HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Analisis Faktor: Penyebab Nasabah Menggunakan Layanan Mobile Banking

Judul Tesis : Analisis Faktor – Faktor Penyebab Nasabah Menggunakan Layanan Mobile Banking : Pendekatan Metode Technology Acceptance Model (Studi Kasus: PT Bank XYZ)

 

A. Latar Belakang

Perekonomian Indonesia telah mengalami pergeseran dari sektor pertanian ke sektor manufaktur dan sektor jasa. Perkembangan sektor jasa yang sangat pesat salah satunya adalah di sektor perbankan (Alfansi,2012). Lembaga keuangan Bank adalah suatu badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali pada masyarakat dalam bentuk kredit atau dalam bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup orang banyak (Maulana dan Septian,2007).

Di era informasi ini, persaingan di industri perbankan akan semakin ketat. Perkembangan jumlah Bank di Indonesia yang dikeluarkan oleh statistik perbankan Indonesia. Perubahan dalam tren teknologi informasi, demografi, perilaku konsumen,pertumbuhan ekonomi makro, dan peningkatan pendapatan konsumen akan mengubah sifat persaingan dalam industri perbankan. Bank Indonesia telah mengelompokkan bank bank di Indonesia menjadi delapan kelompok, yaitu Bank Persero, Bank Swasta Devisa dan Non Devisa, Bank Campuran, Bank asing, Bank Syariah, Bank Pembangunan Daerah, dan Bank Perkreditan rakyat. Bank persero adalah bank yang sebagian atau seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia.

 

B. Perumusan Masalah

Dengan penelitian ini diharapkan dapat menjawab pertanyaan penelitian yaitu apakah minat untuk menggunakan mobile banking pada layanan mobile banking Bank XYZ bisa dijelaskan di Indonesia. Dalam hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh (Cheah et al.,2011) ada lima unsur yang mempengaruhi keinginan untuk menggunakan Mobile banking yaitu Perceived usefulness, Perceived ease of use, Relative advantages, Perceived Risk , personal innovativeness, social norms dan Behavioral to Adopt.

 

C. Tinjauan Kepustakaan

Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen menurut Solomon (2013), adalah sebuah studi mengenai proses keterlibatan ketika individu, atau kelompok, memilih, membeli, menggunakan,dan membuang produk, jasa, ide atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan (needs) dan hasrat (desires) mereka. Konsep yang dikemukakan oleh Hawkins (2006), mengatakan bahwa perilaku konsumen adalah hal yang alamiah, dimana individu akan mengembangkan konsep tentang diri sendiri (self-concepts) dan mengikuti sebuah gaya hidup (Lifestyles). Konsep tersebut disebabkan faktor eksternal, seperti keadaan sosial dan demografi, dan faktor internal terutama faktor yang berpengaruh secara psikologis dan fisikologis, namun kedua faktor tersebut juga dapat saling berinteraksi satu dengan yang lain.

 

Konsep Jasa

Jasa atau services dilihat sebagai serangkaian aktivitas ekonomi yang ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, sering kali melibatkan suatu pekerjaan yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu untuk menghasilkan sesuatu untuk pembeli jasa tersebut. Lovelock (2007) menjelaskan jasa adalah suatu aktivitas ekonomi yang ditawarkan oleh suatu perusahaan/orang kepada perusahaan/orang yang lain, dimana pada proses penyampaiannya membutuhkan tenggat waktu tertentu, sehingga dapat tercapai hasil tertentu sesuai keinginan penerima jasa ataupun terhadap aset yang dimiliki penerima dengan tanggung jawab si penyedia.

 

Mobile Banking

Pengertian Mobile banking yang digunakan dalam penelitian ini adalah elektronik perbankan yang menggunakan teknologi telepon selular (atau perangkat nirkabel lainnya) untuk memberikan jasa keuangan elektronik untuk konsumen. Mobile banking dikatakan telah menjadi cara pemasaran jasa perbankan yang baru dan dapat berperan sebagai customer relationship management (CRM) bagi perusahaan jasa keuangan (Sinisalo et al., 2007). Hal ini terjadi karena di pasaran ponsel sudah sangat banyak digunakan oleh konsumen, ponsel membuat perusahaan lebih mudah berkomunikasi dengan target pasar dan dapat membangun hubungan yang lebih kuat dengan konsumen dalam hal ini jasa perbankan sebagai penyedia jasa mobile banking (Bank Dunia, 2009).Perangkat mobile juga dapat meningkatkan kualitas layanan karena konsumen dapat melakukan transaksi dengan nyaman dimanapun dan kapanpun mereka menginginkannya (Laukkanen, 2007) asalkan ada sambungan nirkabel.

 

D. Metode Penelitian

Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.

Populasi yang menjadi obyek penelitian ini adalah nasabah Bank XYZ yang belum menggunakan mobile banking.

Metode pengambilan sample yang diguanakan dalam penelitian ini adalah metode non – probability sampling.

Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan spss ver. 17.0 untuk pengujian validitas dan reabilitas.

 

E. Kesimpulan

  1. Variabel Perceived Usefulness mempunyai pengaruh yang tidak signfikan terhadap Behavioral to Adopt dimana diketahui nilai signifikansinya > 0,05 sehingga dapat dikatakan data tidak mendukung hipotesis, dimana variabel Perceived Usefulness dapat mempengaruhi Behavioral to Adopt. Hal ini berarti kegunaan dalam menggunakan teknologi mobile banking tidak mempengaruhi sikap nasabah terhadap teknologi mobile banking.
  2. Variabel Perceived Ease of Use mempunyai pengaruh yang signfikan terhadap Behavioral to Adopt dimana diketahui nilai signifikansinya < 0.05 sehingga dapat dikatakan data mendukung hipotesis, dimana variabel Perceived Ease of Use dapat mempengaruhi Behavioral to Adopt. Hal ini berarti kemudahan penggunaan teknologi mobile banking mempengaruhi sikap nasabah terhadap teknologi mobile banking.
  3. Variabel Social Norm mempunyai pengaruh yang signfikan terhadap Behavioral to Adopt dimana diketahui nilai signifikansinya < 0,05 sehingga dapat dikatakan data mendukung hipotesis dimana variabel Social Norm dapat mempengaruhi Behavioral to Adopt. Hal ini berarti norma social dalam penggunaan teknologi mobile banking mempengaruhi sikap nasabah terhadap teknologi mobile banking.

 

Contoh Tesis Analisis Faktor

  1. Analisis Faktor-Faktor yang Mendorong Pemberian Insentif Perpajakan Berupa Pembebasan PPN Atas Penyerahan dan Impor Barang Hasil Pertanian yang Bersifat Strategis Dan Dampaknya
  2. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Profitabilitas Pre-Merger Bank Take Over di Indonesia
  3. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepercayaan Pengguna Jasa Riset Pasar terhadap Peneliti
  4. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Investasi Dana Masyarakat Pada Bank Syariah ? Studi Kasus pada Bank Syariah Mandiri
  5. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Waktu Menunggu Hasil Proses Pemeriksaan Rontgen di Unit Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah’45 Kabupaten Kuningan, 2000
  6. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Remaja Mahasiswa Tingkat III Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Palembang Tahun 2004
  7. Analisis Faktor Penyebab Pelanggan Loyal RS OMC Memberikan Respon Negatif terhadap Program Member Club RS OMC, 2002

 

Incoming search terms:

Leave a Reply