembangan ini dalam penelitian sains dan teknologi untuk peningkatan kesejahteraan manusia melalui layanan kepada masyarakat.
Fokuskan perhatian pada masalah sosial-budaya di masyarakat dan temukan solusinya melalui komunitas akademik.
Mengembangkan jaringan kerja sama dengan lembaga pendidikan, penelitian dan layanan pada skala lokal, nasional dan internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.
Terus meningkatkan dan mengembangkan universitas sedemikian rupa sehingga dapat mendukung semua upaya menuju pencapaian keunggulan.
Contoh Tesis Manajemen Universitas Unika Soegijapranata, Semarang
- Inovasi Pemanfaatan Media Sosial dan Penawaran Home Service Perawatan Kecantikan pada Perusahaan Eirys
Perusahaan Eirys adalah perusahaan yang bergerak di bidang salon kecantikan dan tubuh spa perawatan kulit wajah untuk wanita. Persaingan di dunia bisnis salon kecantikan, spa, dan klinik kecantikan di Semarang yang semakin bertambah jumlahnya, membuat Eirys mau mengembangkan bisnis mereka, yang saat ini hanya terbatas pada toko layanan salon kecantikan spa di showroom studio yang dikelola secara konvensional, dengan melakukan beberapa inovasi. Pola konsumsi saat ini menekankan akses pada berbagai social media dengan menggunakan berbagai gadget yang terhubung langsung ke Internet. Ini memperkuat fakta bahwa penggunaan teknologi informasi komunikasi internet bisa menjadi alternatif bagi pengusaha untuk mengembangkan bisnis mereka. Inovasi pertama adalah yang dilakukan oleh Eirys adalah penggunaan inovatif media sosial.
Banyak pelanggan Eirys mempertanyakan apakah perawatan dapat dilakukan dan dilakukan di rumah. Pelanggan yang meminta Eirys dikenal sebagai pekerja aktif dan aktif dalam perawatan rumah tangga yang beralasan bahwa mereka tidak punya banyak waktu untuk melakukan perawatan di salon spa I klinik kecantikan. Pelanggan Eirys punya alasan untuk itu sering mengalami kesulitan untuk pergi ke klinik dan beberapa lainnya tidak ingin pergi ke salon spa I klinik kecantikan yang diinginkan yang memiliki lalu lintas padat di jalan. Ini yang mendasari inovasi kedua yang akan dilakukan yaitu dengan menambahkan tawaran kecantikan layanan rumah perawatan.
Penelitian ini dapat memberikan masukan dan pertimbangan bagi perusahaan Eirys di Indonesia inovasi dengan menggunakan media sosial dan menawarkan layanan perawatan kecantikan di rumah yang dapat diterima dan sesuai dengan keinginan pelanggan. Inovasi adalah dilakukan agar nantinya bisa dijadikan dasar apakah layak atau tidak untuk benar-benar menerapkan inovasi untuk mengembangkan bisnis dan dijalankan oleh Eirys dan seterusnya bisnis.
- Strategi Bisnis Dealer Yamaha Hidup Batu dengan Alisis TOWS Dealer Yamaha merupakan bisnis yang menjanjikan dan penuh persaingan
Dealer Yamaha Hidup Baru berdiri sejak Mei 2008 dan beralamat di Jalan Raya Kudus Jepara No 422, Kudus. Dealer Yamaha Hidup Baru merupakan dealer keempat di Kota Kudus dan ini merupakan dealer paling muda dibandingkan dealer lain seperti Harpindo, Mataram Sakti, dan Murah Motor. Analisa TOWS dapat membantu memudahkan dalam mengukur posisi perusahaan dan perusahaan lawan secara komperehensif serta detail. Analisa TOWS juga dapat membantu perusahaan dalam menganalisa kekuatan dan kelemahan perusahaan, serta peluang yang dapat diambil perusahaan, dan ancaman yang bisa dihadapi. Keempat hal itu sangatlah penting untuk diketahui perusahaan agar perusahaan dapat membuat suatu strategi yang tepat di dalam persaingan dunia bisnis yang sangat ketat . Alasan dipilihnya TOWS karena dibandingkan dengan strategi lain, TOWS memiliki keunggulan yaitu memperhatikan analisa dari segi internal perusahaan (kekuatan dan kelemahan) serta dari segi eksternal perusahaan (ancaman dan peluang). Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “STRATEGI BISNIS DEALER YAMAHA HIDUP BARU DENGAN ANALISIS TOWS”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan strategi alternatif bisnis Dealer “Yamaha Hidup Baru” dengan menggunakan analisis TOWS. Responden pada penelitian ini adalah 1 orang pimpinan Dealer Yamaha Hidup
Baru, 10 konsumen, 3 karyawan, dan 1 pesaing dari Dealer Yamaha Hidup Baru. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer. Dalam setiap penelitian dibutuhkan alat pengumpulan data untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan guna untuk menyelesaikan dan menjawab perumusan masalah yang muncul. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner dan interview atau wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kualitatif
Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan pada bagian sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa strategi alternatif bisnis Dealer “Yamaha Hidup Baru” adalah sebagai berikut: (1) SO Strategies: Mempertahankan kualitas barang dan jasa yang lebih baik dari pesaing dan fasilitas pembayaran yang lengkap untuk memenuhi permintaan konsumen, Menggunakan harga yang lebih murah dan diskon untuk memenuhi permintaan konsumen, Menggunakan kelebihan 3S untuk membuka cabang baru, Tetap menanggapi komplain dengan baik untuk menambah keramaian dealer. (2) ST Strategies: Menggunakan keunggulan kualitas barang dan jasa pelayanan untuk menghadapi pesaing, Menggunakan kelebihan harga lebih murah dan diskon untuk menghadapi persaingan yang ada. (3) WO Strategies: Menggunakan jasa pengiriman untuk memenuhi permintaan konsumen, Membuka cabang baru dan melakukan promosi dengan lebih efektif (4) WT Strategies: Menghadapi persaingan dengan lebih gencar melakukan promosi dan Mengikat konsumen dengan cara free delivery.
Saran yang dapat dikemukakan berdasarkan pada kesimpulan yang ada antara lain adalah sebagai berikut: (1) Sebaiknya pihak Dealer “Yamaha Hidup Baru” dapat menerapkan kombinasi dari analisis strategi TOWS dalam rangka meningkatkan kinerjanya dalam menghadapi persaingan. (2) Pada penelitian mendatang dengan topik serupa dapat dilakukan perbandingan Dealer “Yamaha” di beberapa daerah.
- Employee Engagement: Antecedents & Pengaruhnya pada Kinerja Karyawan UNIKA Soegijapranata Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived organizational support, perceived supervisor support, reward and recognition, dan karakteristik pekerjaan terhadap employee engagement, serta pengaruh employee engagement pada kinerja karyawan. Objek penelitian ini adalah karyawan administratif Universitas Katolik (UNIKA) Soegijapranata Semarang. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner pada 115 responden dengan penentuan sampel karyawan yang telah bekerja minimal 2 tahun. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi, dan jalur.
Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa perceived organizational support, perceived supervisor support, reward and recognition, dan karakteristik pekerjaan berpengaruh positif terhadap employee engagement, employee engagement berpengaruh positif pada kinerja karyawan, dan employee engagement memediasi perceived organizational support, perceived supervisor support, reward and recognition, dan karakteristik pekerjaan pada kinerja karyawan .
- Analisis Pengembangan Kompetensi Global Guru Studi Kasus di Dua Sekolah Nasional Plus di Semarang
Era globalisasi telah mendorong terjadinya persaingan yang semakin ketat diberbagai bidang, tidak terkecuali pendidikan. Penulis mencermati bahwa dalam kerangka persaingan ketat di era global tersebut, lembaga sekolah di dalam negeri, baik negeri maupun swasta, semakin berbenah untuk dapat mewujudkan diri menjadi sekolah global. Dalam kerangka inilah, sangat penting untuk melakukan analisis bahwa ketika sebuah sekolah mempersepsikan diri sebagai sekolah global, apakah benar memang merupakan sekolah global ditinjau dari berbagai indikator, seperti: kurikulum, orientasi budaya, sarana, persepsi dan kompetensi guru serta strategi pengembangnnya. Terkait dengan fenomena perkembangan sekolah global ini, dua sekolah yaitu MRS dan DCS menarik untuk diteliti. Kedua sekolah yang berlokasi di Semarang tersebut sama-sama memiliki misi untuk menyelenggarakan sekolah bertaraf internasional dan global yang relatif cukup pesat berkembang. Fokus studi dalam penelitian ini adalah melakukan analisis tentang indikator sekolah global pada kedua sekolah, MRS dan DCS, menganalisis persepsi guru terhadap globalisasi pendidikan maupun sekolah global, kompetensi global guru dan strategi pengembangannya. Melalui survei, observasi dan in-depth interview data dikumpulkan, kemudian dilakukan analisis dengan pendekatan Deskriptif-Kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa MRS dan DCS adalah sekolah global sesuai indikator yang ada, guru di kedua sekolah memiliki persepsi yang cukup terhadap globalisasi pendidikan dan sekolah global, mereka memiliki kompetensi global yang cukup, meskipun masih relatif masih kurang dalam hal pengembangan aspek open minded, holistic thinking dan being explorer anak melalui pembelajaran interdisipliner dan kolaborasi. Guru-guru juga masih kurang dalam international experience. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwastrategi pengembangan kompetensi global belum diformulasikan dengan terstruktur, operasional dan sistematik, karena itu penulis mengajukan strategy mapping dalam kerangka Balanced Scorecard sebagai alternatif strategi pengembangan kompetensi global guru MRS dan DCS.





![Interpretasi Peta Riset VOSviewer : Antenatal Care [Kebidanan]](https://idtesis.com/wp-content/uploads/Network-Visualization-60x60_c.png)







Leave a Reply