HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Ekstrak Daging Aloe Vera dalam Mempercepat Proses Penyembuhan Ulserasi

Judul : Efek Ekstrak Daging Aloe Vera 6.25%, 12.5%, dan 25% Dalam Mempercepat Proses Penyembuhan Ulserasi Mukosa Mulut (Penelitian pada Tikus Model)

ABSTRAK

Aloe Vera adalah salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan baik untuk konsumsi maupun pengobatan tradisional. Dalam pengobatan tradisional, tanaman ini memiliki efek dalam mempercepat proses penyembuhan jaringan mukosa. Dalam kedokteran gigi dapat digunakan untuk pengobatan ulserasi mukosa mulut.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daging Aloe Vera berapakah yang paling efektif dalam mempercepat proses penyembuhan ulserasi mukosa mulut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 12 ekor tikus Sprague Dawley, yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 3 ekor untuk kelompok kontrol negatif dan 9 ekor untuk kelompok perlakuan. Seluruh tikus mendapat aplikasi H2O2 10% untuk menciptakan ulserasi. Kelompok kontrol negatif mendapat aplikasi NaCl 0.9% selama 3, 5, 7 hari. Kelompok perlakuan juga mendapat aplikasi, yaitu aplikasi ekstrak daging Aloe Vera 6.25%, 12.5%, 25% selama 3,5,7 hari. Penyembuhan luka dilihat secara histologik dengan mikroskop cahaya kemudian dinilai dengan skor tingkat peradangan menurut metode Schlossberg A dan Ferigino PD serta Eda dan Fukuyama. Analisa statistik dengan metode Mann Whitney dan Kruskal Wallis menunjukkan ekstrak daging Aloe Vera dengan konsentrasi 25% merupakan yang paling efektif dalam mempercepat proses penyembuhan ulserasi mukosa mulut (p<0,05).

Kata kunci : Ekstrak daging Aloe Vera, Proses Penyembuhan, Ulserasi Mukosa Mulut.

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Aloe Vera atau dikenal dengan nama lidah buaya merupakan tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman yang sudah banyak dimanfaatkan baik untuk konsumsi maupun pengobatan tradisional ini mudah didapat dan harganya relatif terjangkau. Penelitian- penelitian yang telah dilakukan mengenai lidah buaya, telah membuktikan bahwa lidah buaya dapat berpengaruh dalam proses penyembuhan jaringan, dengan efek anti inflamasinya1. Penelitian sebelumnya yang dilakukan dengan substrat atau perasan lidah buaya segar konsentrasi 10% dan 25% telah menunjukkan adanya penurunan tingkat peradangan1. Namun belum diketahui bagian dari tanaman ini yang dapat memberikan pengaruh paling efektif dalam proses penyembuhan, dan seberapa besar konsentrasi yang dapat digunakan untuk mencapai hasil paling optimal dalam menurunkan tingkat peradangan.

Oleh karena itu, penulis bermaksud untuk melanjutkan penelitian mengenai keefektifan ekstrak lidah buaya dalam proses penyembuhan jaringan, masing-masing dengan konsentrasi 6.25%, 12.5% dan 25%. Tetapi penelitian ini tidak menggunakan perasan lidah buaya segar melainkan dengan larutan ekstrak lidah buaya. Dalam penelitian ini penulis akan meneliti lebih spesifik lagi, yaitu pada daging Aloe Vera. Penulis memilih konsentrasi 12.5% dan 25% karena telah terbukti keefektifannya dalam mempercepat proses penyembuhan dan dengan menambahkan konsentrasi 6.25% penulis berharap dapat mengetahui apakah dengan konsentrasi yang lebih rendah dari penelitian sebelumnya akan didapat hasil yang efektif.

Penulis berharap penelitian ini dapat memberikan tambahan pengetahuan dalam bidang Ilmu Kedokteran Gigi mengenai pengaruh lidah buaya terhadap proses penyembuhan ulserasi mukosa mulut. Selanjutnya lidah buaya dapat dikembangkan menjadi alternatif pengobatan yang terjangkau oleh masyarakat Indonesia untuk ulserasi mukosa mulut.

Untuk mendapatkan daftar lengkap contoh skripsi kedokteran lengkap / tesis kedokteran lengkap, dalam format PDF, Ms Word, dan Hardcopy, silahkan memilih salah satu link yang tersedia berikut :

Contoh Tesis

Contoh Skripsi

Leave a Reply