HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Pengaruh Penggunaan Media Model dgn Media Gambar terhadap Prestasi Belajar Biologi

Judul Tesis : Pengaruh Penggunaan Media Model dengan Media Gambar terhadap Prestasi Belajar Biologi Ditinjau dari Motivasi Belajar (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI Program Ilmu Alam Sekolah Menengah Atas Negeri Kabupaten Karanganyar Tahun Ajaran 2008/2009)

 

A. Latar Belakang

Prestasi belajar selain dipengaruhi oleh penggunaan media pembelajaran, juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Salah satu di antaranya ialah motivasi belajar. Motivasi pada dasarnya ialah dorongan mental yang mengarahkan dan menggerakkan siswa untuk belajar. Siswa yang mempunyai motivasi tinggi akan merasa bahwa belajar adalah suatu kebutuhan yang harus dipenuhi, sehingga hasil dari motivasi yang tinggi dengan rendah akan menunjukkan hasil yang berbeda.

Berdasarkan uraian diatas, maka penulis ingin membandingkan mata pelajaran biologi dengan menggunakan media model dibandingkan dengan media gambar sebagai media pembelajaran. Penulis mencoba untuk mengadakan penelitian eksperimen dengan judul : ”Pengaruh Penggunaan Media Model Dengan Media Gambar Terhadap Prestasi Belajar Biologi Ditinjau Dari Motivasi Belajar ” (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI Program Ilmu Alam Sekolah Menengah Atas Negeri Kabupaten Karanganyar Tahun Ajaran 2008/2009).

 

B. Perumusan Masalah Tesis

  1. Adakah perbedaan pengaruh penggunaan media model dengan penggunaan media gambar pada mata pelajaran biologi terhadap prestasi belajar siswa SMA kelas XI Program Ilmu Alam?
  2. Adakah perbedaan pengaruh motivasi belajar tinggi dengan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar mata pelajaran biologi siswa SMA kelas XI Program Ilmu Alam?
  3. Adakah interaksi pengaruh penggunaan media pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran biologi siswa SMA kelas XI Program Ilmu Alam?

 

C. Kajian Teori

Pengertian Prestasi Belajar Biologi

Prestasi adalah hasil yang telah dicapai seseorang dalam melakukan kegiatan. Robert M. Gagne (1987: 23) mengatakan: ”prestasi belajar dibedakan menjadi lima aspek, yaitu: kemampuan intelektual, strategi kognitif, informasi verbal, sikap dan ketrampilan”. Menurut Bloom dalam Suharsimi Arikunto (1990: 110): ”hasil belajar dibedakan menjadi tiga aspek, yaitu: kognitif, afektif dan psikomotorik”. Prestasi merupakan kecakapan atau hasil konkrit yang dapat dicapai pada saat atau periode tertentu. Berdasarkan pendapat tersebut, prestasi dalam penelitian ini adalah hasil yang telah dicapai siswa dalam proses pembelajaran biologi.

Pengertian Penilaian Kinerja

Menurut Harun Rasyid dan Mansur (2007: 200) bahwa penilaian kinerja (unjuk kerja) merupakan penilaian yang dilakukan dengan mengamati kegiatan siswa dalam melakukan sesuatu. Penilaian ini cocok digunakan untuk menilai ketercapaian kompetensi yang menuntut peseta didik melakukan tugas tertentu seperti: praktik di laboratorium, praktik sholat, praktik OR, presentasi, diskusi, bermain peran, memainkan alat musik, bernyanyi, membaca puisi/deklamasi, dan lain-lain. Cara ini dianggap lebih otentik daripada tes tertulis karena apa yang dinilai lebih mencerminkan kemampuan siswa yang sebenarnya.

Pengertian Media Pembelajaran

Media pembelajaran adalah sarana yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan atau informasi (berupa pengetahuan, keahlian, ketrampilan, ide atau pengalaman) yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terrjadinya proses belajar pada diri siswa sehingga tercapai pembelajaran yang efektif dan efisien.

Media Model

Dikatakan media model karena menyerupai benda aslinya yang mempunyai ukuran panjang, lebar dan tebal. Menurut pendapat Sri Anitah (1991: 19): ”Model adalah media tiga dimensi yang mewakili benda sebenarnya”. Lebih lanjut Basuki Wibawa dan Farida Mukti (1992: 52) mengemukakan: ”Model adalah perwujudan suatu benda secara terskala, yang ukurannya mungkin sama, lebih kecil atau lebih besar dari aslinya”.

 

Media Gambar

Diantara media pendidikan, gambar/foto adalah merupakan media yang paling umum dipakai. Gambar/foto mudah dibuat, diusahakan, dan dinikmati dimana-mana serta gambar lebih efisien daripada penggunaan bahasa. Sehubungan dengan gambar/foto oleh Gerlach dan Elly yang dikutip Sri Anitah (1991: 22) dijelaskan bahwa: “Gambar tidak hanya bernilai seribu bahasa, tetapi juga seribu tahun atau seribu mil”.

Arti Motivasi Belajar

Beberapa ahli psikologi di bawah ini memberikan pengertian tentang motivasi. Menurut Abin Syamsudin M (2000: 37-38): ”Motivasi merupakan suatu kekuatan, tenaga, atau daya atau suatu keadaan yang kompleks dan kesiapsediaan dalam individu untuk bergerak ke arah tujuan tertentu, baik disadari maupun tidak disadari”.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Eksperimental. Pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Oktober 2008 s.d Mei 2009 dengan populasi siswa kelas XI IA (Ilmu Alam) di Kabupaten Karanganyar.

Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster random sampling. Sampel yang diambil terdiri dari: 1 kelas (40 siswa) untuk pembelajaran dengan media model sebagai kelas eksperimen dan 1 kelas (40 siswa) untuk pembelajaran dengan media gambar sebagai kelas kontrol.

 

E. Kesimpulan

1. Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pada prestasi belajar biologi siswa SMA kelas XI Program Ilmu Alam antara penggunaan media model dengan penggunaan media gambar. Jadi hipotesis pertama yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara penggunaan media model dan penggunaan media gambar terhadap prestasi belajar biologi siswa SMA kelas XI Program Ilmu Alam di Kabupaten Karanganyar, dapat diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media model lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan media gambar. Hal ini bisa dipahami mengingat media gambar berwujud dua dimensi yang hanya menekankan pada indera penglihatan, sedangkan media model lebih banyak melibatkan indera karena berwujud tiga dimensi. Media model dapat mempresentasikan fakta, konsep, prinsip atau teori dalam bentuk benda yang dapat dilihat, diraba maupun dimanipulasi. Media model dapat lebih konkret untuk menjelaskan sesuatu yang abstrak, sehingga lebih memudahkan siswa untuk mempelajarinya. Secara singkat, media model lebih konkret dibanding media gambar untuk memvisualkan sesuatu yang abstrak.

2. Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pada prestasi belajar biologi antara siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi dengan siswa yang mempunyai motivasi belajar rendah. Hasil penelitian menunjukkan kelompok siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi, prestasi belajar biologinya lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang mempunyai motivasi belajar biologi rendah. Jadi hipotesis kedua yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan pengaruh pada prestasi belajar biologi antara siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi dan siswa yang mempunyai motivasi belajar rendah dapat diterima. Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan belajar

3. Terdapat interaksi pengaruh penggunaan media dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar biologi siswa SMA kelas XI Program Ilmu Alam. Jadi hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa terdapat interaksi pengaruh penggunaan media dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar biologi siswa SMA kelas XI Program Ilmu Alam di Kabupaten Karanganyar diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata prestasi belajar biologi siswa yang menggunakan media model lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan media gambar, baik pada kelompok siswa motivasi belajar tinggi maupun kelompok siswa motivasi belajar rendah. Ditinjau dari sisi motivasi, kelompok siswa motivasi belajar tinggi mempunyai rerata prestasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa motivasi belajar rendah, baik pada kelompok yang menggunakan media model maupun kelompok siswa yang menggunakan media gambar. Hal ini menunjukkan bahwa interaksi antara penggunaan media dengan motivasi belajar memberikan pengaruh yang signifikan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan media, baik model atau gambar berpengaruh positif bila diterapkan pada kelompok siswa motivasi belajar tinggi maupun kelompok siswa motivasi belajar rendah.

Incoming search terms:

Leave a Reply