HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) ~ Banyak yang mengetahui bahwa ASI merupakan suatu makanan pokok yang wajib diberikan oleh setiap bayi. Akan tetapi pemberian makanan pendamping ASI juga sangat penting hal tersebut dilihat dengan kebutuhan bayi yang semakin hari semakin bertambah.

Pada pemberian makanan pendamping ASI juga memiliki beberapa aturan yaitu makanan pendamping diberikan setelah usia bayi mencapai 6 bulan. Sehingga dengan kata lain baayi tidak membutuhkan makanan lain ketika masih menjalani masa ASI eksklusif.

Banyak kendala yang dihadapai ketika memberikan ASI eksklusif diantaranya ialah ibu sibuk bekerja, kurangnya produksi ASI. Hal tersebut menyebabkan bayi tidak dapat menikmati ASI selama batas waktu yang dianjurkan yaitu selama 6 bulan.

Oleh sebab itu seringkali kita melihat banyak bayi yang belum berumur 6 bulan sudah mendapatkan makanan pendamping ASI.

Banyak diantara ibu yang mempunyai bayi untuk mengambil suatu pilihan pemberian susu formula kepada bayi sebagai makanan pendamping ASI. Namun yang banyak dipertanyakan selama ini apa susu formula dapat dikatakan suatu makanan pendamping bayi?.

Hal tersebut sangat bergantung pada tingkat sensitivitas dari bayi tersebut mampu menerima makanan sebelum berusia 6 bulan ataukah tidak. Karena pada umumnya setiap bayi memiliki kondisi tubuh yang berbeda, memiliki perbedaan dalam menyesuaikan diri.

Dalam artikel kali ini Kami akan memberikan sedikit wawasan mengenai makanan pendamping ASI yang selama ini dianjurkan. Berikut ini makanan yang dianjurkan serta dikategorikan sebagai makanan pendamping AsI ialah:

  1. Bubur tepung beras atau beras merah yang dimasak dengan menggunakan cairan atau kaldu daging atau sayuran, susu formula (ASI) atau air
  2. Buah-buahan yang dihaluskan atau menggunakan blender seperti pepaya, pisang, apple, melon dan alpukat.
  3. Sayur-sayuran dan kacang-kacangan yang direbus kemudian di haluskan menggunakan blender. Pada saat diblender sebaiknya ditambah dengan kaldu atau air matang agar lebih halus.
  4. Sayuran dan kacang tersebut adalah kacang polong, kacang merah, wortel, tomat, kentang, labu kuning, kacang hijau.
  5. Daging piliha yang tidak berlemak, kemudian di blender Ikan yang diblender. Ikan yang digunakan yang tidak berduri seperti fillet salmon, fillet ikan kakap dan gindara.

Sedangkan makanan-makanan yang tidak dianjurkan dalam pemberian makan pendamping bayi meliputi:

  1. Makanan yang mengandung protein gluten yaitu tepung terigu, barley, biji gandum dan kue yang terbuat dari tepung terigu. Semua jenis makanan tersebut dapat membuat perut bayi kembung, mual dan diare pada bayi. Hal ini disebabkan oleh reaksi gluten intolerance.
  2. Hindari pemberian gula, garam, bumbu masak atau penyedap rasa terhadapa makanan bayi
  3. Makanan terlalu berlemak
  4. Buah-buahan yang terlalu asam seperti jeruk dan sirsak
  5. Makanan terlalu pedas atau bumbu terlalu tajam.
  6. Buah-buahan yang mengandung gas, durian, cempedak.
  7. Sayuran mengandung gas, kol, kembang kol, lobak. Kedua makanan tersebut dapat membuat perut bayi kembung.
  8. Kacang tanah, dapat menyebabkan alergi atau pembengkakan pada tenggorokan sehingga bayi sulit bernafas.
  9. kadangkala telur dapat memacu alergi.
  10. Berikan secara bertahap dan dengan porsi kecil.
  11. Jika bayi alergi segera hentikan Susu sapi dan olahannya yang dapat membuat bayi alergi atau lactose intolerance
Incoming search terms:

Leave a Reply