HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Hubungan Penyakit Ginjal Kronis Dengan Kardiomegali Pada Foto Thoraks

Hubungan Penyakit Ginjal Kronis Dengan Kardiomegali Pada Foto Thoraks di Instalasi Radiologi RSUD dr. Moewardi Surakarta

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara penyakit ginjal kronik dengan kardiomegali pada foto thoraks. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni – Juli 2008 di Instalasi Radiologi RS Dr. Moewardi Surakarta. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Didapatkan 30 orang sampel yang terdiri dari 15 orang sampel penyakit ginjal kronik dan 15 orang sampel non penyakit ginjal kronik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah data pada status pasien dan foto thoraks pasien. Data yang diperoleh dianalisis dengan program SPSS 15,00 for Windows menggunakan uji statistik Chi-Square Test. Hasil uji statistik Chi Square didapatkan X2 = 3,59 dan P = 0,058 yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penyakit ginjal kronik dengan kardiomegali. Terdapat hubungan yang signifikan antara penyakit ginjal kronik dengan kardiomegali di Instalasi Radiologi RS Dr. Moewardi Surakarta.

Kata kunci : penyakit ginjal kronik, kardiomegali

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Penyakit ginjal kronik adalah suatu keadaan penurunan fungsi ginjal secara perlahan dan terus-menerus dalam waktu lebih dari tiga bulan untuk membuang racun, mengatur jumlah air seni dan mineral. Di Amerika Serikat, dua di antara 1.000 orang menderita penyakit ini. Penyakit ginjal kronik lebih sering terjadi pada masyarakat maju. Di Indonesia, secara umum, hanya dua di antara 10.000 penduduk menderita penyakit ginjal kronik. Meskipun demikian, bila Indonesia semakin maju (atau di kalangan kelas menengah dan atas), maka prevalensi kasus ini dapat meningkat (Juanita, 2003). Penyebab penyakit ginjal kronik dimulai dari yang tersering antara lain diabetes mellitus, hipertensi, serta glomerulonefritis (Suwitra, 2006).

Pengobatan pasien penyakit ginjal kronik memerlukan biaya yang besar. Besarnya biaya pengobatan tersebut dapat berpengaruh kepada anggaran negara (Rubiyanto, 2000). Kardiomegali adalah komplikasi yang sring terjadi pada pasien penyakit ginjal kronik. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi patogenesis kardiomegali pada pasien penyakit ginjal kronik. Beberapa faktor tersebut antara lain hipertensi, penyakit jantung koroner, hipervolemi, anemia, dan sebagainya (Kim and Swartz, 1988).

Leave a Reply