HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengertian Kurikulum Pendidikan

Kurikulum  Pengertian Kurikulum Pendidikan

Kurikulum

Kurikulum PendidikanKata kurikulum tentu saja sudah tak asing lagi dengan mereka yang saat ini berprofesi dalam bidang pendidikan.

Mungkin juga dari mereka yang bukan tenaga kerja pendidik mengetahui kurikulum dari berbgai media yang ada.

Kurikulum yang pada awalnya merupakan makna yang diambil dalam bidang olahraga yaitu jarak yang harus ditempuh oleh pelari.

Setelah di hubugkan pada dunia pendidikan memiliki arti mata pelajaran yang harus diselesaikan oleh peserta didik.

Berbaai definisi atau pengertian yang banyak diungkapkan oleh para ahli selama ini telah mengalami kesimpang siuran pengertian mana yang seharusnya dijadikan pedoman.

Salah satunya ialah Ronald C Doll ia menngungkapkan bahwa kurikulum merupakan proses yang bersifat formal maupun nonformal untuk mengantarkan peserta didik memperoleh pengetahuan. Sehingga dalam proses tersebut peserta didik mengalami perkembangan berupa ketrampilan, perubahan tingkah laku, apresiasi, dan nilai-nilai di bawah lembaga pendidikan.

Sedangkan J Galen, William M Alexandre, dan Arthur J Lewis menyimpulkan bahwa kurukulum merupakan suatu perencanaan yang telah dirancang untuk memperbaiki pembelajaran peserta didik.

Arti lain kurikulum ialah semua pengalaman yang diberikan lembaga pendidikan kepada peserta didik. Hal ini mencakup teknis yang diatur dalam lingkungan pendidikan, yang dinilai mendukung kelulusan peserta didik secara optimal. Contohnya, pakaian seragam, penyediaan laboratorium, hingga penerapan penghargaan dan sanksi.

Standart kompetensi yang dijadikan syarat kelulusan peserta didik tentu saja memiliki tujuan tertentu.

Salah satunya ialah tujuan kurikuler. Tujuan kurikuler merupakan tujuan yang harus dicapai oleh peserta didik pada masing-masing bidang studi.

Tujuan kurikuler pada dasranya merupakan tujuan dari lembaga pendidikan. Dengan demikian setiap tujuan kurikuler haruslah memiliki arahan yang positif.

Peraturan Perintah No. 9 tahun 2005 mengenai standarisasi nasional pasal 6 bahwa jenjang pendidikan umum, kejuruan,dan khusus pada jenjang pendidikan menengah terdiri atas:

  1. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.
  2. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan keprinabian.
  3. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. Kelompok mata pelajaran estetika.
  5. Kelompok mata pelajaran jasmani,olahraga dan kesehatan
Incoming search terms:

Leave a Reply