HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Keterampilan Mengarang

Keterampilan Mengarang
Dewi Lestari (Dee) adalah salah satu pengarang novel yang cukup fenomenal di Indonesia. Pengarang ini konon menghasilkan lebih dari 1,5 miliar rupiah dari seluruh novelnya.

Keterampilan mengarang menuntut keterampilan yang cukup dan teratur serta pendidikan yang terprogram. Menurut Peck dan Schulz yang dikutip oleh (Henry Guntur Tarigan,1994: 9) program-program dalam bahasa tulis direncanakan untuk mencapai tujuan-tujuan berikut:

  • Membantu para siswa memahami bagaimana caranya ekspresi tulis dapat melayani mereka, dengan jalan menciptakan situasi-situasi di kelas yang jelas memenlukan karya tulis dan kegiatan menulis.
  • Mendorong para siswa mengekspresikan diri mereka secara bebas dalam tulisan
  • Mengajar para siswa menggunakan bentuk yang tepat dan serasi dalam ekspresi tulis
  • Mengembangkan pertumbuhan dalam menulis dengan cara membantu siswa menulis sejumlah maksud dengan sejumlah cara dengan penuh keyakinan pada diri sediri secara bebas

Pendapat The Liang Gie, (1992: 1) kegiatan mengarang melahirkan sekurang-kurangnya enam jenis nilai sebagai berikut:

  • Nilai Kecerdasan
  • Nilai Kependidikan
  • Nilai Kejiwaan
  • Nilai Kemasyarakatan
  • Nilai Keuangan

Dengan sering mengarang, yang antara lain, berupa rnenghubungkan buah-buah pikiran yang satu dengan yang lain, merencanakan rangka uralan yang sistematis dan logis, serta menimbang-nimbang sesuatu perkataan yang tepat, kemampuan khayalnya sampai ketingkat kecerdasannya.

Seseorang yang telah menjadi pengarang yang berhasil, bilamana seseorang terus menghasilkan karya tulis, ini berarti ia dapat memelihara ketekunan kerja dan senantiasa berusaha memajukan diri. Keterampilan mengarang merupakan nilai pendidikan yang sukar diperoleh dari bangku sekolah manapun.

Incoming search terms:

Leave a Reply