HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Tesis Pengaruh Keuntungan Industri Keripik Tempe

Contoh Tesis – ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEUNTUNGAN INDUSTRI KERIPIK TEMPE DI KABUPATEN NGAWI

pengaruh keuntungan industri keripik tempe Tesis Pengaruh Keuntungan Industri Keripik Tempe

 A. Latar Belakang Masalah

Saat ini sangat diperlukan adanya peningkatan daya saing dalam perspektif persaingan bisnis. Konsep daya saing berhubungan dengan kemampuan meningkatkan posisi tawar (bargaining position) untuk memaksimalkan pencapaian tujuan. Tujuan yang dimaksud khususnya bagi UMKM adalah memaksimalkan profit atau nilai perusahaan UMKM (value of firm). Salvatore (1996) menekankan bahwa laba merupakan indikasi dimana konsumen menginginkan output yang lebih dari perusahaan/industri. Laba juga merupakan insentif bagi UMKM untuk meningkatkan outputnya dalam jangka panjang. Hal ini seyogyanya berlaku juga untuk perusahaan UMKM dan Koperasi (Sitio dan Tamba, 2001). Keripik tempe dari Kabupaten Ngawi merupakan produk UMKM yang sangat potensial untuk dikembangkan, sehingga mutlak diperlukan berbagai perbaikan mulai dari proses produksi hingga pemasaran. Dengan adanya perbaikan tersebut, diharapkan produksi kripik tempe Kabupate Ngawi dapat menjangkau seluruh daerah di tanah air bahkan luar negeri. Kuncinya adalah pemasaran dan pengembangannya harus ditangani dengan lebih baik lagi agar masalah dalam menghadapi persaingan perdagangan bebas dapat dipecahkan. Salah satunya dengan cara tetap mencari daerah pasar terlebih dahulu sebelum memproduksi serta perbaikan teknik pengolahan sehingga dapat mempunyai suatu citarasa yang khas.

Pembuat keripik tempe di Kabupaten Ngawi dapat dijumpai di Desa Karangtengah Prandon. Masih banyak UMKM keripik tempe di Ngawi yang masih belum menerapkan manajemen pengelolaan perusahaan yang baik sehingga pendapatan atau keuntungan yang didapatkan kurang optimal. Adanya perbedaan besarnya modal pada masing-masing UMKM menyebabkan adanya skala produksi yang berbeda pula.

 

 B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis merumuskan masalah yang akan dibahas sebagai berikut:

  1. Berapa besar pengaruh modal terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi?
  2. Berapa besar pengaruh jumlah tenaga kerja terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi?
  3. Berapa besar pengaruh lama usaha terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi?
  4. Berapa besar pengaruh tingkat pendidikan terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi?
  5. Berapa besar pengaruh bantuan modal terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi?

 C. Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Menganalisis pengaruh modal terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi
  2. Menganalisis pengaruh tenaga kerja terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi
  3. Menganalisis pengaruh lama usaha terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi
  4. Menganalisis pengaruh tingkat pendidikan pengusaha terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi
  5. Menganalisis pengaruh bantuan modal pengusaha industri kecil terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi

D. Kesimpulan

  1. Modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi. Setiap modal usaha keripik tempe bertambah maka keuntungan juga akan bertambah.
  2. Jumlah tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi. Setiap jumlah tenaga keripik tempe bertambah maka keuntungan juga akan bertambah.
  3. Lama berusaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan Industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi .Setiap lama usaha keripik tempe bertambah maka keuntungan juga akan bertambah.
  4. Tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi. Setiap tingkat pendidikan keripik tempe bertambah maka keuntungan juga akan bertambah.
  5. Bantuan modal pengusaha industri kecil tidak berpengaruh signifikan terhadap keuntungan industri keripik tempe di Kabupaten Ngawi. Setiap penambahan atau pengurangan bantuan modal pengusaha keripik tempe

maka tidak akan berpengaruh terhadap keuntungan pengusaha.

Incoming search terms:

Leave a Reply