HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengelolaan Koleksi Langka di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi DIY adalah salah satu perpustakaan umum di Propinsi DIY yang memiliki Jenis Koleksi Khusus yaitu Koleksi Langka. Koleksi langka dapat disebut koleksi khusus karena tidak banyak perpustakaan umum di Propinsi DIY yang menyimpan koleksi langka. Koleksi Langka merupakan salah satu jenis koleksi unggulan di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi DIY. Koleksi Langka merupakan jenis koleksi yang kuno atau antik, termasuk jarang dan sulit untuk di temukan, hanya perpustakaan atau mussium tertentu saja yang memilikinya. Bahan pustaka yang termasuk kedalam koleksi langka adalah bahan pustaka yang memiliki tahun terbit cukup lama, serta sudah sangat sulit di temukan di pasaran, dan bisa di katakan merupakan bahan pustaka kuno atau antik Dalam perkembanganya koleksi langka banyak dicari orang, terutama semakin berkembangnya ilmu pengetahuan khususnya ilmu bidang budaya. Para kaum budayawan, sejarahwan, arkheolog, maupun para peneliti – peneliti yang mencari informasi mengenai kehidupan, peristiwa – peristiwa yang terjadi dimasyarakat pada masa lampau dsb. Para peneliti ini mencari buku – buku tersebut sebagai objek penelitian dari masing – masing disiplin ilmu yang mereka tekuni. Semakin tua usia suatu bahan pustaka semakin banyak para peneliti yang mencarinya. Sebelum ada lembaga atau perpustakaan yang mengelola dan melindungi koleksi langka, buku – buku lama yang dimiliki sesorang hanya di biarkan begitu saja bahkan ada diantaranya yang membuang atau bahkan membakarnya . Mereka mengganggap buku – buku tersebut tidak ada gunanya, tidak berharga, hanya membuat kotor, dan memenuhi ruangan . Hal seperti ini terjadi karena banyak masyarakat yang kurang memahami pentingnya manfaat dari buku – buku tersebut, selain itu mereka juga tidak tahu harus bagaimana dan memberitahu kepada siapa jika mereka menemukan koleksi yang tergolong jenis koleksi langka tersebut. Kejadian – kejadian yang terjadi di masyarakat ini mendorong Perpustakaan untuk lebih berperan aktif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya yaitu sebagai lembaga yang bertugas mengelola, melindungi dan melayankan kepada masyarakat hasil karya manusia terutama dalam hal ini adalah koleksi langka. Khususnya dalam pembahasan ini adalah buku – buku yang tergolong langka, buku – buku ini perlu adanya pengabadian dan pelestarian baik isi maupun fisik buku.

Oleh karena itu mengingat manfaat dan isinya yang sangat penting dan berharga bagi masyarakat, koleksi langka perlu perawatan dan penanganan yang baik sehingga masyarakat dapat menikmati manfaat dan isinya. Demikian halnya dengan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta selalu berusaha menjalankan tugas dan fungsinya yang salah satunya adalah memberi informasi kepada masyarakat, khususnya dalam pembahasan ini adalah informasi yang berkenaann dengan koleksi langka. Pembahasan mengenai koleksi langka ini dilatar belakangi oleh beberapa kenyataan yang terjadi di lapangan diantaranya yaitu sulitnya melakukan pengembangan koleksi karena terhambat oleh masalah anggaran. Masih banyaknya koleksi yang belum di olah dengan baik hanya di letakan tergeletak dilantai saja. Pengguna sulit menemukan koleksi melalui penelusuran kartu katalog karena tidak semua nomor klasifikasi yang tertera di label buku sesuai dengan nomor klasifikasi  yang tertera di kartu katalog, sehingga penggunjung di sediakan buku yang berisi daftar buku beserta nomor klasnya sebagi alternatif penggati katalog.

Leave a Reply