HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pemanfaatan Proyek Peningkatan Mutu Intensifikasi (PMI) Padi

Judul : Analisis Hubungan Faktor-Faktor Intern Petani dengan Tingkat Motivasinya dalam Pemanfaatan Proyek Peningkatan Mutu Intensifikasi (PMI) Padi di Kabupaten Magelang

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pembangunan Pertanian merupakan bagian dari pembangunan Nasional yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat yang bergerak disektor pertanian (Prayitno & Arsyad, 1987). Sektor pertanian merupakan sektor yang sangat penting baik dalam jangka panjang pembangunan ekonomi maupun untuk pemulihan ekonomi jangka pendek. Karena itu merupakan momen yang tepat untuk menggali pemikiran mengenai reorientasi kebijakan pembangunan pertanian. Kebijakan pembangunan pertanian tersebut diarahkan agar pertanian menjadi sektor yang tangguh, dalam jangka pendek mampu menghadapi krisis ekonomi dan dalam jangka panjang mampu menghadapi globalisasi dengan sistem pertanian berkelanjutan, dalam sistem ekonomi yang demokratis dan dalam pemerintah yang terdesentralisasi (Masyuri, 2001). Produksi disektor pertanian selama ini diarahkan kepada prioritas produksi padi/beras melalui program intensifikasi dan ektensifikasi, perluasan prasarana penunjang, termasuk irigasi, penyediaan saprodi dan lain-lain (Mardikanto, 1994).

Usaha peningkatan produksi didalam usahatani dapat dilakukan dengan dua cara yaitu peningkatan produksi persatuan luas dengan menambah modal dan skill yang biasanya disebut dengan usaha intensifikasi dan perluasan areal pertanian baru. Berbicara mengenai usaha intensifikasi sudah barang tentu disertai dengan usaha penerapan teknologi baru, didalam prakteknya ternyata tidaklah semudah dan sesederhana seperti yang disangka orang. Penerapan teknologi baru bukanlah sekedar penyediaan paket teknologi berikut sarana produksinya yang disertai dengan kegiatan penyuluhan pertanian untuk merubah perilaku petani agar mereka tahu, mau dan mampu menerapkannya didalam usahatani mereka , tetapi penerapan teknologi baru terbukti banyak menghadapi kendala (contraints), baik yang merupakan kendala teknis maupun kendala sosial ekonomi (Mardikanto, 1994).

Padi adalah komoditi utama pertanian di Kabupaten Magelang, dan dalam rangka melanjutkan proyek pemerintah yang telah dilaksanakan tahun 2000 yaitu Proyek Pengembangan Ketahanan Pangan (PKP) dan Proyek Pemberdayaan Kelembagaan Pangan di Pedesaan (PKPP) tahun 2001 dengan sasaran komoditas Padi maka pada tahun 2002 dilanjutkan dengan Proyek Peningkatan Mutu Intensifikasi PMI) Padi berupa paket penguatan modal dan penguatan sejumlah kelompok tani sasaran baru (Dinas Pertanian Kabupaten Magelang, 2002).

Menurut Widayatun (1999) ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan timbulnya motivasi, antara lain :

  • Faktor phisik dan proses mental,
  • Faktor hereditas,
  • Faktor lingkungan dan kematangan usia,
  • Faktor intrinsik seseorang,
  • Fasilitas,
  • Situasi dan kondisi,
  • Program dan aktifitas,
  • Sedia, serta
  • Sarana prasarana.

Keberhasilan usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, yang dilaksanakan pemerintah dapat tercapai apabila ditunjang dengan kesadaran dan motivasi yang tinggi dari masyarakat khususnya petani untuk memperbaiki taraf hidupnya, begitu juga dengan Proyek Peningkatan Mutu Intensifikasi (PMI) Padi Di Kabupaten Magelang. Pemanfaatan Proyek PMI Padi ini juga membutuhkan kesadaran dan motivasi dari petani peserta proyek agar tujuan dari proyek ini dapat tercapai.

Untuk mendapatkan daftar lengkap contoh skripsi manajemen lengkap / tesis manajemen lengkap, dalam format PDF, Ms Word, dan Hardcopy, silahkan memilih salah satu link yang tersedia berikut :

Contoh Skripsi

Leave a Reply