HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Prarancangan Pabrik Etil Akrilat Dari Etanol dan Asam Akrilat Kapasitas 20.000 Ton / Tahun

INTISARI

Pabrik Etil akrilat dirancang dengan kapasitas 20.000 ton/tahun. Bahan baku yang dibutuhkan adalah Asam akrilat cair pada suhu 30?C dan tekanan 1 atm sebanyak 1867,09 kg/jam, Etanol cair pada suhu 30?C dan tekanan 1 atm sebanyak 1184.84 kg/jam dengan bantuan katalisator H2SO4. Produk yang dihasilkan adalah Etil akrilat berbentuk cair dengan jumlah produksi 20.000 ton/tahun pada kondisi suhu 30?C dan tekanan 1 atm.

Etil akrilat dibuat dengan cara mereaksikan Asam akrilat dengan Etanol pada suhu 70?C dengan tekanan 1 atm di dalam reaktor alir tangki berpengaduk sebanyak 1 buah yang dilengkapi dengan koil pendingin. Pemurnian produk dilakukan dalam dua menara distilasi sehingga diperoleh kemurnian 99,5 %. Unit pendukung proses terdiri unit pengadaan steam, unit pengadaan listrik, unit pengadaan udara tekan dan unit pengadaan bahan bakar. Pabrik juga dilengkapi laboratorium untuk menjaga mutu dan kualitas produk agar sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.

Agar pabrik dapat beroperasi dengan lancar dan efisien, maka disusun suatu manajemen yang mengatur pembagian tugas, kesejahteraan karyawan dan lain-lain. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah perseroan terbatas (PT) dengan struktur organisasi line and staff. Sistem kerja karyawan dibagi menurut jam kerja yang terdiri dari karyawan shift dan karyawan non shift.

Berdasarkan analisa ekonomi yang dilakukan, dapat disimpulakan bahwa untuk mendirikan dan mengoperasikan pabrik Etil akrilat ini, dibutuhkan investasi berupa modal tetap (fixed capital investment) sebesar Rp. 123.600.400.982 dan modal kerja (working capital investment) sebesar Rp. 106.806.977.617. Adapun dari hasil analisa kelayakan, diperoleh Break Even Point (BEP) sebesar 40,12 %, Shut Down Point (SDP) sebesar 26,21 %, Return on Investment (ROI) setelah pajak sebesar 31 %, Pay Out Time (POT) 2,44 tahun, Discounted Cash Flow (DCF) sebesar 19,58 %.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Pendirian Pabrik

Seiring berkembangnya peradaban manusia, dunia industri pun dituntut untuk dapat lebih meningkatkan teknologinya, baik dengan penemuan-penemuan baru maupun pengembangan teknologi sebelumnya. Industri kimia memegang peran penting dalam rangka turut meningkatkan kemajuan bangsa. Di Indonesia, industri petrokimia yang kini mulai berkembang merupakan salah satu tulang punggung dalam mengisi dan menunjang pertumbuhan industri-industri lainnya. Salah satu industri petrokimia yang berkembang pesat dewasa ini adalah produksi asam akrilat berikut esternya. Etil akrilat, jenis ester akrilat ini ikut andil dalam meramaikan pasar produk bahan-bahan kimia. Permintaan akan etil akrilat mengalami peningkatan dari tahun ke tahun selaras dengan makin beragamnya penggunaan produk ini.

Etil akrilat merupakan bahan baku pembuatan emulsion dan solution polymer. Emulsion polymer dari akrilat banyak digunakan sebagai cat (coatings), tekstil, bahan perekat (adhesives), kertas, pengkilap lantai, industri kulit, keramik dan sebagai kopolimer dari acrylics fiber. Sedangkan solution polymer dari akrilat terutama digunakan dalam idustri cat (coatings). Konsumsi Etil akrilat terus meningkat dari tahun ke tahun baik pasar dalam negeri maupun luar negeri., diperkirakan laju pertumbuhan pertahunnya sebesar 4 – 6 %.

Leave a Reply