HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Penerapan Strategi Pembelajaran dengan Metode Latihan Distributed Progressive

Judul Tesis : Penerapan Strategi Pembelajaran dengan Metode Latihan Distributed Progressive untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Pendidikan Jasmani Pada Materi Bola Basket di SMA Negeri 1 Banyudono

 

A. Latar Belakang Masalah

Metode pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam praktek pembelajaran pendidikan jasmani umumnya dan permainan boa basket khususnya, cenderung berpusat pada guru, dimana para siswa melakukan latihan fisik atau latihan keterampilan dasar berdasarkan perintah dari guru. Latihan-latihan tersebut hampir tidak pernah dilakukan oleh siswa karena inisiatif sendiri. Masih banyak guru-guru pendidikan jasmani ketika mengajar mempergunakan pendekatan atau metode konvensional yang paling disenangi dalam pelaksanaan proses pembelajaran secara konvensional sering mengabaikan tugas-tugas ajar dan tidak sesuai dengan taraf perkembangan anak.

Pemilihan metode pembelajaran yang tepat sangat berhubungan dengan situasi belajar. Pertimbangan penggunaan metode pembelajaran tertentu harus memperhatikan dalam kondisi bagaimana dan di mana proses pembelajaran tersebut dilaksanakan. Kondisi belajar juga berhubungan dengan karakteristik dari materi pelajaran. Dengan demikian karakteristik dari materi pelajaran juga harus dipertimbangkan dalam memilih metode pembelajaran. Jadi untuk mengatasi masalah pembelajaran tersebut dan untuk meningkatkan pestasi keterampilan bermain bola basket, maka guru perlu melakukan tindakan kelas yang memiliki tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas praktek pembelajaran secara berkesinambungan sehingga meningkatkan mutu hasil pembelajaran serta meningkatkan efisiensi pengelolaan pembelajaran.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah dengan menggunakan strategi pembelajaran dengan metode latihan distributed progressive akan dapat meningkatkan motivasi belajar pendidikan jasmani pada materi bola basket siswa kelas XI IPS.1 SMA Negeri 1 Banyudono?
  2. Apakah dengan menggunakan strategi pembelajaran dengan metode latihan distributed progressive akan dapat meningkatkan prestasi belajar pendidikan jasmani pada materi bola basket siswa kelas XI IPS.1 SMA Negeri 1 Banyudono?

 

C. Landasan Teori

Strategi Pembelajaran

Strategi pembelajaran adalah spesifikasi untuk menyeleksi serta mengurutkan peristiwa belajar atau kegiatan pembelajaran (Barbara B. Seels dan Rita C. Richey, 1994 : 34). Kemp (1995) dalam Wina sanjaya (2008 : 187) menjelaskan, bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Senada dengan pendapat di atas, Dick and Carrey (1985) dalam Wina Sanjaya (2008 : 187) juga menyebutkan bahwa strategi pembelajaran itu adalah suatu set materi dan prosedur pembelajaran yang digunakan secara bersama-sama untuk menimbulkan hasil hasil belajar siswa. Salah satu unsur penting dalam mengajar adalah memilih strategi pembelajaran yang tepat. Hal ini akan berpengaruh pada tingkat keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Ketepatan dalam memilih strategi mengajar juga akan meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran yang akan diajarkan oleh guru, demikian juga sebaliknya.

Metode Latihan Distributed Progresif

Metode latihan progresif terdistribusi (distributed progressive) adalah latihan yang dilakukan secara bertahap dengan setiap tahap latihannya diselingi dengan istirahat dan merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi dalam pelatihan olahraga. Dalam hal ini seorang guru dituntut agar dapat menerapkan metode latihan yang efektif. Menurut Rusli Lutan (2002 : 26) mengemukakan bahwa ”Efektifitas pengajaran/latihan merupakan jalan keberhasilan dalam proses pembiasaan atau sosialisasi siswa atau atlet dan pengembangan sikap serta pengetahuan yang mendukung pencapaian keterampilan yang baik dalam kerangka program pembinaan”.

 

Pengertian Motivasi

Motivasi berasal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu, yang menyebabkan individu tersebut bertindak atau berbuat. Motif tidak dapat diamati secara langsung, tetapi dapat diinterprestasikan dalam tingkah lakunya, berupa rangsangan, dorongan, atau pembangkit tenaga munculnya suatu tingkah laku tertentu.

 

Prestasi Belajar

Menurut kamus umum bahasa Indonesia yang dikeluarkan Balai Pustaka, yang dimaksud prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dilakukan, dikerjakan dan sebagainya) dan belajar berarti berusaha (berlatih, dan sebagainya) supaya mendapat suatu kepandaian (Poerwadarminta, 2003 :121 dan 910). Menurut Syaifudin Aswar (1987 : 13) menyatakan arti dari prestasi adalah hasil yang telah dicapai oleh pebelajar dalam belajar. Sedangkan pengertian belajar menurut Ngalim Purwanto (1990 :84) adalah suatu perubahan di dalam kepribadian yang menyatakan diri sebagai suatu pola baru dari pada reaksi yang berupa kacakapan, sikap, kebiasaan, kepandaian, atau suatu pengertian.

 

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada siswa kelas XI IPS.1 SMA Negeri 1 Banyudono.

Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan sumber data berupa tempat dan peristiwa, informan dan dokumen.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, angket, dan tes.

Penelitian ini dilaksanakan dalam tahapan siklussiklus tindakan. Sebelum penelitian memasuki tahapan siklus, terlebih dahulu diadakan tindakan pra siklus dengan menggunakan metode konvensional. Setelah tindakan pra siklus dilakukan, kemudian dilanjutkan tindakan siklus I, tindakan siklus II, dan tindakan siklus III yang masing-masing tindakan siklus menggunakan metode latihan distributed progressive.

 

E. Kesimpulan

1. Pembelajaran dengan menggunakan metode latihan distributed progressive dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI IPS.1 SMA Negeri 1 Banyudono tahun pelajaran 2009/2010. Pembelajaran pada pra siklus atau pre-test dengan diberi pertanyaan sebanyak 35 motivasi belajar siswa diperoleh rerata skor 3.07 dengan kategori cukup, pada posttest yang dilakukan setelah tindakan siklus diperoleh rerata 3.72 dengan kategori baik. Dari rerata pembelajaran sebelum tindakan atau pra siklus dan setelah tindakan, motivasi pembelajaran siswa dapat dikatakan ada kenaikan yang cukup signifikan. Begitu pula aktivitas guru dalam pembelajaran mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup pengelolaan pembelajaran dari siklus pertama, siklus kedua, dan siklus ketiga mengalami kemajuan yang sangat berarti. Hal ini dapat ditunjukkan dari perolehan skor rata-rata siklus pertama 2.85 dengan kategori cukup, siklus kedua 3.53 dengan kategori baik, dan siklus ketiga 4.23 dengan kategori sangat baik.

2. Pembelajaran dengan menggunakan metode latihan distributed progressive dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI IPS.1 SMA Negeri 1 Banyudono tahun pelajaran 2009/2010 secara individual dan secara klasikal. Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil evaluasi pembelajaran siklus pertama, siklus kedua dan siklus ketiga.

Incoming search terms:

Leave a Reply