HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pelapis Glass Flake Epoxy Pada Baja Karbon Dengan Perbedaan Preparasi

ABSTRAK

Paint, salah satu jenis organic coating, merupakan zat yang dapat digunakan untuk melindungi baja dari lingkungannya sehingga dapat mencegah proses korosi. Perkembangan teknologi membuat paint dapat diaplikasikan di lingkungan air laut, seperti glass flake epoxy coating yang mengandung pigmen micro glass flake. Namun keberhasilan proteksi dari paint sangat ditentukan oleh preparasi permukaan yang baik. Sehingga diperlukan sistem pelapisan dan preparasi permukaan yang baik.

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui ketahanan korosi, kekuatan adesi, dan ketahanan termal dari glass flake epoxy coating pada substrat baja karbon. Preparasi permukaan dilakukan dengan pengamplasan dengan variasi grit amplas 100, 150, dan 180. Rasio pencampuran volum antara base dan activator yang digunakan ialah sebesar 2,5:1, 3,5:1, dan 4,5:1. Ketahanan korosi dari lapisan diketahui melalui pengujian sembur garam selama 96 jam. Sedangkan kekuatan adesi lapisan dengan substrat diketahui melalui pulloff adhesion test (dengan kekuatan tarik maksimal alat sebesar 3,5 N/mm2). Untuk mengetahui ketahanan termal lapisan dilakukan pemanasan pada temperatur 150 °C selama 15 menit. Pengamatan metalografi juga dilakukan untuk mengetahui struktur dari lapisan film dan juga lapisan interface antara lapisan film dan substrat baja.

Dari pengujian sembur garam didapat nilai peringkat lebar goresan pada semua sampel uji menurun dari 10 menjadi 9 dengan meningkatnya waktu pemaparan. Sedangkan dari pengujian adesi didapat hasil bahwa kekuatan adesi dari lapisan ialah lebih besar dari 3,5 N/mm2 karena tidak ada lapisan film yang terangkat dari substrat baja hingga kekuatan tarik maksimal 3,5 N/mm2. Secara visual, lapisan film tidak mengalami kerusakan setelah proses pemanasan.

Kata kunci : Glass Flake Epoxy, Grit, Base, Activator, Adesi

 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG PENELITIAN

Baja merupakan material yang banyak diaplikasikan di berbagai industri di dunia. Pengaplikasian tersebut dikarenakan baja memiliki cost yang rendah dan sifat mekaniknya yang baik serta fabrikasinya yang mudah [1]. Namun seperti material lainnya, baja dapat mengalami suatu degradasi/penurunan mutu berupa peristiwa korosi, di mana korosi merupakan degradasi material akibat bereaksi dengan lingkungan di mana baja berada. Oleh karena itu diperlukan suatu metode untuk memproteksi baja dari lingkungannya sehingga peristiwa korosi dapat diminimalisasi.

Organic coating merupakan salah satu metode yang digunakan untuk memproteksi material. Salah satu jenis organic coating yang sering digunakan ialah paint. Paint, yang sering disebut dengan istilah coating, merupakan zat yang terdiri dari tiga komponen utama, yaitu binder, pigment, dan solvent. Dengan komponen tersebut, maka paint yang diaplikasikan pada permukaan substrat logam dapat membentuk suatu lapisan yang akan menghalangi logam dari lingkungan di sekitarnya. Selain dapat melindungi logam dari lingkungannya, paint dapat memberikan nilai tambah berupa nilai dekoratif [2].

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, maka metode painting juga ikut berkembang, baik dalam hal zat yang digunakan, metode pengaplikasian, maupun lingkungan di mana paint akan ditempatkan. Salah satu perkembangannya ialah penggunaan glass flake epoxy coating, di mana paint jenis ini dapat digunakan di lingkungan air laut. Pigmen penghalang berupa glass berbentuk flake yang terkandung di dalam coating dapat memperlambat penetrasi uap air dan oksigen untuk mencapai substrat logam. Untuk meningkatkan kinerjanya, pigmen tersebut terdapat dalam ukuran mikro [3].

Namun keberhasilan dari organic coating dalam melindungi substrat logam tidak hanya ditentukan oleh jenis coating yang digunakan, tetapi juga oleh faktor-faktor seperti kondisi lingkungan di mana substrat logam ditempatkan, dan juga preparasi permukaan pada substrat logam. Dari beberapa faktor tersebut, preparasi permukaan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan dari kerja organic coating. Ada suatu teori yang menyebutkan bahwa lebih baik menggunakan paint dengan kualitas kurang baik pada permukaan logam yang sudah dipreparasi dengan baik, dibandingkan menggunakan paint dengan kualitas baik pada permukaan yang tidak dipreparasi dengan baik [4].

Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dievaluasi pengaruh preparasi permukaan pada substrat baja dan rasio pencampuran antara base (resin) dan activator (hardener) pada pelapisan baja karbon dengan glass flake epoxy coating terhadap ketahanan korosi, kekuatan adesi, dan ketahanan panas dari glass flake epoxy coating.

Leave a Reply