HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis S2 Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning (Unilak)

Universitas Lancang Kuning atau yang biasa disingkat sebagai Unilak adalah salah satu perguruan tinggi yang berada di Provinsi Riau, Indonesia. Universitas ini didirikan oleh Yayasan Raja Ali pada tanggal 9 Juni 1982 berdasarkan Surat Keputusan Yayasan Raja Ali Haji No. 001/KEP-Yasrah/ 82.

Daftar Isi

  1. Sejarah Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning (Unilak)
  2. Visi
  3. Misi
  4. Tujuan
  5. Profil Lulusan
  6. Kurikulum
  7. Program Studi Sarjana (S1) Universitas Lancang Kuning (Unilak)
  8. Program Studi Pasca Sarjana (S2) Universitas Lancang Kuning (Unilak)

 

Sejarah Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning (Unilak)

Keberadaan Program Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning merupakan kado terindah pada usia Universitas yang ke 33. Tonggak sejarah pada masa kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Syafrani, MSi dengan keluarnya izin penyelenggaraan dari Kemendikbud RI pada tanggal 22 Agustus 2013. Rentang waktu dari proses pengajuan izin hingga keluarnya surat keputusan selama 1 tahun 8 bulan.

 

Program Studi (Prodi) Magister (S-2) Manajemen pertama yang menjadi embrio untuk Program Pascasarjana yang lainnya di Universitas Lancang Kuning. Secara resmi, Prodi ini melakukan penerimaan mahasiswa baru tahun Akademik 2013/2014, sesuai surat izin penyelenggaraan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 323/E/O/2013 tertanggal 22 Agustus 2013.

 

Pada awal operasional pengelolaan Magister Manajemen di bawah Rektor. Hal ini dikarenakan Unilak baru memiliki 1 Prodi. Diharapkan dapat lahir Prodi-Prodi lainnya dari Fakultas yang ada di lingkungan Universitas Lancang Kuning.

 

Selanjutnya terhitung mulai Agustus 2014 Prodi Magister (S-2) Manajemen, pengelolaannya di bawah naungan Program Pascasarjana. Hal ini disebabkan karena pada saat itu telah berdiri 1 Prodi baru, yaitu Prodi Magister (S-2) Ilmu Hukum.

 

Visi

Program Studi Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning menjadi center of management science yang unggul dalam menghasilkan para profesional dalam bidang manajemen dengan basis keilmuan dan nilai-nilai budaya melayu di era global.

 

 

Misi

Dalam rangka penjabaran Tri Dharma Perguruan Tinggi guna menghasilkan lulusan yang profesional dalam bidang manajemen dan menumbuhkembangkan jiwa entrepreneur dengan sikap serta perilaku yang memiliki nilai-nilai budaya melayu, etika akademis dan profesi, maka misi Program Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning adalah:

 

  1. Menyelenggarakan Program Magister Manajemen secara profesional berdasarkan perkembangan ilmu manajemen dan dinamika bisnis yang berkembang secara terus menerus.
  2. Mengembangkan kegiatan riset dasar dan terapan yang unggul, inovatif, kreatif, produktif dan konseptual sejalan dengan perkembangan dunia bisnis
  3. Menghasilkan lulusan yang memilki nilai-nilai budaya melayu, etika akademis dan berjiwa entrepreneur dengan kemampuan manajerial yang tinggi sebagai landasan sikap mental dalam menghadapi persaingan global.
  4. Menghasilkan lulusan yang mampu bersaing secara kompetitif dalam era global dengan penguasaan teori dalam bidang manajemen serta mampu memecahkan permasalahan manajemen terkini.

 

Tujuan

Menghasilkan  lulusan magister manajemen yang berkualitas,  profesional  dalam pengembangan dunia bisnis serta  mampu  mengatasi  permasalahan  bisnis untuk  bersaing secara global dengan bekal  teori   dasar, model-model  ekonomi   dan   manajemen  melalui  studi   manajemen   pemasaran,  manajemen  keuangan,  manajemen  operasi   serta  manajemen sumber daya manusia.

 

Profil Lulusan

  1. Tenaga pendidik (Dosen) di berbagai perguruan tinggi baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.
  2. Tenaga perencana baik di instansi permerintah maupun perusahaan BUMN/swasta.
  3. Tenaga peneliti atau konsultan di berbagai instansi.
  4. Pengusaha atau wiraswasta/pebisnis yang andal.

 

Kurikulum

Kurikulum Program Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning terstruktur dalam 3 (tiga) Kelompok Mata kuliah,yaitu: (1) Mata kuliah wajib program, (2) Mata kuliah wajib minat/konsentrasi, (3) dan  Tesis. Ri tiga kelompok itu dijumlah besaran SKSnya adalah 45 (empat puluh lima) SKS.

 

Program Studi Sarjana (S1) Universitas Lancang Kuning (Unilak)

Program Studi Ekonomi

Program Studi Ilmu Hukum

 

Program Studi Pasca Sarjana (S2) Universitas Lancang Kuning (Unilak)

Program Magister Ilmu Administrasi

Program Magister Ilmu Hukum

 

 

Contoh Tesis Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning (Unilak)

  1. PENGARUH BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR MEREK HONDA DI PEKANBARU

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran komunikasi pemasaran variabel termasuk iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan pemasaran langsung pada keputusan pembelian merek sepeda motor Honda baik secara parsial dan simultan dengan 84 responden menggunakan metode sampling residensial. Dari hasil analisis data menggunakan regresi berganda, hasil uji t diperoleh hasil variabel iklan, penjualan pribadi dan promosi penjualan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor merek Honda. Sedangkan variabel hubungan masyarakat dan pemasaran langsung mempengaruhi keputusan pembelian sepeda motor merek Honda. Sementara hasil uji F berpengaruh dan signifikan artinya periklanan, penjualan pribadi, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan pemasaran langsung secara simultan mempengaruhi keputusan pembelian sepeda motor merek Honda.

  1. PENGARUH FAKTOR-FAKTOR TEKNIS DAN ORGANISASIONAL TERHADAP PENGEMBANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA (Studi Pada OPD Kota Pekanbaru)

Berdasarkan instruksi presiden nomor 7 tahun 1999 tentang akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) No.589/IX/6/Y/1999 tentang Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, yang telah diperbaiki dengan Keputusan LAN Nomor 239/IX/6/8/2003. Tahun 2006 pemerintah mengeluarkan peraturan lain yang mendukung implementasi sistem pengukuran kinerja di Indonesia, yakni PP RI No. 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. Selanjutnya ada PERMENPAN RB No. 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan AKIP. Dikeluarkannya PP RI Nomor 8 Tahun 2006 dan PERMENPAN RB Nomor 29 tahun 2010 menunjukkan keseriusan pemerintah terhadap perbaikan kinerja organisasi pemerintah dan mendorong dibangunnya sistem manajemen organisasi pemerintah yang berbasis kinerja (performance-based management) di Indonesia

Namun faktanya, kemampuan sistem pengukuran kinerja untuk meningkatkan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP) masih sering diperdebatkan atau dipertanyakan. Situasi ini cukup masuk akal karena beberapa hasil penelitian memang masih menunjukkan adanya masalah dalam implementasi sistem pengukuran kinerja. Permasalahan muncul pada tahap pengembangan sistem pengukuran kinerja maupun pada tahap penggunaan hasil dari implementasi sistem pengukuran kinerja

Penelitian ini bertujuan untuk menguji beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pengembangan sistem pengukuran kinerja pada OPD Kota Pekanbaru. Faktor-faktor tersebut terdiri dari faktor teknis dan organisasional. Faktor teknis meliputi keterbatasan sistem informasi, dan faktor organisasional meliputi komitmen manajemen, otoritas pengambilan keputusan, serta budaya organisasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey dengan mendistribusikan kuesioner kepada pejabat eselon 2, 3, dan 4 yang terlibat dan bertanggungjawab dalam pembuatan Renstra dan Lakip pada OPD Kota Pekanbaru. Dengan metode purposive sampling, kemudian dilakukan analisis data menggunakan analisis regresi berganda.

Hasil penelitian ini menemukan bahwa keterbatasan sistem informasi tidak terbukti berpengaruh negatif terhadap pengembangan sistem pengukuran kinerja, komitmen manajemen, otoritas pengambilan keputusan, dan budaya organisasi terbukti berpengaruh positif terhadap pengembangan sistem pengukuran kinerja.

  1. Analisis Pengaruh Produk, Persepsi Harga Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Minat Pembelian Ulang

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh produk, harga yang dirasakan, dan kualitas layanan terhadap niat pembelian kembali. Sampel yang diambil adalah 100 responden menggunakan teknik sampling aksidental. Metode analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Penelitian ini menemukan bahwa kualitas layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian kembali, sedangkan produk dan harga yang dirasakan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat pembelian ulang.

  1. PENGARUH PENERAPAN GREEN ADVERTISING DAN HARGA PREMIUM TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN

Bisnis produk hijau saat ini telah berkembang sangat pesat, menerapkan bisnis hijau yang ramah lingkungan telah mampu menjadi bisnis utama. Perkembangan bisnis ini salah satunya dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup masyarakat yang saat ini memprioritaskan faktor kesehatan dalam mengkonsumsi produk. Diyakini bahwa dalam 10 tahun terakhir pengembangan produk hijau telah mencapai keuntungan yang signifikan. Melalui pemasaran ramah lingkungan, perusahaan telah berhasil menciptakan perilaku pembelian konsumen sehingga produk hijau lebih disukai. Salah satu strategi pemasaran ramah lingkungan adalah dengan melakukan periklanan ramah lingkungan dan strategi penetapan harga premium, yang diharapkan dapat meningkatkan minat konsumen dalam memutuskan untuk membeli produk ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan ramah lingkungan dan harga premium terhadap keputusan pembelian konsumen. Objek utama adalah produk kopi hijau yang sangat populer dengan berbagai lapisan masyarakat, menggunakan responden 100 orang pecinta kopi dari berbagai latar belakang di Jabodetabek menggunakan metode statistik kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa R square adalah 67,2%, yang menunjukkan bahwa keputusan pembelian oleh penikmat kopi secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh iklan hijau dan harga premium, sedangkan 32,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini dengan persamaan regresi Y = 0,550 + 0.287X1 + 0.184X2. Secara simultan dan sebagian dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang kuat antara iklan ramah lingkungan dan harga premium dengan keputusan pembelian

  1. FAKTOR DOMINAN PENGARUH BAURAN PROMOSI TERHADAP PRILAKU KOSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN SUATU PRODUK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan bauran dan indikator promosi yang mempengaruhi perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian suatu produk. Sampel penelitian ini sebannyak 105 orang n=105) mahasiswa STIE LMII, Medan tahun akademik 2018-2019. Instrumen penelitian menggunakan angket. Analisis data menggunakan analisis jalur dengan model persamaan struktural. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa bauran promosi secara simultan, yaitu publicity dan sales promotion, dan secara parsial, yaitu publicity, sales promosion, dan direct marketing merupakan faktor dominan yang mempengaruhi prilaku konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian handpone. Berdasarkan indikator sales promotion, yaitu (1) mengarahkan perhatian konsumen terhadap produk, (2) mendorong calon konsumen untuk membeli, dan (3) membangkitkan keinginan calon konsumen untuk melakukan pembelian, serta faktor  publicity, yaitu pemberitaan produk secara actual merupakan faktor dominan yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian suatu produk.

  1. PERTUMBUHAN PERBANKAN SYARIAH : PENGUJIAN FAKTOR PENENTU

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan perbankan syariah dalam penelitian ini antara lain CAR, NPF, BOPO, Inflasi, PDB dan Suku Bunga BI. Pertumbuhan perbankan syariah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pertumbuhan yang diukur dari total aset bank syariah. CAR, NPF, BOPO, Inflasi, PDB dan Suku Bunga BI menjadi penting untuk perbankan syariah, karena hal ini akan menentukan tingkat pertumbuhan perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh CAR, NPF, BOPO, Inflasi, PDB dan Suku Bunga BI terhadap pertumbuhan perbankan syariah. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan 11 sampel dengan rentang 5 tahun. Data dikumpulkan melalui rasio keuangan, data inflasi, data PDB dan data suku bunga BI. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi berganda melalui regresi data panel dengan uji parsial dan uji simultan yang dibantu oleh program eviews 7. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa terdapat pengaruh pertumbuhan perbankan syariah apabila ditinjau dari CAR, NPF, BOPO, Inflasi, PDB dan Suku Bunga BI dengan sig. 0,000 dan sumbangsih (proporsi varians) variable CAR, NPF, BOPO, Inflasi, PDB dan Suku Bunga BI terhadap pertumbuhan perbankan syariah sebesar 80,44% dan 19,56% dipengaruhi oleh variabel lain. Dari hasil penelitian diperoleh sebagai parsial bahwa keenam variabel t (-0,693884, 1,019184, -4,061427, 2,863433, -2,086065 dan -4,114148). Disimpulkan bahwa variabel CAR dan NPF tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan perbankan syariah. Sedangkan inflasi dan PDB memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan perbankan syariah namun, tidak sesuai dengan hipotesis.

  1. PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL TOYOTA PADA PT. PUTRA PERKASA FLAMBOYAN

Perkembangan kebutuhan masyarakat akan transportasi kendaraan bermotor khususnya jenis roda empat sekarang ini tidak dapat terhindarkan lagi. Perubahan tren akan kebutuhan mobil tidak hanya terjadi secara global tetapi di alami oleh perusahaan otomotif di Indonesia. Perkembangan akan kebutuhan mobil ini juga dapat dirasakan sangat jelas pada masyarakat kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh komunikasi pemasaran dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian mobil Toyota dan faktor yang memiliki pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian mobil Toyota pada PT. Perintis Perkasa Flamboyan. Hipotesis penelitian ini adalah komunikasi pemasaran dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Toyota pada PT. Perintis Perkasa Flamboyan. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi pemasaran dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Toyota pada PT. Perintis Perkasa Flamboyan dengan koefisien determinasi sebesar 68,5 %. Komunikasi pemasaran merupakan faktor penentu yang paling dominan yang dapat meningkatkan keputusan pembelian mobil Toyota pada PT. Perintis Perkasa Flamboyan.

  1. DAMPAK INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA MENGGUNAKAN REGRESI DATA PANEL

Infrastruktur berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya, infrastruktur di sektor transportasi. Semakin baik suatu jaringan transportasi maka aksesibilitasnya juga semakin baik sehingga kegiatan ekonomi antar wilayah juga semakin berkembang. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah pengaruh infrastruktur transportasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Infrastruktur transportasi yang digunakan adalah panjang jalan kondisi baik dan sedang, jumlah mobil barang, jumlah mobil penumpang, jumlah bus, jumlah sepeda motor, jumlah terminal, arus keberangkatan kedatangan pesawat, dan arus bongkar muat barang di pelabuhan. Data yang digunakan adalah data panel dengan kurun waktu 2010-2014 untuk 30 provinsi di Indonesia. Untuk memilih model terbaik dilakukan uji untuk panel seperti Chow Test dan Hausman Test sehingga didapatkan fixed effect model sebagai model yang terbaik. Kemudian dilakukan uji asumsi klasik seperti normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobil barang, mobil penumpang, sepeda motor, bongkar muat barang, arus pesawat, dan jumlah terminal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sementara panjang jalan dan jumlah bus tidak signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

  1. DAMPAK GUNCANGAN PERTUMBUHAN EKONOMI MITRA DAGANG UTAMA TERHADAP INDIKATOR MAKROEKONOMI INDONESIA

Indonesia adalah salah satu negara yang menerapkan sistem ekonomi terbuka. Dengan banyak integrasi ekonomi dengan negara lain, guncangan eksternal akan berdampak pada stabilitas makroekonomi Indonesia. Selama periode 2011-2015, Jepang, Cina, dan Singapura adalah mitra dagang utama Indonesia dalam ekspor dan impor. Sejak 2010 perekonomian ketiga negara mengalami perlambatan goncangan yang ditunjukkan dengan penurunan pertumbuhan ekonomi. Karena besarnya ketergantungan Indonesia pada Jepang, Cina, dan Singapura di sektor perdagangan, guncangan dikhawatirkan tidak hanya mempengaruhi kinerja perdagangan, tetapi juga ekonomi makro lainnya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak guncangan pertumbuhan ekonomi dari mitra dagang utama terhadap indikator ekonomi makro Indonesia yang mencakup ekspor, PDB, dan lapangan kerja pada tahun 1986-2015. Metode yang digunakan adalah Vector Autoregression (VAR) / Vector Error Correction Model (VECM). Hasil IRF menunjukkan bahwa indikator makroekonomi Indonesia memberikan respons positif terhadap guncangan pertumbuhan ekonomi mitra dagang utama, penurunan pertumbuhan ekonomi di China, Singapura dan Jepang akan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekspor, PDB, dan penyerapan tenaga kerja Indonesia. Hasil FEVD menunjukkan bahwa guncangan pertumbuhan ekonomi dari mitra dagang utama telah memberikan kontribusi besar terhadap variabilitas indikator ekonomi makro Indonesia.

  1. TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA DALAM MENGGUNAKAN JASA PELAYANAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA PONTIANAK

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk  menganalisis  tingkat kepuasan  mahasiswa  terhadap  penggunaan jasa pelayanan Perpustakaan UBSI Pontianak. Penelitian  ini  dengan data observasi,  wawancara,  dokumentasi dan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. Adapun populasinya adalah  seluruh  mahasiswa  UBSI Pontianak  dan  dipilih sebanyak  50 responden  dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Variabel penelitian  menggunakan 5 dimensi kualitas pelayanan  yang terdiri  dari  keandalan  (Reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (Assurance), empati (Emphaty) dan bukti fisik (Tangible) dengan pengukuran  menggunakan  skala  Likert.  Hasil  analisis  tingkat  kepentingan  dan  kualitas  pelayanan memperlihatkan bahwa responden sangat puas dengan pelayanan yang diberikan  perpustakaan UBSI Pontianak.  Hasil penelitian   tersebut  terlihat bahwa  presentase   rata-rata   jawaban responden yang berkaitan dengan kepuasaan mahasiswa dalam penggunaan layanan jasa perpustakaan  adalah  sebesar   3,50   yang berarti   responden  menyatakan   kepuasan mahasiswa dalam penggunaan jasa perpustakaan di  UBSI Pontianak  tergolong  sangat tinggi/sangat puas.

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

Leave a Reply

Open chat
Hallo ????

Ada yang bisa di bantu?
Powered by