HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Prarancangan Pabrik Dioctyl Phthalate dari Phthalic Anhydride dan 2-Ethyl Hexanol Dengan Kapasitas 30.000 Ton / Tahun

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Pendirian Pabrik

Perkembangan industri sebagai bagian dari usaha pembangunan ekonomi jangka panjang diarahkan untuk menciptakan struktur ekonomi yang lebih kokoh dan seimbang yaitu struktur ekonomi dengan titik berat industri maju yang didukung oleh sektor-sektor lain yang tangguh. Dimulainya globalisasi perdagangan pada tahun 2003 seyogyanya memacu kita untuk lebih cermat menemukan terobosan-terobosan baru sehingga produk yang dihasilkan mempunyai pangsa pasar, daya saing tinggi, efektif dan efisien disamping harus ramah terhadap lingkungan. Salah satu produk industri yang dibutuhkan saat ini adalah dioctyl phthalate (DOP) yang merupakan suatu senyawa yang banyak digunakan sebagai bahan pembantu dalam industri bahan-bahan plastik (plasticizer). Plasticizer juga digunakan dalam industri kulit imitasi, kabel, sol sepatu dan lain sebagainya.

DOP mempunyai nama kimia yaitu di(2-ethylhexyl) phthalate, dan mempunyai rumus kimia C6H4[COOCH2CH(C2H5)C4H9]2. DOP berbentuk cairan agak kental yang berwarna jernih, mendidih pada temperatur 231 oC, serta tidak larut dalam air dan digunakan sebagai plastisizer untuk berbagai resin dan elastomer. Di Indonesia, dengan bertambah banyaknya industri-industri kimia, terutama industri bahan-bahan dari plastik (terutama yang terbuat dari PVC), kulit imitasi, kabel, sol sepatu dan lain sebagainya maka dapat dipastikan kebutuhan akan DOP sebagai salah satu bahan plasticizer akan semakin meningkat. Sehingga penting sekali adanya perencanaan pendirian pabrik dioctyl phthalate di Indonesia, untuk membantu menyediakan bahan pembantu dalam industri bahan-bahan plastik yang terbuat dari PVC dan pada industri-industri lain serta jika diharapkan juga dapat menjadi komoditi ekspor.

Incoming search terms:

Leave a Reply