HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Pengaruh Penggunaan Media Transparansi terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Judul Tesis : Pengaruh Penggunaan Media Transparansi terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Ditinjau dari Minat Belajar Siswa di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Semen Kabupaten Kediri (Studi Eksperimen di SD Negeri Kecamatan Semen Tahun Pelajaran 2008/2009)

 

A. Latar Belakang

Setiap satuan pendidikan jalur pendidikan di sekolah harus menyediakan sarana belajar yang sesuai dengan kurikulum sekolah. Kurikulum sekolah disusun untuk mewujudkan tujuan pendidikan pendidikan nasional dengan memperhatikan tahap perkembangan siswa dan kesesuaian dengan lingkungan, kebutuhan pendidikan nasional, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sesuai dengan jenis dan jenjang masing-masing satuan pendidikan.

Ditegaskan juga tentang prinsip penyelenggaraan pendidikan diantaranya, pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat, dan memberi keteladanan, membangun kemauan, serta mengembangkan kreatifitas peserta didik dalam proses pembelajaran.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara penggunaan media transparansi dengan media konvensional terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa SDN Kecamatan Semen Kabupaten Kediri?
  2. Apakah ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara minat belajar tinggi dengan minat belajar rendah terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa SDN Kecamatan Semen Kabupaten Kediri?
  3. Apakah ada interaksi pengaruh yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran dengan minat belajar terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa SDN Kecamatan Semen Kabupaten Kediri?

 

C. Kajian Teori

Pengertian belajar

Belajar merupakan kewajiban bagi setiap siswa sepanjang masa. Karena hampir semua kecakapan, keterampilan, pengetahuan, kebiasaan, kegemaran, terbentuuk dan berkembang dari hasil belajar. Berbagai ahli mengemukakan pendapatnya tentang belajar, diantaranya, Oemar Hamalik (2008 : 106) yang mengatakan bahwa “… belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung, yang menghasilkan perubahanperubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan nilai sikap. Perubahan itu bersifat secara dinamis dan membekas.” Lebih lanjut Syaiful Sagala (2007 : 37) menyatakan bahwa “… belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman.”

Prestasi belajar

Menurut Sutartinah Tirtonagoro (1989 : 43) : “Prestasi belajar adalah penilaian hasil usaha kegiatan belajar mengajar yang dinyatakan dalam bentuk simbol, angka, huruf maupun kalimat yang dapat mencerminkan hasil yang dicapai oleh setiap anak dalam periode tertentu.”

Pengertian Media Transparansi

Media transparansi merupakan media pembelajaran yang memanfaatkan beberapa peralatan berdaya listrik. Menurut Arif S. Sadiman (2006 : 61) media transparansi adalah media visual proyeksi yang dibuat diatas bahan transparan, biasanya film acetate atau plastik berukuran 8 ½ x 11. Media transparansi atau Overhead Transparancy (OHT) sering disebut dengan nama perangkat kerasnya Overhead Projector (OHP).

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2 dan penyajian data secara deskriptif analisis.

Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SDN Kecamatan Semen Kabupaten Kediri tahun 2008/2009.

Cara pengambilan sampel dengan multi stage random sampling, sehingga sampel penelitian adalah 38 siswa klas VI SDN Sidomulyo sebagai klas eksperimen dan 38 siswa klas VI SDN Bobang I sebagai klas kontrol. Instrumen untuk pengumpulan data berupa angket minat belajar dan tes prestasi belajar. Untuk mengetahui kesahihan dan ketepatan instrumen angket dan tes dilakukan uji validitas, reabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan uji prasyarat analisis data, yaitu uji normalitas dengan rumus Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas dengan uji Harley.

Untuk analisis data dan pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis varians atau ANAVA dua jalan, yang dilanjutkan dengan uji Scheefee untuk mengetahui antar kelompok sel.

 

E. Kesimpulan

1. Ada perbedaan pengaruh pembelajaran dengan media konvensional dengan media transparansi terhadap prestasi belajar IPA. Pembelajaran IPA dengan media transparansi lebih memiliki dampak positif bagi siswa dibandingkan dengan media pembelajaran konvensional, karena lebih memberikan pemahaman terhadap ruang bagi siswa untuk materi pelajaran IPA yang diajarkan. Pada pembelajaran dengan media transparansi dapat menumbuhkan minat bagi siswa untuk belajar lebih giat, sehingga hal ini dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam bidang IPA secara optimal. Tetapi untuk siswa yang memiliki minat rendah kedua media pembelajaran tersebut baik media pembelajaran konvensional maupun media transparansi.

2. Ada perbedaan pengaruh minat belajar yang tinggi dan minat belajar yang rendah terhadap hasil belajar IPA. Siswa yang mempunyai minat belajar yang tinggi, maka hasil belajar yang dicapai akan cenderung lebih baik dan tinggi. Demikian pula sebaliknya siswa yang mempunyai minat belajar yang rendah, maka hasil belajar yang akan dicapai akan relatif lebih rendah. Minat merupakan salah satu faktor yang ikut menentukan keberhasilan siswa dalam mencapai prestasi belajar IPA yang optimal.

3. Ada interaksi pengaruh media pembelajaran dan minat belajar siswa terhadap hasil belajar IPA. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA akan dapat ditingkatkan apabila guru dapat memilih dan menerapkan media yang tepat sebagai sarana penyampaian materi pelajaran yang diberikan dan juga tak kalah pentingnya adanya minat belajar dari siswa itu sendiri, sebab tanpa adanya minat belajar dari siswa ketertarikan siswa terhadap IPA akan berkurang dan hal ini akan cenderung mengurangi minat siswa dalam belajar dan kreatifitasnya pun tidak akan berkembang dengan baik. Dibuktikan dengan adanya beda mean yang dihitung dengan menggunakan uji Scheffe, dengan ketentuan beda mean pada tiap sel sebagai berikut :

  • Prestasi belajar IPA dengan menggunakan media transparansi dengan minat tinggi lebih baik daripada prestasi belajar IPA dengan menggunakan media konvensional dengan minat tinggi, dengan Fhitung sebesar 24,380.
  • Prestasi belajar IPA dengan menggunakan media transparansi dengan minat tinggi lebih baik daripada prestasi belajar IPA dengan menggunakan media transparansi dengan minat rendah, dengan Fhitung sebesar 81,632.

Leave a Reply