HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Kesehatan Mental Dan Motivasi Belajar

Contoh Tesis– Hubungan Antara Kesehatan Mental Dan Motivasi Belajar Dengan  Kedisiplinan  Siswa  Kelas  XI  SMA  Negeri Di  Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga  Tahun Pelajaran 2008/2009

Motivasi Belajar Kesehatan Mental Dan Motivasi Belajar

 

A. Latar Belakang Masalah

Kehidupan manusia begitu kompleks, selalu mengalami perubahan dan perkembangan.  Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi manusia dituntut untuk mengikuti perkembangan tersebut. Hal ini erat hubungannya dengan masalah pendidikan dan pengajaran. Dalam mencapai tujuan pendidikan atau pembelajaran harus memperhatikan prinsip-prinsip dalam pembelajaran, yang salah satunya, tujuan pembelajaran akan dapat tercapai apabila si pebelajar memiliki motivasi belajar yang tinggi. Kehidupan manusia adalah dinamis, setiap orang dalam hidupnya selalu didorong oleh keinginan-keinginan yang harus dipuaskan. Dalam hidupnya ia selalu berjuang untuk memperoleh makanan, kehangatan, afeksi, kepuasan seks, keamanan ekonomi dan emosional, penghargaan dsb. Hal ini seperti dikemukakan oleh Maslow, sebagai aktualisasi diri.

Di sisi lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya manusia memerlukan orang lain. Sehingga dalam  menjalin hubungan sosial manusia harus dapat saling memberi dan menerima satu dengan yang lain. Dalam interaksi sosial juga diperlukan toleransi antar sesama agar tidak terjadi hal yang merugikan atau menyakitkan pihak lain. Untuk itu perlu adanya penyesuaian diri dengan orang lain ataupun lingkungan. Sebagian orang memiliki ketahanan psikis yang berbeda-beda, kebiasaan yang berbeda dan latar belakang sosial yang berbeda pula. Ini akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang.  Sunarto dan Ny. B Agung Hartono (2006 : 221)  menyebutkan salah satu ciri pokok dari kepribadian yang sehat mentalnya ialah memiliki kemampuan untuk mengadakan penyesuaian diri secara harmonis baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungnnya.

B. Perumusan Masalah

Dari beberapa pertanyaan dalam identifikasi masalah di atas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :

  1. Apakah ada hubungan   yang signifikan  antara kesehatan mental  dengan kedisiplinan siswa  ?
  2. Apakah ada hubungan  yang signifikan  antara motivasi belajar siswa dengan kedisiplinan siswa?
  3. Apakah ada hubungan  yang signifikan  antara kesehatan mental dan motivasi   belajar   siswa secara bersama-sama dengan kedisiplinan siswa  ?

C.  Hasil penelitian

  1. Ada hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dengan kedisiplinan siswa kelas XI SMA Negeri di Kecamatan Purbalingga.
  2. Ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan kedisiplinan siswa kelas XI SMA Negeri di Kecamatan Purbalingga.
  3. Ada hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan kedisiplinan siswa kelas XI SMA Negeri di Kecamatan Purbalingga.

D. Saran

Dari hasil analisis penelitian, pembahasan dan kesimpulan di depan, penulis memberanikan diri untuk menyampaikan saran kepada beberapa pihak sebagai berikut :

  1. Siswa harus mampu menemukan motivasi baik yang berasal dari dalam dirinya  maupun yang berasal dari luar dirinya.
  2. Menjaga dan memelihara diri agar tetap memiliki kesehatan mental yang baik.
Incoming search terms:

Leave a Reply