HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Pengertian Berat Badan Lahir Bayi dan Resiko Kesehatan-nya

Berat Badan Lahir Pengertian Berat Badan Lahir Bayi dan Resiko Kesehatan-nya

Berat Badan Lahir

Berat Badan Lahir  ~ Anak merupakan anugrah yang tak dapat dihindarkan kehidupannya dari kita. Dengan kata lain anak merupakan titipan yang harus dijaga sepanjang hidup.

Ketika melahirkan seorang bayi banyak sekali resiko yang harus dilalui oleh ibu, selain itu banyak juga berbagai ancaman yang mengancam kesehatan bayi. Hal tersebut berlaku pada bayi yang baru lahir. Selain itu bayi yang baru lahir biasanya mengalami berbagai masalah, misalnya saja masalah pada berat badan bayi.

Berbicara masalah berat badan bayi, ada banyak hal yang dapat diketahui. Misalnya saja pada berat badan bayi sewaktu lahir atau berat badan lahir.

Pengertian Berat Badan Lahir Bayi dan Resiko Kesehatan-nya

Berat badan lahir merupakan berat badan bayi yang dicatat pada saat lahir. Berat badan lahir merupakan berat badan awal ketika ia dilahirkan. Ada berbagai macam berat badan lahir, salah satunya ialah berat badan lahir rendah (BBLR).

Pada kasus BBLR dinyatakan bahwa berat badan bayi sewaktu lahir kurang dari 2500 gram. Berat badan lahir rendah juga seringkali digunakan sebagai alat pengukuran kesehatan bayi yang dinyatakan dalam persentase.

Pada berat badan bayi rendah dinyatakan kedalam ukuran bahwa bayi tersebut memiliki berat badan kurang dari 5,5 Kilogram, h dari 8,8 Kilogram.  Sedangkan berat badan bayi tinggi dinyatakan ke dalam ukuran lebih dari 8,8 Kilogram.

Ada berbagai alasan kenapa bayi tersebut memiliki berat badan yang tidak sesuai standart kelahiran atau yang kita sebut dengan berat badan lahir rendah, salah satu alasan tersebut adalah kurang tepatnya waktu bayi tersebut dilahirkan atau bayi tersebut prematur.

Pada bayi prematur juga disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu faktor tersebut ialah kurang sehatnya kondisi ibu pada saat kehamilan. Pada masa kehamilan ibu hamil seharusnya lebih banyak memiliki gizi yang cukup sebagai asupan makanan untuk si bayi.

Selain itu ada faktor genetik, faktor genetik dapat berupa dengan plasenta dan penyalahgunaan zat obat lainnya oleh ibu. Sehingga pada masa kehamilan merupakan masa yang intensif untuk ibu, agar dapat melahirkan bay secara normal.

Pada bayi yang memiliki berat badan lahir rendah akan lebih memiliki resiko berupa masalah kesehtaan pada masa-masa pertama melahirkan. Selain itu bayi yang memiliki berat badan lahir rendah akan memiliki resiko besar untur terinfeksi oleh berbagai penyakit.

Demikian artikel yang berjudul Pengertian Berat Badan Lahir Bayi dan Resiko Kesehatan-nya. Semoga artikel ini mampu menambah wawasan Anda.

Incoming search terms:

Leave a Reply