HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Program Nasional PNPM

ANALISIS EKONOMI  PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN (PNPM-MP) DI KELURAHAN BALEPANJANG KECAMATAN JATIPURNO KABUPATEN WONOGIRI

Program Nasional PNPM Program Nasional PNPM

 A. Latar Belakang

Masalah tingginya angka kemiskinan juga masih dialami oleh Kabupaten Wonogiri. Berdasarkan hasil survey tentang data dan informasi kemiskinan tahun 2009 yang dilakukan oleh Gabungan antar SKPD terlihat bahwa jumlah penduduk miskin di Kabupaten Wonogiri relatif besar yaitu masih mencapai 325.598 orang (26,37%). Meskipun tidak terbesar dibandingkan kabupaten/kota lainya di Provinsi Jawa Tengah, kondisi ini masih berada di atas persentase rata-rata penduduk miskin Provinsi Jawa Tengah sebesar 17,72%. Sedangkan menurut Data kemiskinan Kelurahan Balepanjang Kecamatan Jatipurno status 31 Desember 2009 yang bersumber dari UPTB KB PMD Kelurahan Balepanjang Kecamatan Jatipurno dan sudah direvisi oleh BPS terhadap jumlah rumah tangga PPLS 08 menurut klasifikasi

kemiskinan berjumlah 250 KK dengan jumlah anggota jiwa 860 yang berarti KK Miskin Kelurahan Balepanjang Kecamatan Jatipurno 22%  dari jumlah  1.137 KK dengan jumlah penduduk 4.000 jiwa. Rendahnya pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk yang sangat besar akan berpengaruh terhadap kondisi sosial manusia di Kabupaten Wonogiri. Permasalahan dan tantangan pembangunan daerah lima tahun ke depan masih diprioritaskan pada masalah-masalah sosial yang mendasar, antara lain besarnya angka kemiskinan dan pengangguran. Indikator yang paling umum digunakan untuk menunjukkan tingkat kesejahteraan masyarakat (perekonomian) suatu daerah adalah dengan melihat kinerja perekonomiannya.

Perkembangan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan tahun dasar 2000 Kecamatan Jatipurno pada tahun 2009 sebesar 75,374 milyar rupiah, meningkat sebesar 3,596 milyar rupiah bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya (tahun 2008) sebesar 71,778 milyar rupiah. Peningkatan PDRB di Kecamatan Jatipurno tidak terlepas dari perkembangan seluruh sektor ekonomi di Kecamatan Jatipurno tersebut.

B. Perumusan Masalah

  1. Bagaimana dampak PNPM-MP terhadap tingkat produksi anggota?
  2. Bagaimana dampak PNPM-MP terhadap penyerapan tenaga kerja?
  3. Bagaimana dampak PNPM-MP terhadap keuntungan usaha yang diperoleh anggota?

 

 

 C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak PNPM-MP terhadap tingkat produksi anggota, penyerapan tenaga kerja, dan keuntungan usaha yang diperoleh anggota.

D. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Dampak Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) terhadap tingkat produktivitas anggota UPPKS sesudah menerima dana PNPM-MP di Kelurahan Balepanjang Kecamatan Jatipurno lebih baik dibandingkan sebelum menerima dana PNPM-MP dengan rata-rata kenaikan produksi sebesar 93,68%.
  2. Jumlah penyerapan tenaga kerja pada usaha anggota UPPKS sesudah menerima dana PNPM-MP di Kelurahan Balepanjang Kecamatan Jatipurno lebih baik dibandingkan sebelum menerima dana PNPM-MP dengan kecenderungan penyerapan tenaga kerja baru yang meningkat dengan persentase rata-rata 23,64%.
  3. Tingkat keuntungan usaha anggota kelompok UPPKS sesudah menerima dana PNPM-MP di Kelurahan Balepanjang Kecamatan Jatipurno lebih baik dibandingkan sebelum menerima dana PNPM-MP dengan kecenderungan peningkatan keuntungan usaha yang diterima oleh anggota UPPKS dengan persentase rata-rata 61,09%.

 

Leave a Reply