Apa itu Agentic Leadership?
Dunia kepemimpinan terus berkembang mengikuti dinamika zaman. Salah satu konsep yang mulai banyak dibahas adalah Agentic Leadership. Istilah ini merujuk pada kepemimpinan yang menekankan agensi individu (kemampuan bertindak proaktif, membuat keputusan, dan mengambil inisiatif), tetapi juga semakin relevan dalam konteks era digital dan kecerdasan buatan (AI).
Dalam penelitian manajemen, kepemimpinan agentik (agentic leadership) menarik untuk dikaji karena dianggap sebagai variabel yang dapat memengaruhi engagement karyawan, inovasi organisasi, hingga kesiapan adaptasi terhadap teknologi baru. Untuk mengkaji variabel ini, peneliti perlu menyusun instrumen berupa kuesioner yang valid dan reliabel.
Teori-Teori yang Relevan tentang Agentic Leadership
Teori Agency dalam Psikologi Sosial
Konsep agency dalam psikologi sosial merujuk pada kapasitas individu untuk bertindak secara otonom, membuat pilihan, dan mengendalikan lingkungannya (Bandura, 2001). Dalam konteks kepemimpinan, agentic leaders dipandang sebagai pemimpin yang proaktif, penuh inisiatif, dan mampu mengeksekusi visi dengan tindakan nyata.
Agentic Leadership dan Gender Studies
Eagly & Karau (2002) menyebut agentic traits seperti asertif, independen, dan berorientasi prestasi sering dilekatkan pada gaya kepemimpinan maskulin. Dalam penelitian kontemporer, konsep ini mulai berkembang ke arah yang lebih netral dan digunakan untuk menjelaskan kepemimpinan yang berani mengambil risiko dan keputusan strategis.
Agentic Leadership di Era Digital & AI
Korn Ferry (2025) menekankan bahwa pemimpin di era AI perlu menjadi “agentic leaders”, yaitu pemimpin yang mampu mengintegrasikan teknologi sebagai alat pendukung pengambilan keputusan, tetap menjaga empati, dan transparan.
Perbandingan dengan Teori Kepemimpinan Lain

Fokus Tipe Kepemimpinan
Contoh Indikator Agentic Leadership
Berdasarkan teori di atas, indikator kepemimpinan agentik dapat dibagi ke beberapa dimensi:
- Inisiatif & Proaktivitas
- Kemampuan mengambil langkah tanpa menunggu instruksi.
- Keberanian menghadapi masalah dan mencari solusi.
- Asertivitas & Kepercayaan Diri
- Kemampuan menyampaikan pendapat dengan jelas.
- Tidak ragu mengambil keputusan strategis.
- Pengambilan Keputusan & Tanggung Jawab
- Berani mengambil risiko dalam keputusan penting.
- Bertanggung jawab atas hasil keputusan.
- Pengaruh & Kepemimpinan
- Mampu memengaruhi orang lain untuk bertindak.
- Menjadi teladan dengan aksi nyata, bukan hanya kata-kata.
Contoh Kuesioner Agentic Leadership
Format: Skala Likert 1–5
- 1 = Sangat Tidak Setuju,
- 2 = Tidak Setuju,
- 3 = Netral,
- 4 = Setuju,
- 5 = Sangat Setuju

Contoh Kuesioner Agentic Leadership
Jumlah butir bisa diperluas hingga 20–30 untuk meningkatkan reliabilitas.
Validitas dan Reliabilitas Instrumen
Uji Validitas: dilakukan dengan korelasi Pearson Product Moment atau Confirmatory Factor Analysis (CFA).
Uji Reliabilitas: Cronbach’s Alpha ? 0,7 menandakan instrumen reliabel.
Software Analisis: SPSS, AMOS, atau SmartPLS.
Kesimpulan Agentic Leadership
Agentic Leadership merupakan konsep kepemimpinan baru yang relevan untuk dikaji dalam tesis dan skripsi. Penyusunan kuesioner harus berlandaskan teori psikologi sosial, gender studies, serta perkembangan kepemimpinan era digital. Dengan indikator proaktivitas, asertivitas, pengambilan keputusan, tanggung jawab, dan pengaruh, peneliti dapat menyusun instrumen yang valid, reliabel, dan aplikatif.
Kuesioner yang baik akan membantu peneliti menghasilkan data akurat, sekaligus memberi kontribusi akademik pada pengembangan ilmu kepemimpinan modern.
Daftar Pustaka
-
Bandura, A. (2001). Social cognitive theory: An agentic perspective. Annual Review of Psychology, 52(1), 1–26. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.52.1.1 (Scopus)
-
Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1995). MLQ Multifactor Leadership Questionnaire. Redwood City, CA: Mind Garden.
-
Burns, J. M. (1978). Leadership. New York: Harper & Row.
-
Eagly, A. H., & Karau, S. J. (2002). Role congruity theory of prejudice toward female leaders. Psychological Review, 109(3), 573–598. https://doi.org/10.1037/0033-295X.109.3.573 (Scopus)
-
Judge, T. A., & Piccolo, R. F. (2004). Transformational and transactional leadership: A meta-analytic test of their relative validity. Journal of Applied Psychology, 89(5), 755–768. https://doi.org/10.1037/0021-9010.89.5.755 (Scopus)
-
Korn Ferry. (2025). Top 5 Leadership Trends 2025. Korn Ferry Insights. Retrieved from https://www.kornferry.com/insights/featured-topics/leadership/top-5-leadership-trends-2025
-
Yukl, G. (2013). Leadership in Organizations (8th ed.). Boston: Pearson.











![Pengaruh Teknologi (X1), Organisasi (X2) dan Lingkungan terhadap Kinerja Organisasi Berkelanjutan dengan Digital Transformation dan Sustainable Innovation Capability sebagai Mediasi [1]](https://idtesis.com/wp-content/uploads/Pengaruh-Teknologi-X1-Organisasi-X2-dan-Lingkungan-terhadap-Kinerja-Organisasi-Berkelanjutan-dengan-Digital-Transformation-dan-Sustainable-Innovation-Capability-sebagai-Mediasi-1-60x60_c.jpg)



Leave a Reply