HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pelaksanaan Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM ) oleh Tenaga Kesehatan

Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM )   Pelaksanaan Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM )  oleh Tenaga Kesehatan

Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM )

Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM) ~Manajemen Terpadu Bayi Muda merupakan pendekatan yang digunakan dengan konsep yang terpadu untuk bayi muda yang usianya 1 hari- 2 bulan baik yang berkondondisi sehat ataupun sakit. Dalam pendekatan ini juga menggunakan suatu persepsi untuk menggunakan fasilitas rawat jalan untuk pelayanan kesehatan dasar yang dilakukan dengan mengunjungi bayi muda yang tergolong neonatal oleh petugas kesehatan.

Bayi yang lahir pada saat tubuh dibasahi oleh air ketuban akan mudah kehilangan panas tubuh. Hal tersebut diakibatkan oleh aliran udara yang berasal dari ventilasi terbuka dan mempercepat bayi kehilangan panas tubuhnya.

Akibat dari itu semua bayi akan mengalami serangan dingin yang menjadi gejala awal hipotermia.

Bayi yang mengalami gejala hipotermia tidak menunjukkan keadaan yang menggigil mengingat kontrol suhu tubuh yang belum sempurna.

Hal tersebut salah satu faktor pemicu tidak terdeteksinya gejala hipotermia pada payi oleh ibu serta tenaga medis yang membantu proses persalinan.

Gejala hipotermia terjadi bila suhu tubuh (aksila) bayi turun di bawah 36 C.

Nilai normal 36,5 C- 37.5 C.

Segera keringkan bayi baru lahir dengan kain yang hangat dan kering untuk menghindari hipotermia.

Menunda memandikan bayi baru lahir sampai suhu tubuh bayi stabil.

Untuk mencegah terjadinya serangan dingin, ibu serta penolong persalinan harus menunda sementara waktu untuk memandikan bayi. Hal tersebut memiliki alasan sebagai berikut:

Pada bayi baru lahir sehat/ckup bulan, berat > 2.500 gram, lansung menangis kuat,maka memandikan bayi di tunda selama±24 jam setelah kelahiran dgan air hangat. Pada bayi lahir dengan resiko, keadaan umum lemah dan bayi dengan berat<2.000 gram, sebaiknya jangan di mandikan, di tunda beberapa hari sampai keadaan umum membaik yaitu suhu tubuh bayi stabil, bayi sudah lebih kuat dan dapat menghisap ASI dengan baik.

Cara yang tepat untuk menghangatkan tubuh bayi pada saat awal-awal kelahiran bisa dilakukan dengan meletakkan bayi pada dada ibu. Selain itu cara yang dapat ditempuh berupa:

  1. Bayi dpat ditelungkupkan di dada ibu sehingga terjadi kontak kulit antara ibu dan anak
  2. Bayi dapat dipakaikan baju yang memiliki tingkat kehangatan yang sesuai, baju tersebut bisa disebut dengan metode kanguru
  3. Ibu disarankan menggunakan baju longgar dan memiliki kancing depan.

Berbicara masalah kanguru prinsip dasar yang digunakan ialah sebagai pengganti metode BBLR dalam inkubator. Dalam hal tersebut ibu diidentikkan sebagai kanguru yang sedang mendekap anaknya. Dari situ akan diperolaeh suhu badan yang maksimal serta opyimal esuai kebutuhan bayi.

Demikian artikel yang berjudul Pelaksanaan Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM ) oleh Tenaga Kesehatan. Semoga artikel ini mampu menambah wawasan Anda.

Incoming search terms:

Leave a Reply