HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Contoh Tesis Pendidikan Pendekatan Media Pembelajaran

1.Aplikasi Media Pembelajaran Flash untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Materi Pedosfer pada Siswa Kelas XA Semester Genap Sma Negeri 5 Magelang Tahun Pelajaran 2013/2014

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk:

  • meningkatkan motivasi belajar geografi materi pedosfer melalui aplikasi Media Pembelajaran Flash pada siswa kelas XA SMA Negeri 5 Magelang Tahun Pelajaran 2013/2014, dan
  • meningkatkan hasil belajar geografi materi pedosfer melalui aplikasi Media Pembelajaran Flash pada siswa kelas XA SMA Negeri 5 Magelang Tahun Pelajaran 2013/2014.

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian: siswa kelas XA SMA Negeri 5 Magelang, berjumlah 30 siswa terdiri : 24 siswa putra dan 6 siswa putri yang merupakan siswa kelas olahraga.

Teknik pengumpulan data dengan cara :

  • angket motivasi belajar geografi,
  • Tes hasil belajar geografi, dan
  • Data ini dianalisis secara kuantitatif.

Hasil penelitian: motivasi belajar geografi dan hasil belajar geografi pada kondisi awal sebanyak 25 siswa atau 83,33% yang belum mencapai KKM dan 5 siswa atau 16,67% yang sudah mencapai KKM untuk motivasi belajar geografi, sedangkan untuk hasil belajar geografi sebanyak 22 siswa atau 73,33% yang belum mencapai KKM dan 8 siswa atau 26,67% yang sudah mencapai KKM. Pada siklus I sebanyak 28 siswa atau 93,33% yang belum mencapai KKM dan 2 siswa atau 6,67% yang sudah mencapai KKM untuk motivasi belajar geografi, sedangkan untuk hasil belajar geografi sebanyak 12 siswa atau 40% yang belum mencapai KKM dan 18 siswa atau 60% yang sudah mencapai KKM. Pada siklus II sebanyak 24 siswa atau 80% yang belum mencapai KKM dan 6 siswa atau 20% yang sudah mencapai KKM untuk motivasi belajar geografi, sedangkan untuk hasil belajar geografi sebanyak 4 siswa atau 13,33% yang belum mencapai KKM dan 26 siswa atau 86,67% yang sudah mencapai KKM.

 

2. Efektivitas Media Pembelajaran VCD dan OHP terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa SMA Negeri Purwodadi Grobogan Ditinjau dari Kemampuan Awal Siswa

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:

  • Manakah yang lebih baik prestsinya, siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi atau siswa yang memiliki kemampuan awal rendah pada prestasi belajar fisika.
  • Manakah yang memberikan prestasi yang lebih baik pembelajaran menggunakan media VCD atau OHP pada prestasi belajar fisika.
  • Pada siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi, manakah yang lebih efektif pembelajaran menggunakan VCD atau OHP pada prestasi belajar fisika.
  • Pada siswa yang memiliki kemampuan awal rendah, mana yang lebih efektif pembelajaran menggunakan VCD atau OHP pada prestasi belajar fisika.

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2009/2010. Teknik pengambilan sampel dengan cara cluster random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa-siswa dari SMA Negeri 1 Pulo kulon, SMA Negeri 1 Grobogan yang masing-masing terdiri dari satu kelas sebagai kelas kontrol dan satu kelas sebagai kelas ekaperimen. Jumlah siswa yang dieksperimen ada 87 siswa. Uji coba Instrumen dilaksanakan di SMA Negeri 1 Toroh dengan jumlah responden 44. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah data tes awal dan data tes prestasi. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama.

Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa :

  • Siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi prestasinya lebih baik dari pada siswa yang memiliki kemampuan awal rendah pada prestasi belajar fisika.
  • Pembelajaran menggunakan VCD memberikan prestasi lebih baik dari pada pembelajaran menggunakan OHP pada prestasi belajar fisika.
  • Pada siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi, pembelajaran menggunakan VCD lebih efektif dari pada menggunakan OHP.
  • Pada siswa yang memiliki kemampuan awal rendah, pembelajaran menggunakan VCD lebih efektif dari pada menggunakan OHP.

 

3. Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Komputer untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPA Kelas VIII MTS NU Hasyim Asy’ari 03 Honggosoco Jekulo Kabupaten Kudus

 

Abstrak

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah :

  • Untuk mendiskripsikan bagaimana guru memanfaatkan media pembelajaran komputer untuk meningkatkan prestasi mata pelajaran IPA di kelas VIII MTS NU Hasyim Asy’ari 03 Honggosoco Jekulo Kabupaten Kudus,
  • Untuk mengetahui faktor apa yang menjadi hambatan dalam pemanfaatan media pembelajaran komputer untuk meningkatkan prestasi mata pelajaran IPA di kelas VIII MTS NU Hasyim Asy’ari 03 Honggosoco Jekulo Kabupaten Kudus dan bagaimana cara guru untuk mengatasi permasalahan tersebut,
  • Untuk mengetahui sejauh mana penggunaan media pembelajaran komputer mampu meningkatkan hasil pembelajaran pada mata pelajaran IPA di kelas VIII MTS NU Hasyim Asy’ari 03 Honggosoco Jekulo Kabupaten Kudus Penelitian dilakukan di MTS NU HASYIM ASY’ARI 03 Honggosoco Jekulo, Kudus, yang teletak di Mimamiftakul Ulum No. 01, Kudus, secara geografis letak MTS NU HASYIM ASY’ARI 03.

Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/ verifikasi.

Hasil penelitian:

  • Dengan mengunakan media pembelajarn komputer ternyata banyak keuntungan yang diperoleh antara lain:
    • Pembelajaran berbantuan komputer bila dirancang dengan baik, merupakan media pembelajaran yang efektif, dapat memudahkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran,
    • Meningkatkan motivasi belajar siswa,
    • Mendukung pembelajaran individual sesuai kemampuan siswa,
    • Dapat digunakan sebagai penyampai balikan langsung,
    • Materi dapat diulang-ulang sesuai keperluan, tanpa menimbulkan rasa jenuh.

Sedangkan keterbatasan pembelajaran dengan menggunakan media komputer di MTS NU Hasyim Asy’ari 03 Honggosoco Jekulo Kabupaten Kudus adalah:

  • keterbatasan bentuk dialog atau komunikasi antara guru dengan siswa, dan siswa dengan siswa lainnya,
  • Keterseringan menggunakan komputer dapat menyebabkan ketergantungan yang berakibat kurang baik bagi siswa, terutama dalam hal kebiasaan membaca buku,
  • Mengurangi sikap interaksi sosial yang seharusnya merupakan bagian penting dalam pendidikan,
  • Hambatan dalam pemanfatan media pembelajaran komputer untuk meningkatkan prestasi mata pelajaran IPA di kelas VIII MTS NU Hasyim Asy’ari 03 Honggosoco Jekulo Kabupaten Kudus yang pertama adalah permasalahan pendanaan, kedua adalah sumber daya manusia,
  • Penggunaan media pembelajaran komputer pada pelajaran IPA mampu meningkatkan perestasi belajar IPA, hal ini disebabkan karena dengan menggunakan media pembelajaran komputer siswa lebih tertarik, dan lebih termotivasi, selain itu dengan menggunakan media pembelajaran komputer siswa yang lamban dalam daya penerimaannya dapat menyesuaikan diri, dengan adanya program pembelajaran interaktif, siswa dapat mengerjakan soal-saol latihan tanpa tergantung pada guru, dengan media pembelajaran komputer.

Kata Kunci: Media pembelajaran komputer dan Hasil Belajar

 

4. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tai (Team Assisted Individualization) Berbantu Media Pembelajaran Adobe Flash 8.0 pada Materi Pokok Segiempat Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri Se-Kabupaten Sukoharjo Tahun Pelajaran 2013/2014

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :

  • Manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik diantara penggunaan model pembelajaran TAI berbantu media Adobe Flash 8, model pembelajaran TAI atau model pembelajaran konvensional,
  • Manakah yang prestasi belajarnya lebih baik pada siswa dengan motivasi belajar tinggi, sedang atau rendah,
  • Pada masing-masing tingkatan motivasi belajar, manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik diantara penggunaan model pembelajaran TAI berbantu media Adobe Flash 8.0, model pembelajaran TAI atau model pembelajaran konvensional,
  • Pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik diantara siswa dengan motivasi belajar tinggi, sedang atau rendah.

 

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 3 3. Populasi dari penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VII SMP tahun pelajaran 2013/2014 di Kabupaten Sukoharjo. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa dari SMP Negeri 3 Kartasura, SMP Negeri 2 Mojolaban, dan SMP Negeri 2 Baki yang diambil dengan teknik stratified cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes prestasi belajar matematika, dan angket motivasi belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama.

 

Berdasarkan uji hipotesis diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

  • Model pembelajaran TAI berbantu media Adobe Flash 8.0 menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan model pembelajaran TAI maupun konvensional, dan model pembelajaran TAI memberikan prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
  • Siswa dengan motivasi tinggi mempunyai prestasi belajar yang sama dengan siswa yang memliki motivasi sedang, dan siswa dengan motivasi sedang mempunyai prestasi belajar yang sama dengan siswa yang mempunyai motivasi rendah. Sedangkan siswa dengan motivasi tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan siswa yang mempunyai motivasi rendah.
  • Pada masing-masing tingkatan motivasi belajar, model pembelajaran TAI berbantu media Adobe Flash 8.0 menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik dibanding pembelajaran TAI maupun konvensional, dan model pembelajaran TAI memberikan prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan dengan model konvensional.
  • Pada masing-masing model pembelajaran, siswa dengan motivasi tinggi mempunyai prestasi belajar yang sama dengan siswa yang memliki motivasi sedang dan siswa dengan motivasi sedang mempunyai prestasi belajar yang sama dengan siswa yang mempunyai motivasi rendah. Sedangkan siswa dengan motivasi tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan siswa yang mempunyai motivasi rendah.

 

5. Hubungan antara Persepsi Mahasiswa tentang Penggunaan Media Pembelajaran dan Variasi Gaya Mengajar Dosen dengan Prestasi Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Ii di Akademi Kebidanan Citra Medika Surakarta.

 

Abstrak

Latar Belakang: Persepsi pada hakikatnya adalah proses pemahaman yang dialami oleh setiap orang didalam memahami informasi tentang lingkungannya baik lewat pengihatan, pendengaran, penghayatan, perasaan dan penciuman. Persepsi mahasiswa Akbid Citra Medika terhadap penggunaan media pembelajaran dan variasi gaya mengajar yang digunakan oleh dosen memang beragam. Menurut faktanya bahwa mahasiswa lebih termotivasi untuk belajar apabila dosen menggunakan media pembelajaran yang tepat dengan didukung adanya variasi gaya mengajar di dalam mengajar. Penggunaan media dan variasi gaya mengajar diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.

 

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi mahasiswa tentang penggunaan media pembelajaran dan variasi gaya mengajar dosen dengan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah askeb ii di akbid citra medika surakarta Metode Penelitian: Menggunakan studi korelasi dengan rancangan cross-sectional yang mengambil lokasi di Akbid Citra Medika Surakarta. Populasi penelitian adalah mahasiswa DIII Kebidanan angkatan 2010 dengan jumlah 85 orang. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan cara pencuplikan random sederhana. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 46 orang. Pengujian hipotesis menggunakan koefisien product moment dan analisi regresi ganda.

 

Hasil:

  1. Ada hubungan yang signifikan antara persepsi mahasiswa tentang media pembelajaran dengan prestasi belajar mahasiswa dengan nilai sig. (0,000) < (0,05) dengan r hitung 0,593.
  2. Ada hubungan yang signifikan antara persepsi mahasiswa tentang variasi gaya mengajar dengan prestasi belajar mahasiswa nilai sig. (0,000) < (0,05) dengan r hitung 0,568.
  3. Ada hubungan bersama-sama antara variabel bebas (media pembelajaran, variasi gaya) dengan variabel prestasi belajar mahasiswa di Akademi Kebidanan Citra Medika Surakarta melalui uji regresi dengan nilai F hitung sebesar 15,106 dengan probabilitas sebesar 0,000 < 0,05.

 

Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara persepsi mahasiswa tentang penggunaan media pembelajaran dan variasi gaya mengajar dengan prestasi belajar mahasiswa.

 

 

  1. Perbedaan Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Dengan Media Pembelajaran Proyeksi Terhadap Prestasi Belajar Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa Mata Pelajaran PKN SD Di Dabin IV Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah :

  • Untuk mengetahui adanya perbedaan pengaruh penggunaan media pembelajaran audiovisual dan media pembelajaran proyeksi terhadap prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) siswa Kelas VI SD di Dabin IV Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar
  • Untuk mengetahui adanya perbedaan pengaruh motivasi berprestasi tinggi dan motivasi berprestasi rendah terhadap prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) siswa Kelas VI SD di Dabin IV Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar.
  • Untuk mengetahui adanya interaksi pengaruh penggunaan media pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) siswa Kelas VI SD di Dabin IV Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar.

 

Penelitian dilakuknan di Kelas VI SD di Dabin IV Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SD di Dabin IV Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar yang terdiri dari 8 Sekolah Dasar dengan jumlah siswa 1678. Dikarenakan luasnya wilayah populasi, maka penelitian ini diambil sub populasi sebanyak 3 Sekolah Dasar. Sampel dalam penelitian ini siswa kelas VI yang terdiri dari 1 SD digunakan untuk uji coba validitas dan reliabilitas yang dilakukan di SD Negeri 01 Ploso sebagai sekolah eksperimen, SD Negeri 02 Ploso dan SD Negeri 02 Kadipiro sebagai sekolah kontrol/ pembanding, teknik analisa data dengan menggunakan analisis anava dua jalan, uji homoginitas, dan uji normalitas.

 

Hasil penelitian ini adalah :

  • Terdapat perbedaan pengaruh antara pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran audio visual dengan media pembelajaran proyeksi terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran PKn Kelas VI SD di Dabin IV Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar. Terbuktinya hipotesis tersebut membuktikan bahwa pembelajaran PKn dengan menggunakan media pembelajaran audiovisual menghasilkan prestasi belajar yang berbeda dengan menggunakan media pembelajaran proyeksi, hal ini disebabkan penerapan pembelajaran audiovisual lebih banyak melibatkan indera pendengar dan penglihat, sedangkan media pembelajaran proyeksi hanya melibatkan indera penglihat.
  • Terdapat perbedaan pengaruh antara motivasi beprestasi tinggi dan motivasi berprestasi rendah tehadap prestasi belajar siswa mata pelajaran PKn kelas VI SD di Dabin IV Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar. Terbuktinya hipotesis tersebut membuktikan bahwa siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi memeliki kecenderungan memiliki prestasi belajar PKn yang lebih tinggi.
  • Terdapat interaksi pengaruh penggunaan media pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar siswa mata Pelajaran PKn kelas VI SD di Dabin IV Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar. Tebuktinya hipotesis tersebut membuktikan bahwa dengan penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan bahan ajar disertai dengan motivasi berprestasi siswa yang tinggi maka prestasi siswa akan tinggi, sebaliknya penggunaan media pembelajaran yang tidak tepat dengan motivasi berprestasi siswa yang rendah, maka prestasi belajar siswa akan rendah.

 

Kata kunci            : Media pembelajaran audiovisual, proyektor, motivasi berprestasi, dan prestasi belajar.

 

 

  1. Perbedaan Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Multimedia dengan VCD (Video Compact Disc) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa di SMP Negeri Kota Semarang

 

Abstrak

Tujuan Penelitian:

  • Untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara pembelajaran dengan media pembelajaran multimedia dan VCD terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika di SMP Negeri Kota Semarang.
  • Untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara motivasi tinggi dengan motivasi rendah terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika di SMP Negeri Kota Semarang.
  • Untuk mengetahui interaksi pengaruh penggunaan media pembelajaran dan motivasi belajar terhadap terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika di SMP Negeri Kota Semarang.

 

Penelitian dilakukan pada SMP Negeri di Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri di Kota Semarang yang terdiri dari 41 sekolah. Dikarenakan luasnya wilayah populasi maka dalam penelitian ini diambil sub populasi sebanyak 3 sekolah yang memiliki kesetaraan prestasi ditinjau dari nilai ujian nasional. Sampel terdiri 3 sekolahan yaitu SMP Negeri 1 sebagai sekolah kontrol untuk media pembelajaran VCD, SMP Negeri 3 sebagai sekolah kontrol untuk media pembelajaran multimedia, dan SMP Negeri 19 sebagai sekolah uji coba validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis anava dua jalan.

 

Hasil penelitian ini adalah :

  • Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara pembelajaran menggunakan multimedia dan media pembelajaran VCD terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran matematika SMP Negeri Kota Semarang ditunjukkan dengan nilai F sebesar 5,439 dengan nilai signifikan sebesar 0,023 < 0,05. Dengan terbuktinya hipotesis tersebut membuktikan bahwa penggunaan multimedia menghasilkan prestasi belajar yang berbeda dengan media pembelajaran VCD.
  • Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar siswa mata matematika SMP Negeri Kota Semarang ditunjukkan dengan nilai F sebesar 57,661 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Dengan terbuktinya hipotesis tersebut membuktikan bahwa siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih baik prestasi belajarnya dibandingkan siswa yang memiliki motivasi belajar rendah.
  • Terdapat interaksi pengaruh penggunaan media pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran matematika SMP Negeri Kota Semarang ditunjukkan dengan nilai F sebesar 8,343 dengan nilai signifikan sebesar 0,005 < 0,05. Dengan terbuktinya hipotesis tersebut membuktikan bahwa dengan penggunaan media pembelajaran yang sesuai dan disertai dengan motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran matematika SMP Negeri Kota Semarang.

 

Kata kunci: Multimedia, VCD, Motivasi Belajar, dan Prestasi Belajar

 

  1. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Model dan Gambar Terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Ditinjau dari Minat Belajar Siswa (Studi Komparasi pada Siswa Kelas V SDN Gugus 02 Kecamatan Ngawi Tahun Pelajaran 2008/2009)

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :

  • Perbedaan pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran Model dan Gambar terhadap prestasi belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada siswa SDN Gugus 02 Kecamatan Ngawi.
  • Perbedaan pengaruh yang signifikan Minat belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
  • Interaksi pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran dan Minat belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.

 

Penelitian dilaksanakan di SDN Gugus 02 Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2008/2009. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan/desain faktorial 2 x 2. Populasi penelitian adalah Siswa kelas V SDN Gugus 02 Kecamatan Ngawi. Teknik Sampling yang digunakan adalah Multi stage purposive cluster random sampling. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa terdiri dari 30 siswa kelompok Eksperimen dan 30 siswa kelompok Kontrol. Instrumen yang digunakan adalah Angket minat belajar dan Tes hasil belajar. Validitas instrumen untuk Angket diuji dengan teknik korelasi Product moment dan reliabilitas angket dengan teknik korelasi Spearman Brown. Untuk uji validitas tes dengan Tingkat kesukaran, Daya beda, dan korelasi Pointbiserial. Reliabilitas Tes dengan teknik korelasi Spearman Brown.Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varian (ANAVA) yang dilanjutkan dengan uji Schefee.

 

Hasil penelitian ini adalah :

  • Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara penggunaan Media Pembelajaran Model dengan Media Gambar terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPA. (Fa.obs = 9,48 dan Ftabel = 4,00. Fa.obs > Ftabel). Berdasarkan nilai rataan yang diperoleh : penggunaan media Model 7,41 dan media Gambar 6,7 ( 7,41 > 6,7 ), maka dapat disimpulkan bahwa siswa yang diberi pelajaran dengan media Model prestasi belajarnya lebih baik dari pada siswa yang diberi pelajaran menggunakan media Gambar.
  • Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Siswa yang memiliki Minat Belajar Tinggi dengan Siswa yang memiliki Minat Belajar Rendah. (Fb.obs = 18,45 dan Ftabel = 4,00. Fb.obs > Ftabel). Berdasarkan nilai rataan yang diperoleh : Minat belajar Tinggi 7,1 dan Minat belajar rendah 6,3 ( 7,1 > 6,3 ), maka dapat disimpulkan bahwa siswa yang memiliki minat belajar tinggi prestasi belajarnya lebih baik dari pada siswa yang memiliki minat belajar rendah.
  • Ada interaksi pengaruh yang signifikan antara penggunaan Media Pembelajaran dan Minat Belajar Siswa terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPA. (Fab.obs = 11,13 dan Ftabel = 4,00. Karena Fab.obs > Ftabel).

 

 

  1. Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Komputer dan Kecerdasan Intrapersonal Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Keaktifan Belajar Siswa

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :

  • manakah yang memberi prestasi lebih baik, pembelajaran dengan media Macromedia Flash 8 atau Powerpoint,
  • manakah yang memberi prestasi lebih baik, siswa dengan kecerdasan intrapersonal yang tinggi, sedang, atau rendah,
  • manakah yang memberi prestasi lebih baik, siswa dengan keaktifan belajar yang tinggi, sedang, atau rendah,
  • apakah ada interaksi antara media pembelajaran dengan kecerdasan intrapersonal siswa terhadap prestasi belajar siswa,
  • apakah ada interaksi antara media pembelajaran dengan keaktifan belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa,
  • apakah ada interaksi antara kecerdasan intrapersonal dengan keaktifan belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa,
  • apakah ada interaksi antara media pembelajaran dengan kecerdasan intrapersonal dan keaktifan belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri Se-Kota Surakarta tahun ajaran 2011/2012. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 7 Surakarta, MTs Negeri 1 Surakarta, SMP Negeri 25 Surakarta yang diambil secara stratified cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrumen tes prestasi belajar matematika, instrumen angket kecerdasan intrapersonal dan angket keaktifan belajar matematika siswa. Validitas instrumen tes dan angket dilakukan oleh validator, reliabilitas tes diuji dengan rumus KR-20 dan reliabilitas angket diuji dengan rumus Alpha. Uji prasyarat yang digunakan uji normalitas, uji homogenitas. Sedangkan uji hipotesis menggunakan anava tiga jalan dengan sel tak sama dilanjutkan uji komparasi ganda.

 

Dari hasil analisis disimpulkan bahwa :

  • prestasi belajar matematika siswa yang diberi pembelajaran dengan macromedia flash lebih baik daripada dengan powerpoint,
  • prestasi belajar matematika siswa kecerdasan intrapersonal tinggi lebih baik dengan siswa dengan kecerdasan intrapersonal sedang dan rendah tetapi siswa dengan kecerdasan intrapersonal sedang mempunyai prestasi yang sama dengan siswa dengan kecerdasan intrapersonal rendah,
  • prestasi belajar matematika siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah sama baiknya dengan siswa yang memiliki keaktifan belajar sedang, tetapi siswa yang memiliki keaktifan belajar tinggi lebih baik dengan siswa yang memiliki keaktifan belajar sedang dan rendah.
  • prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai kecerdasan intrapersonal tinggi pada pembelajaran dengan macromedia flash mempunyai prestasi yang lebih baik daripada dengan powerpoint,
    • pembelajaran dengan macromedia flash, Tingkat kecerdasan intrapersonal tinggi memberikan prestasi yang lebih baik daripada tingkat kecerdasan intrapersonal sedang dan rendah.
    • pembelajaran dengan powerpoint, siswa dengan kecerdasan intrapersonal rendah mempunyai prestasi yang lebih baik daripada siswa dengan kecerdasan intrapersonal yang sedang.
  • media pembelajaran baik macromedia flash maupun powerpoint cocok untuk berbagai tingkat keaktifan siswa karena mempunyai prestasi yang sama.
  • siswa dengan masing-masing tingkat kecerdasan intrapersonal dan keaktifan belajar memberikan prestasi yang sama.
  • Jika dilihat pada pembelajaran matematika baik menggunakan macromedia flash atau powerpoint, siswa dengan kecerdasan intrapersonal tinggi mempunyai prestasi yang lebih baik dibandingkan siswa dengan kecerdasan intrapersonal sedang dan rendah. Demikian pula, siswa dengan keaktifan belajar tinggi mempunyai prestasi yang lebih baik dibandingkan siswa dengan keaktifan belajar sedang dan rendah. Jika dilihat dari kecerdasan intrapersonal siswa dan keaktifan belajar siswa, siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan macromedia flash mempunyai prestasi yang lebih baik dibandingkan siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan powerpoint.

 

 

  1. Pengaruh Media Pembelajaran Internet dan Media Konvensional Terhadap Pretasi Belajar Siswa Kelas Xi Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa di SMK Pengudhi Luhur Karangrayung Grobogan (Studi Kasus Dismk Pengudhi Luhur Karangrayung Grobogan)

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :

  • Perbedaan pengaruh penggunaan media pembelajaran internet dan media konvensional terhadap prestasi belajar siswa;
  • Perbedaan pengaruh antara motivasi belajar siswa tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa;
  • Interaksi pengaruh antara penggunaan media pembelajaran dan motivasi terhadap prestasi belajar siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan di SMK Pengudhi Luhur Karangrayung Grobogan.

 

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan eksperimen.Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa :

  • Prestasi belajar Kewirausahaan pada kelompok media pembelajaran internet pada siswa dengan motivasi belajar tinggi mempunyai nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terjadi pada kelompok media pembelajaran konvensional pada siswa dengan motivasi belajar rendah.
  • Prestasi belajar Kewirausahaan pada kelompok media pembelajaran konvensional pada siswa dengan motivasi belajar tinggi maupun rendah tidak memiliki perbedaan nilai yang signifikan.
  • Terdapat interaksi antara motivasi belajar tinggi pada media pembelajaran internet dan media konvensional. Tidak terdapat interaksi antara motivasi belajar rendah antara kelompok dengan media pembelajaran internet dan media pembelajaran konvensional

 

Kunci: pembelajaran internet, konvensional, prestasibelajar, mata pelajaran kewirausahaan

 

 

 

  1. Pengaruh Pemanfaatan Media Pembelajaran Audiovisual dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Sejarah pada Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kecamatan Kota Kudus

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui :

  • Pengaruh penggunaan media Pembelajaran Audiovisual terhadap prestasi belajar.
  • Pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar.
  • Pengaruh interaksi penggunaan media Pembelajaran Audiovisual dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar.

 

Penelitian ini dilaksanakan di SMP 4 Kudus sebagai sekolah eksperimen, dan SMP 3 Kudus sebagai sekolah pembanding. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Penarikan sampel penelitian adalah multi stage random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Tes digunakan untuk mengetahui nilai prestasi belajar setelah diterapkan penggunaan media pembelajaran Audiovisual dan angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa. Instrumen diujikan pada SMP 5 Kudus. Uji validitas instrumen tes menggunakan product moment, hasil dari 40 butir soal terdapat 34 soal valid dan 6 soal tidak valid sedang reliabilitas instrumen menggunakan rumus spearman Brown diperoleh perhitungan sebesar r 11 = 0,79. Uji validitas angket menggunakan product moment, hasil dari 18 butir soal adalah valid sedang reliabilitas instrumen menggunakan rumus alpha cronbach diperoleh perhitungan sebesar r 11 = 0,907. Teknik analisis penelitian menggunakan Analisis Varians ( ANAVA ) dua jalur.

 

Kesimpulan berdasarkan analisis data adalah :

  • Ada pengaruh signifikan pemanfaatan media audiovisual terhadap prestasi belajar dengan F hitung 6,375 > F tabel 4,00 taraf signifikasi 5% artinya Ho ditolak.
  • Ada pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar dengan F hitung 199,015 > F tabel 4,00 taraf signifikasi 5% artinya Ho ditolak.
  • Ada interaksi pemanfaatan media audiovisual dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar dengan F hitung 2,502 < F tabel 4,00 taraf signifikasi 5% artinya Ho ditolak.

 

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan bagi para guru di SMP untuk menggunakan media pembelajaran Audiovisual, dan sekolah dapat memberi perhatian untuk menumbuhkan motivasi belajar tinggi pada siswanya.

 

 

  1. Pengaruh Pemanfaatan Media Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Fisika Ditinjau dari Minat Belajar Siswa Kelas XII SMA Kabupaten Sragen

 

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

  • Untuk mengetahui pengaruh antara hasil belajar Fisika pada kelompok siswa yang diajar dengan CD Komputer dengan kelompok siswa yang diajar dengan OHP.
  • Untuk mengetahui pengaruh antara hasil belajar Fisika pada kelompok siswa yang memiliki minat belajar Fisika tinggi, dan kelompok siswa yang memiliki minat belajar Fisika rendah,
  • Untuk mengetahui interaksi pengaruh antara pembelajaran dengan menggunakan CD komputer dan minat belajar terhadap hasil belajar Fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen.

 

Penelitian dilaksanakan bulan Desember 2006 dengan populasi siswa SMA Kabupaten Sragen. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik cluster random sampling hingga diperoleh 120 siswa sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket untuk mendapatkan data berupa minat belajar Fisika dan tes untuk mendapatkan data berupa hasil belajar Fisika. Validitas instrumen diuji dengan menggunakan teknik validitas butir soal dengan rumus product moment. Reliabilitas angket diuji dengan rumus cronbach’s alpha dan diperoleh koefisien reliabilitas r11 = 0,981 sedangkan pada reliabilitas tes juga menggunakan rumus cronbach’s alpha diperoleh koefisien reliabilitas r11 = 0,88 dilanjutkan dengan analisis butir soal yang meliputi tingkat kesukaran soal dan daya beda. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi (Anava) yang dilanjutkan dengan uji komparasi ganda.

 

Hasil analisis data pada taraf signifikansi 5% sebagai berikut :

  • Terdapat perbedaan pengaruh antara hasil belajar Fisika pada kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan CD komputer dengan kelompok siswa yang diajar dengan OHP (Fa = 113,082 > F0,5 = 3,96),
  • Terdapat perbedaan pengaruh antara hasil belajar Fisika pada kelompok siswa yang memiliki minat belajar Fisika tinggi dan kelompok siswa yang memiliki minat belajar Fisika rendah (Fb = 6,322 > F05 = 3,07),
  • Terdapat pengaruh penggunaan CD Komputer dan minat belajar Fisika terhadap hasil belajar Fisika (Fab = 3,868 > F05 = 3,07).

 

 

  1. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran LCD Projector Terhadap Prestasi Belajar Mata Kuliah Landasan Kependidikan Ditinjau dari Minat Mahasiswa (Studi Eksperimental Pada Mahasiswa Semester I STKIP PGRI Ngawi Tahun Akademik 2008/2009)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :

  • Perbedaan pengaruh penggunaan media pembelajaran LCD Projector dan OHP terhadap prestasi belajar mata kuliah Landasan Kependidikan.
  • Perbedaan pengaruh Minat belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar mata kuliah Landasan Kependidikan.
  • Interaksi pengaruh penggunaan media pembelajaran dan Minat belajar terhadap prestasi belajar mata kuliah Landasan Kependidikan.

 

Penelitian dilaksanakan di STKIP PGRI Ngawi Tahun Akademik 2008/2009. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Populasi penelitian adalah mahasiswa STKIP PGRI Ngawi. Teknik Sampling yang digunakan adalah Multi stage purposive cluster random sampling. Sampel penelitian berjumlah 60 mahasiswa terdiri dari 30 mahasiswa kelompok Eksperimen dan 30 mahasiswa kelompok Kontrol. Instrumen yang digunakan adalah Angket minat belajar dan Tes hasil belajar. Validitas instrumen untuk Angket diuji dengan teknik korelasi Product moment dan reliabilitas angket dengan teknik korelasi Spearman Brown. Untuk tes dihitung Tingkat kesukaran dan Daya beda, serta uji validitas butir dilakukan dengan rumus korelasi Pointbiserial. Uji Reliabilitas Tes dengan teknik korelasi Spearman Brown.Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varian (ANAVA) yang dilanjutkan dengan uji Schefee.

 

Hasil dan kesimpulan penelitian ini adalah :

  • Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara penggunaan Media Pembelajaran LCD Projector danMedia OHP terhadap prestasi belajar mata kuliah Landasan Kependidikan. (Fa.obs = 10,63 dan Ftabel = 4,00. Fa.obs > Ftabel). Berdasarkan nilai rataan yang diperoleh : penggunaan media LCD Projector 7,08 dan media OHP 6,19 ( 7,08 > 6,19 ), maka dapat disimpulkan bahwa mahasiswa yang diberi kuliah dengan media LCD Projector prestasi belajarnya lebih tinggi dari pada mahasiswa yang diberi kuliah menggunakan media OHP.
  • Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Mahasiswa yang memiliki Minat Belajar Tinggi dengan Mahasiswa yang memiliki Minat Belajar Rendah. (Fb.obs = 4,55 dan Ftabel = 4,00. Fb.obs > Ftabel). Berdasarkan nilai rataan yang diperoleh : Minat belajar Tinggi 6,92 dan Minat belajar rendah 6,35 ( 6,92 > 6,35 ), maka dapat disimpulkan bahwa mahasiswa yang memiliki minat belajar tinggi prestasi belajarnya lebih tinggi dari pada mahasiswa yang memiliki minat belajar rendah.
  • Ada interaksi pengaruh antara penggunaan Media Pembelajaran dan Minat Belajar Siswa terhadap prestasi belajar mata kuliah Landasan Kependidikan. (Fab.obs = 11,78 dan Ftabel = 4,00. Fab.obs > Ftabel). Berdasarkan nilai Rataan pada sel A1B1 = 7,84 (Penggunaan media LCD pada mahasiswa yang memiliki minat belajar tinggi) dan sel A2B2 = 6,38 (Penggunaan media OHP pada mahasiswa yang memiliki minat belajar rendah), maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media LCD Projector lebih efektif pada mahasiswa yang memiliki minat belajar tinggi dari pada penggunaan media OHP pada mahasiswa yang memiliki minat belajar rendah.

 

 

  1. Pengembangan Game Edukasi Sebagai Media Pembelajaran Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Kaliwungu Pada Mata Pelajaran Matematika

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran matematika kelas X di SMK Negeri I Kaliwungu, mengetahui prosedur dan hasil pengembangan game edukasi sebagai media pembelajaran siswa kelas X SMK Negeri 1 Kaliwungu pada mata pelajaran matematika, dan mengetahui tingkat keefektifan media pembelajaran yang dikembangkan dalam hal meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK Negeri I Kaliwungu pada mata pelajaran matematika Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan atau dikenal dengan metode Research and Development.

 

Tahapan dalam proses penelitian ini adalah tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan pengujian. Pengujian yang dilakukan berupa validasi yang dilakukan oleh expert jugement atau ahli media dan materi. Kemudian media di uji coba oleh siswa. Setelah dilakukan validasi dan media memenuhi kriteria interaktif yang layak, baru dilakukan pengujian atau penelitian untuk mengetahui kelayakan di lapangan.

 

 

Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Kaliwungu kabupaten Semarang dengan melibatkan 10 siswa dalam uji coba lapangan I dan 35 siswa dalam uji coba lapangan II. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket, data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan tekhik analisis deskriptif. Pada penelitian ini didapatkan hasil kelayakan ahli materi pada rata-rata 4.82, termasuk dalam kategori sangat baik. Ahli media pada rata-rata 4.93, termasuk dalam kategori sangat baik, dan hasil uji coba siswa pada uji coba kelompok kecil (Main Field Test) ada pada rata-rata 3.43 termasuk dalam kategori sangat baik. Pada uji coba skala luas (Operational Field Test) ada pada rata-rata 3.28, termasuk dalam kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan media pembelajaran game edukasi untuk kelas X SMK ini layak digunakan sebagai media dalam proses pembelajaran matematika.

 

Kata kunci : Pengembangan, Media Pembelajaran, Game Edukasi

 

 

  1. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Katalog untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 5 Surakarta

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah :

  • mengembangkan media pembelajaran berbasis katalog yang valid untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan
  • mengetahui keefektifan media pembelajaran berbasis katalog untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 5 Surakarta.

 

Penelitian ini merupakan Penelitian Pengembangan dengan metode reseacrh and development (R&D). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner, tes, dan dokumentasi.

Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis katalog menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, dan memotivasi siswa menciptakan ide-ide kreatif dalam belajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Media pembelajaran berbasis katalog Hasil posttest nilai hasil belajar ekonomi siswa kelas X IIS 2 dan X IIS 3 antara kelas kontrol dan kelas eksperimen menunjukkan bahwa hasil rata-rata posttest kelas kontrol adalah 79,22 sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 82,66. Setelah dianalisis uji t-test dengan menggunakan Software IBM SPSS 21 didapatkan nilai signifikansi sebesar 0.019 > a (0,05), yang menunjukkan bahwa H1 diterima berarti kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil posttest nilai hasil belajar ekonomi siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen juga dianalisis dengan rumus uji t-test. Harga t hitung yang didapatkan dari  posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah 2,404 dengan harga t tabel adalah 1,999. Dengan demikian thitung > ttabel, berarti peningkatan nilai hasil belajar ekonomi siswa kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis katalog hasil pengembangan lebih meningkatkan nilai hasil belajar ekonomi siswa dibandingkan tanpa menggunakan media pembelajaran seperti yang sebelumnya.

 

Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis katalog valid untuk meningkatkan hasil belajar dan media pembelajaran berbasis katalog efektif untuk meningkatkan hasil belajar.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Katalog, Hasil Belajar

Leave a Reply