HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition

Pengertian Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition

Terjemahan bebas dari CIRC adalah komposisi terpadu membaca dan menulis secara koperatif–kelompok. Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition-CIRC (Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis) merupakan model pembelajaran khusus Mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam rangka membaca dan menemukan ide pokok, pokok pikiran atau,tema sebuah wacana/ kliping.

Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) ini dapat dikategorikan pembelajaran terpadu. Menurut Fogarty (1991), berdasarkan sifat keterpaduannya, pembelajaran terpadu dapat dikelompokkan menjadi:

  • model dalam satu disiplin ilmu yang meliputi model connected (keterhubungan) dan model nested (terangkai);
  • model antar bidang studi yang meliputi model sequenced (urutan), model shared (perpaduan), model webbed (jaring laba-laba), model theaded (bergalur) dan model integreted (terpadu);
  • model dalam lintas siswa.

Dalam pembelajaran CIRC atau pembelajaran terpadu setiap siswa bertanggung jawab terhadap tugas kelompok. Setiap anggota kelompok saling mengeluarkan ide-ide untuk memahami suatu konsep dan menyelesaikan tugas (task), sehingga terbentuk pemahaman yang dan pengalaman belajar yang lama. Model pembelajaran ini terus mengalami perkembangan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga sekolah menengah. Proses pembelajaran ini mendidik siswa berinteraksi sosial dengan lingkungan.

 

Langkah – Langkah Pembelajaran CIRC

Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut :

  1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang siswa secara heterogen.
  2. Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik pembelajaran.
  3. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada lembar kertas.
  4. Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok.
  5. Guru dan siswa membuat kesimpulan bersama.

 

Kelebihan dan Kekurangan CIRC

Kelebihan dari model pembelajaran terpadu atau (CIRC) antara lain:

  1. Pengalaman dan kegiatan belajar anak didik akan selalu relevan dengan tingkat perkembangan anak
  2. Kegiatan yang dipilih sesuai dengan dan bertolak dari minat siswa dan kebutuhan anak
  3. Seluruh kegiatan belajar lebih bermakna bagi anak didik sehingga hasil belajar anak didik akan dapat bertahan lebih lama;
  4. Pembelajaran terpadu dapat menumbuh-kembangkan keterampilan berpikir anak
  5. Pembelajaran terpadu menyajikan kegiatan yang bersifat pragmatis (bermanfaat) sesuai dengan permasalahan yang sering ditemuai dalam lingkungan anak
  6. Pembelajaran terpadu dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa kearah belajar yang dinamis, optimal dan tepat guna
  7. Menumbuhkembangkan interaksi sosial anak seperti kerjasama, toleransi, komunikasi dan respek terhadap gagasan orang lain;
  8. Membangkitkan motivasi belajar, memperluas wawasan dan aspirasi guru dalam mengajar (Saifulloh, 2003).

 

Kekurangan Model Pembelajaran CIRC

Kerurangan dari model pembelajaran CIRC tersebut antara lain: Dalam model pembelajaran ini hanya dapat dipakai untuk mata pelajaran yang menggunakan bahasa, sehingga model ini tidak dapat dipakai untuk mata pelajaran seperti: matematika dan mata pelajaran lain yang menggunakan prinsip menghitung.

 

Tujuan Pembelajaran Kooperatif

Pembelajaran kooperativ mempunyai tujuan :

  • Academic Achievement ( hasil belajar akademik).

Untuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugas akademik. Banyak ahli yang berpendapat bahwa pembelajaran kooperativ unggul dalam membantu siswa untuk memahami konsep yang sulit.

  • Acceptance of diversity (pengakuan adanya keragaman).

Agar siswa dapat menerima teman-temannya yang mempunyai berbagai macam perbedaan latar belakang. Perbedaan tersebut antara lain perbedaan suku, agama, kemampuan akademik, dan tingkat sosial.

  • Social Skill development (pengembangan ketrampilan sosial).

Untuk mengembangkan ketrampilan sosial siswa. Ketrampilan yang dimaksud antara lain adalah berbagai tugas, aktif bertanya, menghargai pendapat orang lain, memancing teman untuk bertanya, mau menjelaskan ide atau pendapat, bekerja dalam kelompok, dan sebagainya.

 

Manfaat Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading and Composition

Menurut Hilda Karli dan Yuliariatiningsih (2002:73) Pembelajaran kooperatif memberikan manfaat bagi siswa, yaitu :

  • Dapat melibatkan siswa secara aktif dalam mengembanngkan pengetahuan, sikap, dan ketrampilannya dalam suasana pembelajaran yang bersifat terbuka dan demokratis.
  • Dapat mengembangkan aktualisasi berbagai potensi diri yang telah dimiliki siswa.
  • Dapat mengembangkan dan melatih berbagai sikap, nilai dan ketrampilan-ketrampilan sosial untuk diterapkan dalam kehidupan di masyarakat.
  • Siswa tidak hanya sebagai obyek belajar melainkan juga sebagai subyek belajar karena siswa dapat menjadi tutor sebaya bagi siswa lain.
  • Siswa dilatih untuk kerjasama karena bukan materi saja yang dipelajari tetapi juga tuntutan untuk mengembangkan potensi dirinya secara optimal bagi kesukswesan kelompok.
  • Memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar memperoleh dan memahami pengetahuan yang dibutuhkan secara langtsung, sehingga apa yang dipelajari lebih bermakna bagi dirinya.
Incoming search terms:

Leave a Reply